Pengertian Iklim Tropis

Iklim tropis adalah iklim yang terjadi pada daerah yang berada pada 23,5° lintang utara hingga 23,5° lintang selatan. “Ciri utama iklim tropis adalah temperatur yang tinggi dengan angka rata- rata tahunan tidak dibawah 20°C.”  Iklim tropis berdasarkan letak geografis terbagi menjadi 2 yaitu tropis kering dan tropis lembab. 

Daerah yang memiliki letak geografis berdekatan dengan daratan (padang pasir, stepa, savana kering) maka akan memiliki iklim tropis kering, sedangkan daerah yang memiliki letak geografis berdekatan dengan perairan (hutan tropis, daerah dengan angin musim, savanan lembab) maka akan terjadi iklim tropis lembab. Berdasarkan letak geografis maka Indonesia memiliki iklim tropis lembab. 

Inilah 5 Ciri Khas Iklim Tropis Di Indonesia


Karakteristik umum iklim tropis adalah memiliki temperatur yang tinggi, temperatur dan kelembaban rata-rata harian relatif konstan, dan range rata-rata temperatur bulanan adalah sekitar 1-3ÂșC. Kelembaban dan curah hujan tinggi hampir sepanjang tahun. Relative humidity berkisar sekitar 90 %. Kondisi angin tergantung pada jarak dari laut dan bisa bervariasi sepanjang tahun. Langit hampir setiap saat berawan (Givoni,1998). 

Iklim tropis lembab memiliki 5 ciri khas sebagai berikut:   

1. Suhu relatif tinggi dengan amplitudo suhu siang-malam kecil (24-32°C), walaupun suhu udara di daerah pegunungan dapat jauh lebih rendah dari angka tersebut. 

2. Kecepatan angin rendah (terutama pada pagi dan malam hari)/ pada siang hari umumnya angin berhembus cukup kuat. 

3. Kelembaban udara tinggi (60-95%). Kelembaban yang tinggi ini menyebabkan kulit terasa lengket karena keringat yang tidak dapat dengan leluasa menguap sehingga menempel di kulit. Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa tidak nyaman. 

4. Hampir selalu berawan. Langit sering berawan merata yang sangat menyilaukan mata dan menyebabkan perasaan tertekan. 

5. Berdebu x Karat logam dan pelapukan organik mudah terjadi.

Related Posts