Showing posts with label Triks & Tips. Show all posts
Showing posts with label Triks & Tips. Show all posts

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memasang Atap

December 11, 2017
Ketika membangun rumah, tentunya salah satu hal yang menjadi perhatian tinggi adalah membangun sebuah atap. Atap sendiri memiliki desain yang beragam. Coba saja lihat beberapa rumah dijual di Jakarta, atau kota lainnya yang memiliki banyak varian atap.

Biasanya model atap ada yang berbentuk atap pelana, atap datar, atap limasan, hingga atap sandar yang merupakan atap yang cocok untuk rumah minimalis. Pilihan tersebut dapat disesuaikan dengan segala keinginan dan juga kebutuhan dari penghuni rumah.

Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Memasang Atap

Selain pemilihan model, pemilihan bentuk, warna, dan juga bahan atap dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Yang pasti, ada beberapa hal yang harus diperhatikan apabila ingin memasang atap apapun model dan jenis atapnya.

Berikut adalah 5 hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memasang atap.

Sesuaikan dengan Cuaca

Alasan utama memasang atap adalah untuk membuat rumah bertahan dalam terjangan iklim dan juga cuaca. Maka dari itu, saat akan emamsang atap, pastikan atap yang dipasang sesuai dan mampu menahan terjangan iklim di lokasi rumah Anda berada. Misalnya, jika daerah rumah anda kerap diterjang angin kencang, maka atap seng tidaklah cocok untuk dipasang. Sementara untuk rumah yang kerap diterpa badai, atap beton tentunya dapat dijadikan pilihan karena kuat dan tahan lama.

Pemasangan yang Benar

Pemasangan atap biasanya disesuaikan dengan bahan dari atap. Biasanya, pemasangan juga disesuaikan dari bahan yang mudah ataupun sulit untuk dipasang. Biasanya, hal ini berhubungan dengan kebutuhan Anda dalam memasang atap. Pemasangan juga dapat dilakukan oleh tukang yang sudah ahli dalam memasang atap.

Ketebalan Atap

Semakin tebal bahan atap yang dipasang, biasanya akan semakin awet juga untuk digunakan. Walau begitu, jangan ragukan beberapa bahan yang lebih tipis namun memiliki ketahanan serupa. Jangan lupa sesuaikan ketebalan ini dengan konsep desain rumah agar rumah tetap menarik.

Kerangka 

Kerangka juga perlu menjadi perhatian mengingat nantinya menentukan bentuk dan kekuatan atap adalah kerangkanya. Kerangka yang dipasang haruslah yang kuat, tahan lama dan juga awet walau diterpa panas dan hujan.

Harga

Tentunya yang terakhir harus diperhatikan adalah masalah harga. Harga atap yang Anda pasang haruslah sesuai dengan harga yang ada di pasaran. Jika Anda memilih bahan yang berkualitas tinggi, pastikan bahwa barang tersebut benar-benar memiliki kualitas yang terbaik. Utamanya, sesuaikanlah kebutuhan pemasangan atap dengan kondisi finansial Anda.

[Lengkap] Cara Membuat Nata De Coco dengan Berbagai Macam Metode

October 11, 2017
Nata de coco merupakan makanan hasil fermentasi air kelapa dengan bantuan Acetobacter xylinum. Nata de coco rasanya menyegarkan dan mengandung banyak serat sehingga baik untuk pencernaan. Nata de coco juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol.

[Lengkap] Cara Membuat Nata de Coco dengan Berbagai Macam Metode

Nata berkalori rendah (kadar serat kasar 2,5%) memiliki kandungan air 98% dengan tekstur agak kenyal, padat, kokoh, putih, dan trasparan. Serat yang ada dalam nata jenis ini sangat dibutuhkan dalam proses fisiologis, bahkan dapat membantu para penderita diabetes mengatasi masalah dehidrasi.

Nata de coco merupakan produk hasil proses fermentasi dengan bantuan aktivitas Acetobacter xylinum. Nata berasal dari bahasa spanyol yang artinya terapung. Ini sesuai dengan sifatnya yaitu sejak diamati dari proses awal terbentuknya nata merupakan suatu lapisan tipis yang terapung pada permukaan yang semakin lama akan semakin tebal.

Nata De Coco merupakan jenis komponen minuman yang terdiri dari senyawa selulosa (dietry fiber), yang dihasilkan dari air kelapa melalui proses fermentasi, yang melibatkan jasad renik (mikrobia), yang selanjutnya dikenal sebagai bibit nata.

Pada prinsipnya untuk menghasilkan nata de coco yang bermutu baik, maka perlu disediakan media yang dapat mendukung aktivitas Acetobacter xylinum untuk memproduksi selulosa ekstra seluler atau yang kemudian di sebut nata de coco.

Sebelum membuat nata de coco sebelumnya harus terlebih dahulu kita menyiapkan stater atau bibit nata de coco:

Cara membuat starter atau bibit nata de coco
Starter yang dimaksud adalah suatu bahan inokulan yang mengandung bakteri, dalam hal ini adalah acetobacter. Syarat suatu bahan nata adalah mengandung cukup gula. Bakteri memakan dan mencerna glukosa (zat gula) tersebut menjadi serat.

Proses dari pembuatan nata melibatkan bakteri acetobacter xilinium yang mampu membentuk asam dari glukosa, etil, dan alcohol. Bakteri itu tidak membentuk indol dan mempunyai kemampuan meng oksidasi asam asetat (cuka) menjadi CO2 dan H2O.

Untuk mendapatkan starter / ragi nata secara praktis dengan membeli di LIPI atau Balai Penelitian lainnya, harganya juga sangat terjangkau. Atau bisa juga mencoba ditanyakan ditoko yang biasa menjual ragi, seperti ragi tempe, ragi tape, yeast roti dll. Jika ternyata ditempat anda sulit mendapatkan, maka kita dapat membuat sendiri dari buah nanas.

[Lengkap] Cara Membuat Nata de Coco dengan Berbagai Macam Metode

Bahan dan alat:
- Blender
- Saringan
- Corong
- Baskom kecil
- Botol kaca bening bekas sirup (sudah dicuci bersih dan steril)
- 1 Buah Nanas matang
- Air
- Gula pasir

Caranya:
- Kupas nanas matang lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya potong kecil-kecil.
- Masukkan potongan nanas di blender sampai halus lalu tuangkan diatas saringan dalam baskom kecil, peras ampas jus nanas yang ada di atas saringan sampai kering.
- Campurkan sari nanas dengan air bersih dan gula dengan perbandingan 6:3:1, ukur sesuai kebutuhan.
- Aduk larutan tersebut samai semua bahan larut dan tercampur rata. Selanjutnya tuang ke dalam botol bening dengan menggunakan corong supaya tidak tumpah.
- Tutup mulut botol dengan kain bersih dan ikat dengan kuat. Simpan di dalam suhu ruangan selama 2-3 minggu.
- Cek setelah masa penyimpanan berakhir, jika sudah ada lapisan putih di atas sari nanas dalam botol, berarti starter sudah jadi. Lapisan putih itulah yang disebut bakteri Acetobacter xylinum untuk bibit Nata de Coco.

Cara pembuatan nata de coco dalam skala kecil
Bahan dan alat
– 4 liter air kelapa murni dengan pH 3-4
– 1 botol bibit bakteri Azetobacter xylinum
– 0,6 gram pupuk urea/ZA
– 20 ml cuka/liter air kelapa
– 100 gram gula/liter air kelapa

Cara membuat  nata de coco
– Panaskan air kelapa. Masukkan pupuk, cuka, dan gula. Masak sampai mendidih.
– Masukkan ke loyang, tutup dengan kertas koran. Simpan dengan suhu 28-31 C selama 1 hari.
– Buka tutupnya sedikit, masukkan bibit bakteri sebanyak 100-150 cc. Tutup kembali. Simpan selama 6-7 hari.
– Air kelapa menjadi padat. Potong-potong dadu nata de coco tersebut.
– Rendam dalam air bersih hingga rasa asamnya hilang. Agar tahan lama, rebus selama 5-10 menit.

Cara membuat nata de coco dari air kelapa
Pemanfaatan limbah pengolahan kelapa berupa air kelapa merupakan cara mengoptimalkan pemanfaatan buah kelapa. Limbah air kelapa cukup baik digunakan untuk substrat pembuatan Nata de Coco. Dalam air kelapa terdapat berbagai nutrisi yang bisa dimanfaatkan bakteri penghasil Nata de Coco. Nutrisi yang terkandung dalam air kelapa antara lain : gula sukrosa 1,28%, sumber mineral yang beragam antara lain Mg2+ 3,54 gr/l, serta adanya faktor pendukung pertumbuhan (growth promoting factor) merupakan senyawa yang mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri penghasil nata (Acetobacter xylinum).

Alat:
- Panci
- Spatula atua pengaduk
- Kompor gas
- Lowyang atau baskom,
- Koran dan tali rafia

Bahan:
- Air kelapa 1 liter
- Bakteri starter Acetobacter Xylinum
- Asam Cuka
- Gula 100 gram
- Urea 1 gram

Cara:
- Mendidihkan air kelapa selama 3 menit (dalam keadaan mendidih)
- Tuangkan gula pasir kedalam air kelapa yang mendidih
- Matikan kompor dan biarkan air kelapa menjadi dingin
- Menuangkan asam cuka sekitar 10 ml kedalam larutan air kelapa hingga kadar ke asaman sekitar 4,5
- Tambahkan strater bakteri Acetobacter Xylinum kedalam larutan, aduk-aduk hingga merata
- Tuangkan adonan kedalam lowyang atau baskom
- Tutup bahan nata de coco dengan koran dan ikat dengan tali rafia, tunggu hingga kurang lebih 14 hri agar menjadi nata.
- Nata yang telah jadi di cuci dengan air dan rendam hingga 2-3 hari
- Setelah di rendam di rebus dengan air dan gula agar mengenyal dan manis
- Nata di iris-iris sesuai selera dan siap untuk di konsumsi

Cara membuat nata de coco dari nanas
Bahan:
- Nanas matang yang sudah dikupas, 3 buah
- Urea/ZA 0,25 gr
- Cuka 30 cc
- Starter/Bibit Nata de Coco 100 ml
- Air 2,5 liter

Caranya:
- Potong kecil-kecil nanas dan blender sampai halus dan menjadi jus. Peras dan saring air sari nanas kedalam panci. Tambahkan air, urea/za dan cuka lalu rebus sampai mendidih.

- Setelah mendidih angkat dan tuang dalam loyang datar setinggi 1,5-2 cm supaya cepat dingin dan ketebalan nata bisa optimal.

- Setelah benar-benar dingin, masukkan starter dan aduk samai rata. Tutup dengan kain bersih atau koran bersih dan rekatkan dengan selotip supaya rapat betul.

- Simpan dalam suhu ruangan selama 7-1 hari dan jangan dibuka sebelum waktunya. Jika sudah waktunya, angkat dan bilas nata nanas sebanyak tiga kali dan rendam dengan air bersih selama dua hari agar asam dari cuka hilang. Ingat, setiap hari air rendaman harus diganti.

- Terakhir, buatlah larutan kuah dari rebusan gula dan air sampai mendidih. Angkat dan dinginkan larutan kuah tersebut, lalu masukkan nata nanas ke dalamnya. Diamkan selama 1-2 jam suaya manisnya meresap. Nah, Nata de Coco nanas sudah siap di sajikan dengan es batu.

Cara membuat nata de coco dari lidah buaya
Bahan:
- Lidah buaya yang cukup umur dan berukuran besar, 5 buah
- Gula pasir 300 gr
- Asam sitrat ¼ sdt
- Air 1 liter
- Garam dapur sedikit saja

- Kupas kulit lidah buaya, buang bagian hijau dan pisahkan bagian kenyal yang transparan untuk dipakai untuk bahan nata. Cuci bersih sampai bagian lendirnya hilang. Setelah lendir hilang, angkat dan tiriskan. Selanjutnya potong lidah buaya menjadi bentuk dadu kecil-kecil.

- Panaskan air sampai mendidih dalam panci ukuran sedang. Setelah mendidih masukkan otongan lidah buaya dan masak sebentar, kira-kira 5-10 menit lalu matikan api. Angkat potongan lidah buaya dan tiriskan dalam wadah lainnya.

- Buatlah larutan air matang 1 liter dicampur dengan asam sitrat dan sedikit garam. Aduk sampai rata lalu masukkan potongan lidah buaya matang tadi pada larutan tersebut. Diamkan kurang lebih sekitar 6-12 jam, kemudian angkat potongan lidah buaya tersebut.

- Terakhir, buatlah rebusan gula dan air sampai mendidih. Dinginkan lalu masukkan potongan lidah buaya tersebut. Diamkan selama 1-2 jam agar manisnya meresap. Nata de Coco lidah buaya siap di sajikan bersama es.

Cara panen nata de coco
1. Nata yang terbentuk diambil dan dibuang bagian yang rusak (jika ada),lalu dibersihkan dengan air (dibilas). Kemudian direndam dengan air  bersih selama 1 hari.
2.Pada hari kedua rendaman diganti dengan air bersih dan direndam lagiselama 1 hari.
3.Pada hari ketiga nata dicuci bersih dan dipotong bentuk kubus (ukuransesuai selera) kemudian direbus hingga mendidih dan air rebusan yang pertama dibuang.
4.Nata yang telah dibuang airnya tadi, kemudian direbus lagi danditambahkan dengan satu sendok makan asam sitrat.

Cara mengolah nata de coco
Jika nata de coco sudah jadi, selanjutnya anda bisa membuat aneka buatan dengan bahan nata de coco seperti campuran es buah, nata de coco ditambah dengan gula  dan sirup dll, berikut beberapa aneka buatan dengan bahan nata de coco:

[Lengkap] Cara Membuat Nata de Coco dengan Berbagai Macam Metode

Cara membuat puding coklat dengan nata de coco
Bahan:
- 2 sachet agar-agar cokelat
- 1/2 kaleng susu kental manis putih
- Gula pasir secukupnya
- 4 gelas air matang
- 1 bungkus nata de coco

Caranya:
- Masukkan agar-agar cokelat ke dalam panci. Kemudian tuang air sedikit-sedikit supaya agar-agar tidak menggumpal.
- Cairkan susu dan gula dengan air panas secukupnya. Tuang ke dalam panci yang sudah terisi agar-agar.
- Masak sambil diaduk-aduk supaya agar-agar tidak menggumpal.
- Setelah mendidih, matikan api.
- Letakkan nata de coco dalam cetakan.
- Terakhir, tuang agar-agar perlahan ke dalam cetakan yang berisi nata de coco.
- Hidangkan saat dingin.

Cara membuat es melon dengan nata de coco
Bahan:
- 500 gr melon hijau serut kasar dan besar
- 500 gr melon orange juga diserut kasar besar
- 100 gr nata de coco
- 2 sdm selasih kemudian rendam dalam air terlebih dahulu
- Sirup melon secukupnya
- Susu kental manis putih
- Es serut secukupnya

Caranya:
- Siapkan gelas saji lalu beri beberapa sendok serutan buah melon ke dalam gelas
- Tambahkan nata de coco juga biji selasih yang telah mengembang karena direndam terlebih dahulu lalu tambahkan juga es batu yang telah diserut, beri es secukupnya saja.
- Es melon nata de coco siap disajikan

Cara membuat es nangka  dari nata de coco kuah santan
Bahan:
- 100 g nata de coco
- 5 nangka matang yang sudah diambil bijinya, potong dadu
- 1 sdt biji selasih kering, rendam dalam air mengembang
- 100 g cincau hitam, potong dadu
- 10 sdm susu kental manis putih
- Es serut

Kuah:
- 750 ml santan dari 1/2 butir kelapa
- 250 g gula pasir
- 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 1/2 sdt garam

Caranya:
- Campur semua bahan kuah yang telah disediakan kemudian aduk rata. Masak di atas api sedang sembari diaduk sampai mendidih lalu angkat dan sisihkan.
- Siapkan gelas saji,  masukkan 2 sdm cincau hitam, 2 sdm nata de coco, 2 sdm nangka, 2 sdm selasih dan juga 2 sdm susu kental manis putih.
- Setelah itu beri es serut diatasnya, siram dengan kuah santan.
- Es nangka nata de coco kuah santansiap untuk disajikan.

Cara membuat jus kurma dengan nata de coco
Bahan:
- 10 buah kurma.
- Susu putih secukupnya
- Air putih matang secukupnya
- 1 bungkus nata de coco

Caranya
- Blender kurma, susu cair, dan air putih sesuai selera.Sebaiknya jangan terlalu halus karena tekstur jadi tidak terbentuk.
- Tuang jus kurma ke dalam gelas yang sudah dimasukan nata de coco.
- Tambahkan batu es sesuai selera lalu sajikan .

Sejarah pembuatan nata de coco
Dalam sejarahnya, industri pembuatan nata diawali di tingkat rumah tangga, yaitu dengan menggunakan sari buah nanas sebagai bahan bakunya. Produk yang dihasilkan diberi nama nata de pina. Oleh karena nanas bersifat musiman, industri pembuatan nata de pina tidak dapat berlangsung sepanjang tahun. Untuk mengatasi hal tersebut, dicari alternatif penggunaan bahan lain yang bisa tersedia dengan mudah sepanjang tahun dan murah harganya. Pilihan tersebut kemudian jatuh pada air kelapa, yaitu limbah dari industri pembuatan kopra atau minyak goreng. Nata yang dihasilkan dari air kelapa disebut nata de coco.
                       
Di Indonesia, nata de coco mulai dicoba pada tahun 1973 dan mulai diperkenalkan pada 1975. Produk ini mulai dikenal luas di pasaran sejak tahun 1981. Dengan semakin digemarinya nata de coco di Indonesia, mulailah bermunculan beberapa industri pengolah nata de coco di Tanah Air. Selanjutnya nata de coco dapat dikembangkan sebagai salah satu komoditas ekspor ke berbagai negara nontropis, seperti Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara di Eropa. Permintaan nata de coco akan meningkat tajam pada saat menjelang hari raya Natal, Lebaran, Tahun baru, dan peristiwa-peristiwa penting lainnya

Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pembuatan nata de coco
Untuk menghasilkan produksi nata yang maksimal perlu diperhatikan faktor-faktor sebagai berikut.                                                                                          
1. Temperatur ruang inkubasi                                                                                        
Temperatur ruang inkubasi harus diperhatikan karena berkaitan dengan pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pada umumnya suhu fermentasi untuk pembuatan nata adalah pada suhu kamar (280C). Suhu yang terlalu rendah atau terlalu tinggi akan mengganggu pertumbuhan bakteri pembentuk nata, yang akhirnya juga menghambat produksi nata.  (Budiyanto, 2004).    

2. Jenis dan konsentrasi Medium
Medium fermentasi ini harus banyak mengandung karbohidrat (gula) di samping vitamin dan mineral, karena pada hakekatnya nata tersebut adalah slime (menyerupai lendir) dari sel bakteri yang kaya selulosa yang diproduksi dari glukosa oleh bakteri Acetobacter Xylinum. Bakteri ini dalam kondisi yang optimum memiliki kemampuan yang luar biasa untuk memproduksi slime sehingga slime tersebut terlepas dari sel vegetatif bakteri dan terapung-apung di permukaan medium. Pembentukan nata terjadi karena proses pengambilan glukosa dari larutan gula yang kemudian digabungkan dengan asam lemak membentuk precursor (penciri nata) pada membran sel. Prekursor ini selanjutnya dikeluarkan dalam bentuk ekskresi dan bersama enzim mempolimerisasi glukosa menjadi selulosa yang merupakan bahan dasar pembentukan slime. Kadar karbohidrat optimum untuk berlangsungnya produksi nata adalah 10%. (Palungkun, 1992).

3. Jenis dan konsentrasi stater
Pada umumnya Acetobacter Xylinum merupakan stater yang lebih produktif dari jenis stater lainnya, sedang konsentrasi 5-10% merupakan konsentrasi yang ideal(Rahman, 1992).

4. Kebersihan alat
Alat-alat yang tidak steril dapat menghambat pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum. Sedangkan alat-alat yang steril dapat mendukung pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum.

5. Waktu fermentasi
Waktu fermentasi yang digunakan dalam pembuatan nata umumnya 2-4 minggu. Minggu ke-4 dari waktu fermentasi merupakan waktu yang maksimal produksi nata, yang berarti lebih dari 4 minggu, maka kualitas nata yang diproduksi akan menurun.

6. pH fermentasi
Derajat keasaman yang dibutuhkan dalam pembuatan nata adalah 3-5 atau dalam suasana asam. Pada kedua kondisi pH optimum, aktifitas enzim seringkali menurun tajam. Suatu perubahan  kecil pada pH dapat menimbulkan perbedaan besar pada kecepatan beberapa reaksi enzimatis yang amat penting bagi organisme.

7. Tempat fermentasi
Tempat fermentasi sebaiknya tidak terbuat dari logam karena mudah korosif yang dapat mengganggu pertumbuhan mikroorganisme pembentuk nata. Di samping itu tempat fermentasi sebaiknya tidak terkena cahaya matahari langsung, jauh dari sumber panas, dan harus berada dalam kondisi steril. Selain itu, dalam pembuatan nata juga harus diperhatikan bahwa selama proses pembentukan nata langsung harus dihindari gerakan atau goncangan ini akan menenggelamkan lapisan nata yang telah terbentuk dan menyebabkan terbentuknya lapisan nata yang baru yang terpisah dari nata yang pertama. Hal ini menyebabkan ketebalan produksi nata tidak standar. (Budiyanto, 2004).

Kandungan gizi nata de coco
Dilihat dari zat gizinya, nata tidak berarti apa-apa karena produk ini sangat miskin zat gizi. Karena kandungan zat gizi (khusunya energi) yang sangat rendah, produk ini aman untuk dimakan siapa saja. Produk ini tidak akan menyebabkan kegemukan, sehingga sangat dianjurkan bagi mereka yang sedang diet rendah kalori. Keunggulan lain dari produk ini adalah kandungan seratnya yang cukup tinggi terutama selulosa. Peran utama serat dalam makanan adalah pada kemampuannya mengikat air yang dapat melunakkan feses.

Makanan dengan kandungan serat kasar yang tinggi dapat mengurangi berat badan. Serat   makanan akan tinggal dalam saluran pencernaan dalam waktu yang relative singkat sehingga absorpsi zat makanan berkurang. Selain itu, makanan yang mengandung serat yang relative tinggi akan memberikan rasa kenyang karena komposisi karbohidrat kompleks yang menghentikan nafsu makan sehingga mengakibatkan turunnya konsumsi makanan. Makanan dengan kandungan serat kasar relative tinggi biasanya mengandung kalori rendah, kadar gula, dan lemak rendah yang dapat membantu mengurangi terjadinya obesitas dan penyakit jantung. (Joseph, 2002).

Seperti yang kita ketahui, kandungan air kelapa terdiri atas karbohidrat, potassium, protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, vitamin B kompleks, riboflavin serta nutrisi lainnya. Selama proses mendidihkan air kelapa dan pengeraman, banyak nutrisi yang hilang. Karena itu nilai gizi yang terkandung dalam nata de coco tidaklah cukup sebagai asupan nutrisi bagi tubuh.

Penambahan zat gizi biasanya berupa vitamin seperti vitamin C, vitamin B1, riboflavin dan niasin. Serta ditambahkan juga mineral seperti fosfor dan kalsium. Terkadang ditambahkan pula ekstrak perasa pisang, jeruk, stroberi dan lainnya agar konsumen mudah menerima produk nata de coco ini.

Karena kaya akan serat, nata de coco baik untuk melancarkan pencernaan. Salah satunya untuk melancarkan pembuangan feses tubuh dan mencegah sembelit (konstipasi). Selain itu, akibat rendahnya kandungan gizi, nata de coco aman dikonsumsi mereka yang mengalami obesitas dan sedang melakukan diet randah kalori guna menurunkan berat badan berlebih, tapi tentu saja tata cara pengkonsumsian nata de coco harus diperhatikan.

Semalt: Cara Memastikan Situs Anda Aman dari Serangan Hacker

August 17, 2017
Semalt Cara Memastikan Situs Anda Aman dari Serangan Hacker

Kebocoran informasi pribadi merupakan tantangan yang berkembang bagi pengguna internet. Informasi tersebut mencakup gambar telanjang selebriti, informasi kartu kredit, data pemerintah, ID email, dan kata sandi. Ini menyiratkan dunia hacker telah mendominasi internet di setiap level. Pemula mungkin tidak mengerti bagaimana blog saya www.inrce.com atau situs mereka dapat diretas tanpa informasi kartu kredit. Namun, hacker, sangat ingin mengubah situs yang tidak biasa menjadi spion berbahaya, merusak informasi pengguna yang sensitif tanpa sepengetahuan Anda. Selain itu, mereka bisa meng-hack ke database situs pemula dan memanipulasi atau menghancurkan data penting dan menyuntikkan tautan jahat atau membajak server hosting.


Baca juga: Lakukan Hal Ini Untuk Menghidari Kejahatan Cyber

Berikut adalah langkah sederhana yang ditawarkan oleh Michael Brown, Customer Success Manager Semalt Digital Services, yang dapat Anda gunakan untuk mencegah hacker tetap di teluk:

Semalt Cara Memastikan Situs Anda Aman dari Serangan Hacker


• Terutama, perbarui semua perangkat lunak Anda. Seorang pemilik situs harus memastikan perangkat lunak yang mereka gunakan mutakhir terlepas dari apakah situs web mereka dibuat dari nol atau dengan membangun situs web DIY di platform turnkey pihak ketiga. Penyedia CMS seperti Joomla dan WordPress selalu berupaya untuk merilis update dan patch reguler, yang membuat perangkat lunak kurang rentan terhadap hacks. Dengan demikian, pastikan Anda menginstal pembaruan dan menjalankan versi terbaru yang mendukung situs Anda setiap saat.

• Kedua, ciptakan lapisan keamanan di sekitar situs web Anda. Sama seperti Anda menjalankan antivirus sebelum menjelajah web di komputer Anda, Anda harus memiliki sistem keamanan, yang berfungsi sebagai taktik pertahanan pertama situs Anda melawan serangan. Misalnya, Web Application Firewall adalah alat pertahanan yang penting. Hal ini dimaksudkan untuk memeriksa lalu lintas dan menyingkirkan permintaan jahat dan karenanya memberikan perlindungan terhadap serangan brutal SPAM, suntikan SQL dan Cross Site Scripting.

• Ketiga, beralih ke Hyper Text Transfer Protocol Secure (HTTPs). HTTPs adalah protokol komunikasi aman yang digunakan untuk mentransfer konten sensitif antara server web dan situs web. Protokol ini menambahkan SSL (Secure Sockets Layer) dan TLS (Transport Layer Security) ke HTTP situs sehingga mengamankan data dan pengguna sendiri dari serangan hacking.

• Selanjutnya, gunakan kata sandi yang kuat dan ubah secara teratur. Terjadi peningkatan penyerang gaya brutal yang menebak dengan benar nama pengguna dan kombinasi kata kunci. Penggunaan kata kunci yang kuat adalah cara yang efektif untuk membatasi serangan kamus dan kekuatan brutal. Selain itu, password yang kuat, sangat penting untuk admin, database dan server website.

• Akhirnya, membuat direktori admin sulit dikenali. Hacker mendapatkan akses ke informasi situs web dengan menggunakan sumber dan menginvasi direktori admin. Mereka dapat menggunakan skrip, yang memindai semua direktori di server web untuk persyaratan giveaway seperti 'login' atau 'admin', dan kompromi keamanan situs Anda dengan masuk ke dalam folder tersebut. Jadi, pastikan untuk memilih nama folder admin yang tidak berbahaya, yang hanya diketahui oleh tim pengembang Anda untuk mengurangi potensi pelanggaran.

Semalt Cara Memastikan Situs Anda Aman dari Serangan Hacker


Kesimpulannya, dalam dunia keamanan online, website apapun bisa di hack. Serangan yang berhasil merugikan data pemilik selain mengorbankan informasi pengguna. Selain itu, serangan dapat menyebabkan Google dan mesin telusur lainnya memasukkan blacklist web Anda agar tidak menyebarkan informasi berbahaya di seluruh web. Selalu tetap di sisi hati-hati. Jalankan setidaknya tiga langkah dasar yang diberikan dalam artikel ini untuk menghindari target hacker.

Cara Mengembangkan Strategi Pemasaran

July 29, 2017
Jika kita menengok literatur asing, makna yang terkandung pada konsep strategi pemasaran adalah sepadan maknanya dengan konsep marketing strategy dalam bahasa Inggris.

Cara Mengembangkan Strategi Pemasaran

Kebanyakan para penulis memaknai konsep tersebut dengan pernyataan yang agak meluas. Chang and Campo (1980) melihat marketing strategy sebagai suatu isu sentral dan krusial dalam fungsi pemasaran. Guiltiman dan Paul (1985) melihat strategi pemasaran sebagai "a broad means of achieving given aims." Kotler (1976) mengartikan strategi pemasaran sebagai "the grand design to achieve an objective." McCarthy dkk. (1998,p.41) mendefinisikan marketing strategy sebagai "the specification of target market and related marketing mix." Rao dan Steckel (1995, p.3) menemukan bahwa kebanyakan para menejer mendefinisikan strategi pemasaran sebagai "…the way you go about accomplishing your objectives." Dan terakhir pengertian yang lebih spesipik disampaikan oleh Zikmund dan D’Amico (1989, p.669) yang menyatakan bahwa:

Marketing strategy includes the identification and evaluation of opportunities, analysis of market segments, selection of a target market or of target markets, and planning an appropriate marketing mix.

Dari beberapa pengertian strategi pemasaran yang dikemukakan oleh para penulis di atas, didapat gambaran bahwa strategi pemasaran pada hakikatnya merupakan serangkaian upaya yang ditempuh dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Untuk kepentingan kita dalam merancang strategi pemasaran, kita akan berpijak pada pengertian strategi pemasaran yang disampaikan oleh William Zikmund dan Michael D’Amico.

