Tips Memilih Sistem Operasi untuk Server Jaringan Komputer

Desember 12, 2017
Sistem operasi adalah aplikasi yang berfungsi menghidupkan semua perangkat keras komputer dan  sebagai  penerjemah  perintah  pengguna  ke bahasa  mesin.  Sistem  operasi secara  umum dalam  penggunaannya  mencakup  fungsi layanan  Stand Alone  dan network  (jaringan).  

Sistem operasi  jaringan,  baik yang  komersial  maupun  open  source mempunyai  keunggulan  masing - masing  dalam  pelayanan  fungsi jaringan maupun aplikasinya.  Banyak sistem  operasi jaringan yang tersedia menuntut kejelian dari implementor untuk memilih sistem operasi yang sesuai dengan konfigurasi server aplikasi yang akan diterapkan.

Dalam memilih sistem operasi jaringan untuk mendukung layanan yang akan disediakan, perlu dipertimbangkan beberapa hal, diantaranya :

1. Cara instalasi sistem operasi jaringan, berbasis text atau berbasis grafis.

2. Dukungan sistem operasi terhadap aplikasi yang akan dibangun. Misalnya, dukungan penuh Linux untuk membangun aplikasi server web dengan menggunakan Apache dan sql.

3. Dukungan  sistem  operasi  untuk  instalasi  aplikasi  dengan  jenis  file  tertentu,  misalnya dukungan Linux untuk instalasi Apache.tgz atau bahkan pada sistem operasi tersebut sudah tersedia modul dari aplikasi yang dimaksud sehingga tingga mengaktifkannya saja.

Untuk memilih sistem operasi dapat dipertimbangkan hal berikut:

Tips Memilih Sistem Operasi untuk Server Jaringan Komputer


1. Keunggulan Microsoft Windows Server
- Administrative Tools, dalam windows server 2003, administrative tools untuk melakukan adminitrasi   Terminal   Services   teah   diperbaiki   sehingga   relatif   lebih   mudah   daam menggunakannya.
- Percetakan, dalam printer Windows Server 2003-printer lokal dapat diintegrasikan secara otomatis melalui terminal server.

2. Keunggulan Linux Server
a. Kestabilan  sistem  yang  sangat  baik  jika  dibandingkan  dengan  sistem  operasi,  seperti Windows ’95, ’98, NT, waktu server hidup tanpa diboot (uptime) lebih lama.

b. Dalam kecepatan dan perangkat keras yang dibutuhkan pun Windows NT kalah dengan Linux.

c. Dari segi harga, Linux merupakan yang termurah, Anda hanya mengeluarkan biaya Rp. 50.000,- (tergantung harga CD di pasaran) dan itupun hanya ongkos mencopy CD karena sifatnya   “open   source”.   Dibandingkan   dengan   Windows   NT   dibutuhkan   sekitar $12,95/user ditambah lagi dengan biaya instalasi jika ingin mail server, web server, dan proxy server.

d. Tersedia  source  codenya  secara  bebas  sehingga  dapat  dibuka dan dipelajari  serta mendebugnya.

e. Aplikasi yang tersedia banyak dan dapat diperoleh secara gratis dan legal.

f. Dukungan perusahaan komersial, seperti Oracle, Netscape, IBM, Corel, Sun, Infomix dan Adaptec.

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »