Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya." Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.

6 Cara Bebas dari Jerawat

Sudah mencoba berbagai macam obat jerawat, tapi ‘benda kecil’ itu masih saja mengganggu. Pasti kita merasa kesal, stres, dan diam-diam disusupi rasa minder. Ini justru bisa memperparah kondisi jerawat kita. Karena itu, mari pahami obat jerawat apa saja yang seharusnya kita pilih untuk membuat wajah kembali mulus.

1.Tea-tree oil
Digunakan ketika : jerawat baru muncul.
Cara kerjanya : Tea-tree oil mengandung terpenoid yang merupakan anti bakteri. Kerjanya membunuh bakteri yang terperangkap di bawah pori-pori wajah, di dalam kelenjar minyak. Karena bakterinya dimatikan, maka tidak akan ada penyumbatan yang menyebabkan jerawat. Efek samping yang dapat muncul adalah kulit menjadi sangat kering dan kemerahan.

2. Sulfur
Digunakan ketika : kulit sensitif.
Cara kerjanya : Ini adalah zat aktif yang sangat lembut bekerja pada kulit sensitif. “Seperti spons, sulfur akan mengangkat minyak yang terperangkap di pori-pori,” jelas Dennis Gross, ahli dermatologis dari New York. Sulfur juga akan membuat jerawat kering dan menjaga produksi kelenjar minyak, sehingga menghalau datangnya jerawat kembali.  Bau sulfur yang sedikit menyengat mungkin akan sangat mengganggu, karena itu sebaiknya digunakan di malam hari.

3. Asam salisilat
Digunakan ketika : jerawat mulai meradang.
Cara kerjanya : Asam salisilat bekerja seperti ‘meredam’ peradangan pada jerawat. “Plus mengeluarkan cairan yang ada di dalam jerawat secara alami, sehingga tidak akan meninggalkan bekas hitam pada wajah,” ucap Valori Treloar, ahli dermatologi dari Massachusetts dan coauthor The Clear Skin Diet.

4. Benzoyl Peroxide
Digunakan ketika : menghilangkan jerawat meradang dengan cepat.
Cara kerjanya : “Ini adalah salah satu zat aktif paling baik yang sering digunakan untuk menghilangkan bakteri yang ada di dalam jerawat,” jelas Gross. Kelebihannya adalah pada cara kerjanya yang cepat meredakan jerawat yang meradang. Agar wajah tidak kering, gunakan pelembab non-comedogenic.

5. Retinoid.
Digunakan ketika : menghindari jerawat muncul kembali dan digunakan malam hari.
Cara kerja : Mengendalikan kelenjar minyak yang ada di bawah pori-pori wajah. “Membuat sebum menjadi lebih mudah untuk dikeluarkan dari pori-pori sehingga tidak menumpuk menjadi jerawat,” jelas Gross. Tapi zat ini sangat sensitif pada sinar matahari, itu mengapa para dermatolog akan menyarankan kita untuk menggunakannya di malam hari. Bonusnya, retinoid terbukti dapat memicu produksi kolagen sehingga menghapus kerutan dari wajah.

6. Antibiotik oral.
Digunakan ketika : jerawat mengalami peradangan parah dan meninggalkan bekas jerawat yang dalam.
Cara kerjanya : Jonette Keri, asisten profesor dermatologi dari Miami Miller School of Medicine, menjelaskan antiobiotik ini akan bekerja dari dalam tubuh untuk menghilangkan bakteri. Antibiotik juga akan menekan peradangan sehingga proses penyembuhannya tidak menyakitkan serta tidak meninggalkan bekas.  Sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang dan harus dalam kontrol dokter.

Adapun dibawah ini adalah cara mengobati atau menghilangkan jerawat dengan menggunakan  bahan alami:

Kulit pisang
Pisang banyak mengandung vitamin dan mineral, seperti potasium, mangan, vitamin C, serta B6. Kandungan dalam pisang juga menjaga kesehatan kulit. Kulit pisang mengandung antioksidan yang dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan jerawat. Jadi, ketika selesai memakan pisang, gunakan juga kulitnya di wajah untuk mencegah jerawat mampir. Gosok kulit pisang di wajah, tunggu sampai 30 menit, dan kemudian bilas.

Minyak pohon the
Minyak pohon teh bisa ditemukan di toko makanan kesehatan. Minyak pohon teh bertugas membuka pori-pori dan juga bekerja sebagai antibakteri pada saat yang sama. Campurkan minyak pohon teh dengan menggunakan 1 sendok pohon teh dan  9 sendok air. Oleskan pada  bagian yang bermasalah dan biarkan.

Jika memiliki jenis kulit sensitif, buatlah campuran yang lebih ringan, yaitu mencampur minyak pohon teh dengan gel lidah buaya, bukan air.

Madu dan kayu manis
Campuran madu dan kayu manis bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Bila kedua bahan itu dicampur dalam segelas teh, maka akan dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Madu bekerja untuk membunuh bakteri yang terdapat dalam noda jerawat. Kayu manis adalah antiperadangan yang mengurangi kemerahan dan pembengkakan pada jerawat.

Gabungkan keduanya menjadi adonan masker. Caranya: Ambil dua sendok makan madu dan satu sendok teh kayu manis. Campur keduanya secara menyeluruh dan  gosokkan pada wajah. Biarkan selama 10-15 menit lalu kemudian dibilas.

Madu dan susu
Jika tak memiliki kayu manis, gunakan susu. Susu (atau yogurt) membantu mengurangi kemerahan pada jerawat dan mengurangi peradangan.

Cara membuatnya: Ambil madu dan susu masing-masing satu sendok makan, taruh di mangkuk, campurkan dengan baik, kemudian oleskan di wajah. Jika sudah kering, lakukan hal yang sama sekali lagi. Biarkan selama 10-15 menit dan kemudian bilas dengan air hangat.

Jus lemon
Jus lemon tak hanya enak untuk teh, sayur, dan membuang bau amis ikan. Tapi jus lemon juga bekerja secara menakjubkan dengan mengeringkan noda-noda dan membunuh bakteri yang menciptakan jerawat. Oleskan sedikit saja pada kapas dan terapkan langsung pada daerah yang berjerawat.

Cuka apel
Cuka apel bagus juga untuk  membantu mendapatkan kulit yang kemilau. Cuka apel mengatur keseimbangan pH Anda ketika pelembutan dan pengelupasan pada saat yang sama. Selain itu, sama seperti jus lemon, cuka apel mengeringkan minyak berlebih yang sering timbul pada wajah orang yang jerawatan.

Cukup campurkan cuka dengan air (gunakan satu sendok cuka untuk tiga sendok air) dan gunakan sebagai toner. Jika hal wajah terasa kering, gunakan pelembab untuk melawan efek tersebut.

Putih telur

Putih telur mengurangi  bekas jerawat dan membantu membangun kembali sel-sel kulit yang sehat, sekaligus mengurangi produksi minyak di wajah. Tinggal kocok putih telur sampai berbusa, dan biarkan selama satu atau dua menit. Selanjutnya, lapisi wajah dengan putih telur yang telah dikocok. Tunggu selama 20 menit kemudian dibilas.(Go4)

Related Posts