Menurut McCarthy ddk (1998) setiap langkah yang dilakukan dalam mempormulasikan strtegi pemasaran harus diorientasikan pada upaya untuk mencapai kepuasan pelanggan. Kepuasan pelanggan merupakan kunci utama dari konsep pemasaran dan strategi pemasaran. Ini berarti bahwa proses yang ditempuh oleh setiap pihak boleh jadi bermacam-macam sesuai dengan kesanggupan dan karakteristik masing-masing tetapi tujuan akhirnya tetap akan bermuara pada tercapainya kepuasan konsumen atau consumer satisfaction.

Boone and Kurt (1987) berargumentasi bahwa pengembangan a profitable marketing strategy dimulai dari the identification of attractive opportunities (mengidentifikasi peluang), kemudian defines the target market (tentukan pasar sasaran) dimana perusahaan akan mencurahkan seluruh aktivitas pemasarannya secara langsung.

Artikel terkait:
• Pengertian dan Ruang Lingkup Pemasaran
• Perbedaan Orientasi Produksi, Penjualan, dan Pemasaran
• 3 Fungsi Penting Pemasaran
• 5 Konsep Pemasaran Yang Ampuh
• Bagaimana Strategi Pemasaran Yang Tepat
• 4 Poin Penting dalam Marketing Mix

Pernyataan yang hampir sama, juga, dikemukakan oleh Zikmund dan D’Amico (1989) yang menegaskan bahwa terdapat tiga langkah utama di dalam pengembangan strategi pemasaran, yaitu: identifying and evaluating opportunities (mengidentifikasi dan menilai peluang). analysing market segments and selecting target markets (menganalisis segmen-segmen pasar dan memilih pasar sasaran) planning a marketing mix strategy that will satisfy customer’s needs and meet the objectives and goals of the organisation (merencanakan strategi bauran pemasaran yang akan memuaskan kebutuhan-kebutuhan pelanggan dan sesuai dengan tujuan organisasi.Cravens (1994) berkomentar bahwa dalam langkah kedua, disamping menganalisis segmen pasar dan memilih pasar sasaran, adalah sangat penting bagi perusahaan untuk menentukan positioning strategy (strategi penempatan pasar).

Maksudnya, dalam langkah kedua tersebut pihak perusahaan harus menentukan posisi produknya di pasaran; bagaimana produk dan atau merk yang ia ciptakan akan dipersepsikan dan diposisikan oleh para konsumen.

Bagaimana Strategi Pemasaran Yang Tepat

July 28, 2017
Masyarakat selaku konsumen pembeli perumahan tidak dengan begitu saja membeli rumah tanpa mempunyai pertimbangan tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi mereka dalam pengambilan keputusan seperti produk, harga, lokasi, promosi (Kotler & Amstrong 1997). Selain itu, dalam sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian, akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (post purchase behavior). Pada tahap ini konsumen akan merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain (Bayus dalam Kotler et al. 1996).

Bagaimana Strategi Pemasaran Yang Tepat

Konsumen perumahan mewah selain membeli untuk tinggal, mereka juga mengharapkan adanya pencapaian kepuasan (Property 2000). Oleh karena itu, di dalam memasarkan perumahan mewah, para pengembang harus mampu menciptakan kepuasan bagi para konsumennya.

Untuk mampu menciptakan kepuasan konsumen tersebut, para pengembang perlu memiliki suatu strategi pemasaran yang jitu dalam memasarkan produknya, karena strategi pemasaran juga merupakan alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang digunakan untuk melayani pasar sasaran (Tull & Kahle dalam Tjiptono 1997).

Salah satu bentuk strategi pemasaran yang mampu mendukung dalam memasarkan perumahan untuk menciptakan kepuasan konsumen adalah penggunaan marketing mix (bauran pemasaran) yang dapat meliputi product, price, promotion, dan physical evidence (Pawitra 1993). Dengan demikian, faktor yang ada dalam bauran pemasaran merupakan variabel-variabel yang diharapkan mampu menciptakan kepuasan konsumen, atau dengan kata lain variabel-variabel tersebut akan mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli suatu produk.

Pembangunan perumahan untuk kelompok masyarakat menengah ke atas cenderung dilakukan oleh para pengembang swasta, dimana mereka lebih menekankan pada profit orientied. Untuk mencapai tujuan tersebut, penekanan pada daya tarik bentuk rumah yang mereka bangun lebih diutamakan. Hal tersebut dilakukan dengan menggunakan para konsultan pembangunan perumahan, sehingga perumahan yang mereka bangun mampu menghasilkan bentuk yang menarik konsumen untuk membelinya. Sedangkan beberapa hal seperti konstruksi, sarana jalan, saluran, dan fasilitas-fasilitas umum yang seharusnya ada dalam kompleks perumahan yang mereka bangun, cenderung diabaikan. Dengan demikian, ketidakpuasan konsumen mungkin akan muncul setelah membeli rumah yang dipasarkan oleh para pengembang.

Bertitik tolak pada paparan yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pola pemikiran yang berkembang dalam pembelian rumah di era sekarang ini, terutama untuk rumah kelas menengah ke atas adalah bahwa rumah tidak hanya sebagai tempat berlindung, namun juga berfungsi sebagai tempat tinggal yang nyaman, sehat, bahkan estetika menjadi bahan pertimbangan mereka dalam pembelian rumah. Dengan demikian, para pengembang harus mampu memberikan pelayanan yang optimal untuk memberikan kepuasan pada konsumennya. Oleh karena itu, selain faktor teknis, para pengembang perlu mengetahui dan mengerti mengenai prilaku konsumen dalam memasarkan produknya. Karena dengan mempelajari perilaku konsumen para pengembang akan banyak memperoleh informasi tentang keterlibatan konsumen secara langsung dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan sekaligus menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului tindakan ini (Engel, Well, & Miniard 1994).

Pengertian pemasaran yang berkaitan dengan produk berupa real estate dan property adalah suatu kegiatan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan rumah tinggal dan atau ruang usaha, dengan cara pengalihan hak atas produk tersebut dari perusahaan kepada konsumen melalui proses pertukaran ( Santoso 2000).

Marketing mix (bauran pemasaran) merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran (Kotler 1999). Secara umum, bauran pemasaran menekankan pada pengertian suatu strategi yang mengintegrasikan produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan distribusi (place), dimana kesemuanya itu diarahkan untuk dapat menghasilkan omset penjualan yang maksimal atas produk yang dipasarkan dengan memberikan kepuasan pada para konsumen.

Sejalan dengan semakin kompetitifnya dunia bisnis, 4-P tersebut berkembang. Pawitra (1993) menegaskan bauran pemasaran meliputi 7-P yaitu product, place, price, promotion, participant, physical evidence dan process. Sedangkan Payne (1993) menyatakan bauran pemasaran terdiri dari product, place, price, promotion, people, processes dan provision of consumer service.

Berdasarkan beberapa penjelasan tersebut, maka bauran pemasaran dapat meliputi produk, harga, lokasi, promosi, dan bukti fisik.

Sebuah proses pengambilan keputusan pembelian tidak hanya berakhir dengan terjadinya transaksi pembelian, akan tetapi diikuti pula oleh tahap perilaku purnabeli (terutama dalam pengambilan keputusan yang luas). Dalam tahap ini konsumen merasakan tingkat kepuasan atau ketidakpuasan tertentu yang akan mempengaruhi perilaku berikutnya. Jika konsumen merasa puas, ia akan memperlihatkan peluang yang besar untuk melakukan pembelian ulang atau membeli produk lain di perusahaan yang sama di masa datang. Konsumen yang merasa puas cenderung akan menyatakan hal-hal yang baik tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan kepada orang lain. Oleh karena itu, pembeli yang puas merupakan iklan yang terbaik (Bayus dalam Kotler et al. 1996).

