Jenis Varietas  Tanaman Selada - Varietas selada telah dikembangkan di Indonesia maupun diberbagai negara. Di Indonesia di kenal varietas lokal dan impor.Varietas lokal umumnya non hibrida, sedangkan varietas impor umumnya merupakan jenis hibrida. Jenis hibrida umumnya produktivitasnya lebih tinggi dari pada non hibrida.

Inilah 3 Jenis Varietas  Tanaman Selada yang Populer di Indonesia

1. Green Rapid 
Varietas selada green rapid termasuk tipe selada daun. Varietas ini memiliki potensial hasil tinggi, pertumbuhannya cepat, warna daun hijau, daun lebar dan besar, tanaman ini memiliki daya adaptasi luas terhadap kondisi lingkungan sehingga tahan terhadap cuaca panas, tekstur daun halus, renyah dan rasanya agak manis.

2. Selada Kepala Atau Selada Telor (Head lettuce) 
Tipe selada kepala memiliki daun yang membentuk krop, yaitu daun-daun yang saling membentuk bulatan yang menyerupai kepala. Tipe selada ini kropnya berbentuk bulatan, beberapa helaian daun bawah tetap berlepasan, kropnya berukuran besar dan pada varietas tertentu daunnya ada yang bewarna hijau terang  dan ada juga yang bewarna hijau keunguan (hijau agak gelap). Daun halus, renyah, dan rasanya enak, sehingga banyak disukai banyak konsumen. Batang tanamnya sangat pendek terletak pada bagian yang dasar yang berada didalam tanah sehingga batang hampir tidak terlihat. Tipe selada kepala hanya cocok ditanam didataran tinggi (pegunungan) yang berhawa sejuk. Apabila ditanam didataran rendah, tanaman tidak dapat membentuk krop karena untuk membentuk krop diperlukan suhu yang dingin. Selada ada yang membentuk krop yang padat dengan daun yang keriting (jenis crieshead) dan ada yang membentuk krop yang kurang padat dengan daun yang agak lurus/ tidak terlalu keriting, daun halus dan licin, dan tepi daun rata (jenis buttterhead) tipe selada kepala jenis crishead  dan butterhead tahan terhadap kekeringan sehingga mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia.

3. Selada Rapuh (Cos lettuce atau romaine lettuce).
Tipe selada rapuh juga membentuk krop seperti tipe selada kepala. Krop pada selada rapuh berbentuk lonjong dengan pertumbuhan meninggi. Daun–daunnya lebih tegak dan kropnya berukuran besar dan kurang padat, daun bewarna hijau muda sampai hijau tua atau hijau agak gelap. Daun halus, tidak  keriting, renyah, enak dan manis, sehingga disukai oleh konsumen. Batang tanaman sangat pendek terletak pada bagian dasar yang berada di dalam tanah sehingga batang hampir tidak terlihat. Tipe selada rapuh hanya cocok ditanaman didataran tinggi (pegunungan) yang berhawa dingin (sejuk). Apa bila ditanam di dataran rendah, tanaman tidak bisa membentuk krop diperlukan suhu yang dingin. Beberapa varietas yang tergolong tipe yang sulit dibudidayakan di Indonesia, karena tumbuh baik pada musim dingin.

Related Posts