Kotler (1999) memandang kepuasan sebagai fungsi dari seberapa dekat harapan pembeli atas suatu produk dengan kinerja yang dirasakan pembeli atas produk tersebut. Jika kinerja produk lebih rendah daripada harapan, pembeli akan kecewa. Jika ia sesuai harapan, pembeli akan puas dan jika ia melebihi harapan, pembeli akan sangat puas. Perasaan konsumen setelah membeli produk akan membedakan apakah mereka akan membeli kembali produk tersebut dan membicarakan hal-hal yang menguntungkan atau tidak menguntungkan tentang produk tersebut pada orang lain.

Harapan konsumen terbentuk berdasarkan pesan yang diterima dari penjual, teman, dan sumber-sumber informasi lainnya. Apabila penjual melebih-lebihkan manfaat suatu produk, konsumen akan mengalami harapan yang tak tercapai (disconfirmed expectation), yang akan menyebabkan ketidakpuasan. Semakin besar kesenjangan antara harapan dan kinerja yang dihasilkan suatu produk, akan semakin besar ketidakpuasan konsumen.

Konsumen yang merasa tidak puas akan bereaksi dengan tindakan yang berbeda. Berkaitan dengan hal ini, Singh dalam Tjiptono (1997) menyatakan ada tiga kategori tanggapan atau komplain terhadap ketidakpuasan, yaitu :
a. Voice response
Kategori ini meliputi usaha menyampaikan keluhan secara langsung dan/atau meminta ganti rugi kepada perusahaan yang bersangkutan. Bila pelanggan melakukan hal ini, maka perusahaan masih mungkin memperoleh beberapa manfaat. Pertama, pelanggan memberikan kesempatan sekali lagi kepada perusahaan untuk memuaskan mereka. Kedua, resiko publisitas buruk dapat ditekan, baik publisitas dalam bentuk rekomendasi dari mulut ke mulut, maupun melalui koran/media massa. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah ketiga, memberi masukan mengenai kekurangan pelayanan yang perlu diperbaiki perusahaan. Melalui perbaikan (recovery), perusahaan dapat memelihara hubungan baik dan loyalitas pelanggannya.

b. Private response
Tindakan yang dilakukan antara lain memperingatkan atau memberitahu kolega, teman atau keluarganya mengenai pengalamannya dengan produk atau perusahaan yang bersangkutan, Umumnya tindakan ini sering dilakukan dan dampaknya sangat besar bagi citra perusahaan.

c. Third-party response
Tindakan yang dilakukan meliputi usaha meminta ganti rugi secara hukum; mengadu lewat media massa (misalnya menulis di Surat Pembaca); atau secara langsung mendatangi lembaga konsumen, instansi hukum, dan sebagainya. Tindakan seperti ini sangat ditakuti oleh sebagian besar perusahaan yang tidak memiliki prosedur penanganan keluhan yang baik. Kadangkala pelanggan lebih memilih menyebarluaskan keluhannya kepada masyarakat luas, karena secara psikologis lebih memuaskan. Lagipula mereka yakin akan mendapat tanggapan yang lebih cepat dari perusahaan yang bersangkutan.

Artikel terkait:
• Pengertian dan Ruang Lingkup Pemasaran
• Perbedaan Orientasi Produksi, Penjualan, dan Pemasaran
• 3 Fungsi Penting Pemasaran
• 5 Konsep Pemasaran Yang Ampuh
• Cara Mengembangkan Strategi Pemasaran
• 4 Poin Penting dalam Marketing Mix

Ada empat faktor yang mempengaruhi apakah seorang konsumen yang tidak puas akan melakukan komplain atau tidak menurut Day dalam Engel, Well,& Miniard (1994), yaitu:
1. Penting tidaknya konsumsi yang dilakukan, yaitu menyangkut derajat pentingnya produk bagi konsumen, harga, waktu yang dibutuhkan untuk mengkonsumsi produk, serta social visibility.

2. Pengetahuan dan pengalaman, yakni jumlah pembelian sebelumnya, pemahaman akan produk, persepsi terhadpa kemampuan sebagai konsumen, dan pengalaman komplain sebelumnya.

3. Tingkat kesulitan dalam mendapatkan ganti rugi, meliputi jangka waktu penyelesaian masalah; gangguan terhadap aktivitas rutin, dan biaya.

4. Peluang keberhasilan dalam melakukan komplain.

5 Konsep Pemasaran Yang Ampuh

July 27, 2017
Pemasaran adalah keinginan manusia dalam hubungannya dengan pasar. Pemasaran maksudnya bekerja dengan pasar untuk mewujudkan transaksi yang mungkin terjadi dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasar adalah orang yang mencari sumberdaya dari orang lain dan mau menawarkan sesuatu yang bernilai untuk itu. Kalau salah satu pihak lebih aktif mencari pertukaran daripada pihak lain, maka pihak pertama adalah pemasar dan pihak kedua adalah calon pembeli.

5 Konsep Pemasaran Yang Ampuh

Dari konsep inti pemasaran maka, ada lima konsep pemasaran yang mendasari cara organisasi melakukan kegiatan pemasarannya.

Konsep Pemasaran Berwawasan Produksi
Konsep ini adalah salah satu konsep tertua, yaitu akan memilih produk yang mullah didapat dan murah harganya. Dalam hal ini memusatkan perhatiannya untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi serta cakupan distribusi yang luas. Konsep ini dapat dijalankan apabila permintaan produk melebihi penawarannya dan dimana biaya produk tersebut sangat tingi. Kelemahan konsep pemasaran ini adalah pelayanan tidak ramah dan buruk.

Konsep Pemasaran Berwawasan Produk
Konsep ini berpendapat bahwa pelanggan akan memilih produk yang menawarkan mutu, kinerja terbaik dan inovatif dalam hal ini memuaskan perhatian untuk membuat produk yang lebih baik dan terus menyempurnakannya. Industri yang berwawasan ini cenderung tidak memperhatikan keinginan dan kebutuhan dari pelanggan, sehingga divisi pemasaran akan mengalami kesulitan dalam pemasaran.

Konsep Pemasaran Berwawasan Menjual
Konsep ini berpendapat bahwa kalau pelanggan dibiarkan saja, pelanggan tidak akan membeli produk industri dalam jumlah cukup sehingga harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif. Konsep ini beranggapan bahwa pelanggan enggan membeli dan harus didorong supaya membeli. Konsep ini sering digunakan pada " Produk yang tidak dicari" atau tidak terpikir untuk dibeli serta pada industri yang mengalami kelebihan kapasitas produksi.

Konsep Pemasaran Berwawasan Pemasaran
Konsep ini berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan industri terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien daripada saingannya.

Konsep berwawasan pemasaran bersandar pada empat pilar utama, yaitu :
(1) pasar sasaran,
(2) kebutuhan pelanggan,
(3) pemasaran yang terkoordinir serta
(4) keuntungan.

Konsep ini telah dinyatakan dalam banyak cara
- Memenuhi kebutuhan dengan menguntungkan
- Temukan keinginan dan penuhilah
- Cintailah pelanggan bukan produknya
- Dapatkanlah sesuai kesukaan anda
- Berusaha sekuat tenaga memberikan nilai, mutu dan kepuasan tertinggi bagi uang pelanggan.

Konsep Pemasaran Berwawasan Bermasyarakat
Konsep ini beranggapan bahwa tugas industri adalah menentukan kebutuhkan, keinginan serta kepentingan pasar sasaran dan memenuhi dengan lebih efektif serta lebih efisien daripada saingannya dengan cara mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan pelanggan dan masyarakat.

Konsep pemasaran bermasyarakat meminta pemasar untuk menyeimbangkan tiga faktor dalam menentukan kebijaksanaan pemasaran, yaitu
(1) keuntungan industri jangka pendek,
(2) kepuasan pelanggan jangka panjang dan
(3) kepentingan umum dalam pengambilan keputusan.
Dalam sejarah, konsep pemasaran ada 3 era yang dapat dijelaskan berikut ini :
1. Era Produksi (prodiction era)
• Fokus produsen atau berkonsentrasi pada produksi.
• Jenis market adalah seller’s market (pasar penjual) dimana permintaan (demand) barang atau jasa lebihbesardaripada penawaran (supply), sehingga memicu adanya produksi masal dan pada akhirnya penawaran lebih besar daripada permintaan. Atau menjadi jenis pasar pembeli (buyer’s market).

2. Era Penjualan (sales era)
• Karena penawaran lebih besar dari pada permintaan, maka focus pemasaran adalah menjual.

3. Era Pemasaran (marketing era)
• Produsen lebih fokus kepada pasar atau berorientasi pada pelanggan (consumer orented).
• Sehingga produsi barang atau jasa disesuaikan dengan keinginan konsumen.
• Contohnya pelayanan deliveri dan drive through only untuk pembelian hamburger, yang memanjakan konsumen.

3 Langkang Proses Berpikir

April 20, 2017
Proses atau jalannya berpikir pada umumnya terdiri dari tiga langkah, yaitu :

3 Langkang Proses Berpikir

1.        Pembentukan Pengertian
Pengertian, atau lebih tepatnya disebut sebagai pengertian logis dibentuk melalui tiga tingkatan, sebagai berikut :
a.       Menganalisis ciri-ciri dari sejumlah objek yang sejenis. Objek tersebut diperhatikan unsure-unsurnya satu demi satu. Misalnya, proses membentuk pengertian manusia. Kita ambil manusia dari berbagai bangsa lalu kita analisa cirri-cirinya, misalnya.
Ø  Manusia Indonesia, cirri-cirinya :
1.      Makhluk hidup
2.      Berbudi
3.      Berkulit sawo matang
4.      Berambut hitam, dsb
Ø  Manusia Eropa, cirri-cirinya :
1.      Makhluk hidup
2.      Berbudi
3.      Berkulit putih
4.      Berambut pirang atau putih
5.      Bermata biru terbuka, dsb
Ø  Manusia negro, cirri-cirinya :
1.      Makhluk hidup
2.      Berbudi
3.      Berkulit hitam
4.      Berambut hitam keriting
5.      Bermata hitam melotot, dsb
Ø  Manusia cina, cirri-cirinya :
1.      Makhluk hidup
2.      Berbudi
3.      Berkulit kuning
4.      Berambut hitam lurus
5.      Bermata hitam sipit, dsb
Ø  Dan manusia lainnya lagi
b.      Membanding-bandingkan ciri tersebut untuk ditemukan cirri-ciri mana yang sama, mana yang tidak sama, mana yang selalu ada dan mana yang tidak selalu ada, mana yang hakiki dan mana yang tidak hakiki.
c.       Mengabstraksikan, yaitu menyisihkan, membuang, cirri-ciri yang tidak hakiki, menangkap ciri-ciri yang hakiki. Pada contoh di atas, ciri-ciri yang hakiki itu adalah makhluk hidup yang berbudi.

2.        Pembentukan Pendapat
Membentuk pendapat adalah meletakkan hubungan antara dua buah pengertian atau lebih. Pendapat yang dinyatakan dalam bahasa disebut dengan kalimat, yang terdiri dari pokok kalimat atau subjek dan sebutan atau predikat.
Pendapat dapat dibedakan menjadi tiga macam, diantaranya :
1.      Pendapat altirnatif atau positif, yaitu pendapat yang menyatakan keadaan sesuatu
Misal, si Totok itu pandai, si Ani rajin, dsb.
2.      Pendapat negative, yaitu pendapat yang secara tegas menerangkan tentang tidak adanya suatu sifat pada suatu hal.
Misal, si Totok itu bodoh, Ani malas, dsb.
3.      Pendapat modalitas, yaitu pendapat yang menerangkan kemungkinan-kemungkinan suatu sifat pada suatu hal,
Misal, si Ali mungkin tidak datang, dsb.

3.        Penarikan Kesimpulan atau Pembentukan Keputusan
Keputusan adalah hasil perbuatan akal untuk membentuk pendapat baru berdasarkan pendapat-pendapat yang telah ada. Ada tiga macam keputusan, diantaranya :
a.       Keputusan induktif
Keputusan diambil dari pendapat-pendapat khusus menuju ke satu pendapat umum. Misal :
-            Tembaga dipanaskan akan memuai
-            Perak dipanaskan akan memuai.
-            Kesimpulannya, bahwa logam bila dipanaskan akan memuai (umum)
b.      Keputusan deduktif
Ditarik dari hal yang umum menjadi hal yang khusus. Misal :
-            Semua manusia akan meninggal
-            Karto adalah manusia
-            Jadi, suatu hari Karto akan meninggal
c.       Keputusan analogis
Keputusan diperoleh dengan jalan membandingkan atau menyesuaikan dengan pendapat-pendapat khusus yang telah ada. Misal :
-            Totok anak pandai, naik kelas (khusus)

-            Jadi, Nunung anak yang pandai itu, tentu naik kelas

Cara Uji Mutu Roti

April 10, 2017
Cara Uji Mutu Roti

Uji  mutu yang diLakukan dengan mengamati sifat eksternaL roti. Uji yang diLakukan mencakup voLume, warna remah, warna kerak, aroma, rasa dan sifat jaringan. Mutu roti yang baik diLihat dari sifat eksternaL roti sebagai berikut :

1.  Volume
Makin besar voLume roti, makin Lembut rotinya biLa diremas. Roti yang voLumenya terLaLu besar, pori–pori terbuka dan tekstur Lunak. Sedangkan  roti yang voLumenya rendah, pori–pori kasar dan berLubang – Lubang.

2.  Warna Remah
Susunan seL mempengaruhi warna yang diakibatkan pembiasan cahaya. Potongan roti yang dengan pori – pori kasar akan keLihatan Lebih geLap, sedangkan pori – pori haLus keLihatan Lebih putih. Dinding seL yang tebaL dan berat akibat adonan yang muda akan menghasiLkan remah yang berwarna  sedikit kuning cokLat. Pori terbuka akan menyebabkan  bayang – bayang  sehingga  pada remah menimbuLkan  warna keabu – abuan, warna remah seharusnya terang.

3.  Warna Kerak
Warna kerak yang menarik iaLah cokLat kekuningan. Warna kerak yang biasanya tidak disenangi anatara Lain geLap, cokLat kemerahan, keabu – abuan, atau kuning pucat.

4.  Aroma dan Rasa
Aroma   roti  ditentukan   dengan   cara   menciumnya   dengan   teLiti.  Aroma   dapat dibedakan sebagai rasa terigu, manis, apek, tengik, bau cendawan, asam atau poLos. Roti yang baik beraroma harum gandum dan ragi. Rasa roti bisa saja memiLiki rasa gandum, manis, asam, tawar atau tengik.

5.  Sifat Jaringan

Tekstur adaLah sifat jaringan yang dirasakan kaLau kita pegang bagian daLam roti, biLa roti kita potong atau diiris. Sifat jaringan yang diinginkan  iaLah haLus, Lembut dan eLastis. Sifat jaringan (tekstur) yang tidak baik biasanya kasar, keras, masih bersifat adonan, masih bersifat remah dan bergunpaL – gumpaL.

Pengendalian Dalam Fermentasi Roti

January 29, 2017
Fermentasi adonan didasarkan pada aktivitas-activitas metobolis dari khamir dan bakteri   asam        laktat.  Aktivitas     mikroorganisme           ini   pada         kondisi   anaerob   akan menghasilkan  metabolit  fungsional  yang  penting  pada  pembentukkan  adonan  (lihat tabel). Dengan mengendalikan parameter proses fermentasi dan metode preparasi adonan dapat        dimungkinkan   mempengaruhi  aktivitas       mukroorganisme   dan   enzim   untuk menghasilkan adonan   roti     yang    dikehendaki      seperti            volume, konsistensi, dan pembentukkan metabolit.

Pengendalian Dalam Fermentasi Roti

Proses fermentasi pada pengolahan roti sudah dilakukan sejak  lama. Proses tersebut dilakukan untuk menghasilkan potongan roti (loaves) dengan bagian yang porus dan tekstur roti yang lebih lembut. Metode ini didasarkan pada terbentuknya gas akibat proses fermentasi  yang  menghasilkan  konsistensi  adonan  yang  frothy  (porus  seperti  busa). Secara umum, proses fermentasi yang dilakukan pada tahapan pengolahan roti dapat dilihat pada gambar.

Banyak faktor yang mempengaruhi proses fermentasi adonan, namun tetap harus diingat bahwa dalam proses fermentasi tersebut yang dipentingkan adalah pengembangan adonan. Pengembangan adonan sendiri merupakan akibat dari peningkatan tekanan internal akibat dari gas CO2 yang dihasilkan. Dengan demikian, beberapa parameter yang mempengaruhi laju  pengembangan adonan  adalah  ekstensibilitas  dan  elastisitas  film protein, viskositas adonan, dan tentu saja aktivitas khamirnya.

Suhu. Aktivitas khamir sangat dipengaruhi oleh suhu medium. Pada kisaran suhu 20- 40oC, peningkatan suhu adonan 1oC akan meningkatkan laju fermentasi sampai 12%. Oleh karena itu, pada proses produksi sangat  vital untuk dilakukan pemantauan dan pengendalian suhu adonan secara akurat pada akhir proses pencampuran. Perlu diketahui dan menjadi catatan bahwa apabila suhu adonan melebihi 55oC maka khamir akan mati. Konsentrasi Khamir. Pada suhu tersebut di atas, laju fermentasi tergantung pada jumlah khamir ynag digunakan. Setelah proses fermentasi 1 jam akan terjadi sedikit penurunan pertumbuhan khamir pada penambahan khamir 2-5%. Kemudian segera pertumbuhan khamir meningkat kembali setelah tersedia nutrisi untuk pertumbuhannya. Selain jumlah khamir yang digunakan, keberadaan gula sebagai sumber nutrisi juga mempengaruhi laju pengembangan adonan.


pH. Proses fermentasi oleh khamir terjadi secara optimal diantara pH 4 dan 6. Pada proses pembuatan roti, pH adonan pada akhir fermentasi adalah sekitar 5,2. Apabila menggunakan kultur starter untuk sourdough, pH adonan dapat lebih rendah.

Cara Pembuatan Kefir Yang Benar

January 28, 2017
Kefir sering  juga disebut  "yogurt  Rusia".  Cara pembuatan  kefir kurang lebih sama dengan pembuatan yogurt. Perbedaannya terletak pada bibit yang digunakan, untuk kefir dibutuhkan biji kefir. Disamping itu waktu fermentasi kefir lebih lebih lama dibandingkan yogurt.   Bibit kefir adalah campuran protein susu dan   mikroba   kefir   berbentuk   seperti   biji-biji   berwarna   putih kekuningan, berukuran  0,1–2  cm.  Langkah  pembuatannya  kefir  dapat  diterangkan  sebagai berikut.

Cara Pembuatan Kefir Yang Benar

Seliter  susu  dimasak  hingga  mendidih.  Api  dipadamkan  dan  ditunggu sampai susu dingin.   Sejumlah biji kefir dimasukkan ke dalam susu, kurang lebih 2–5 g per liter susu. (Semakin banyak biji yang ditambahkan tentunya berakibat proses fermentasi  menjadi lebih cepat.) Setelah selesai, bahan disimpan  selama 10–12 jam. Untuk menghasilkan kefir yang mengandung gas dan alkohol, perlu disimpan dalam wadah yang ditutup rapat (kedap udara). Jika wadah terbuka atau ditutup tak rapat, hasil kefir akan menyerupai yogurt polos.   Setelah penyimpanan dilakukan pengadukan secukupnya.   Kemudian biji kefir disaring dan dipisahkan dari kefir yang baru jadi. Kefir dapat langsung minum atau ditutup wadah kefir dan disimpan lagi selama 12–24 jam sebelum diminum.    Setelah disaring, biji kefir dapat dimasukkan ke dalam susu yang baru. Sebelum itu sebaiknya biji ini dibilas dengan air matang yang hangat terlebih dahulu. Cara yang lebih baru untuk membuat kefir ialah dengan menggunakan bibit serbuk kefir (seperti bibit serbuk yogurt), berasal dari campuran kefir dan biji kefir yang diliofilisasi.

Kefir  lebih  awet  dibanding  yogurt,  dan  dapat  bertahan  hingga  sebulan lebih  di  lemari  pendingin,  tetapi  jika  dibiarkan  di  suhu  normal,  kefir  hanya bertahan dua hari. Untuk menyimpan biji kefir dapat direndam di dalam kefir atau susu  dan  ditaruh  dalam  lemari  pendingin.  Setelah  sekitar  10  hari  hingga  dua minggu berlalu, biji kefir dipindahkan ke susu yang baru untuk menjaga keaktifan mikroba kefir.

Untuk mengeringkan  biji kefir basah, mula-mula  biji kefir disaring dari campuran susu. Lalu dibersihkan dengan cara masukkan biji kefir ke dalam gelas. Perlahan-lahan diisikan air keran hingga gelas penuh dan air meluber. Kecepatan aliran air diatur sedemikian rupa sehingga hanya gumpalan-gumpalan  kecil susu yang terbuang, sementara biji kefir tertahan di gelas.  Perlu dilakukan dengan hati-hati karena sebagian gumpalan susu yang agak besar merupakan calon biji kefir yang baru. Setelah beberapa menit campuran akan menjadi lebih bersih dari susu. Disaring kembali, lalu biji kefir ditaruh di atas kain halus yang kering. Dibiarkan selama 2 hari. Biji akan mengerut dan menjadi keras.

Kefir bisa pula dibuat dari susu skim, krim, air dadih, dan dari campuran gula dan jus buah. Yang terakhir ini disebut kefir air (kefir de agua, water kefir). Cara pembuatannya mula-mula adalah melarutkan 75 g gula pasir ke dalam 1 liter air.   Ditambahkan perasan 1–2 buah lemon ukuran sedang (atau buah asam lain). Dimasukkan  biji kefir, kurang lebih 60 g per liter air. Disimpan selama 1–10 hari,  bergantung  pada  kadar  alkohol  yang  diinginkan. Di  tengah  fermentasi sebagian biji kefir akan mengambang oleh terbentuknya gelembung gas karbondioksida.  Wadah  diguncang-guncangkan  dan  dibuka  tutupnya  agar  gas yang  terbentuk  dapat  lolos.  Setelah  dua  hari  biji  kefir  dapat  dipisahkan  dari campuran kefir air.  Biji kefir dicuci bersih dengan air sebelum digunakan untuk pembuatan berikutnya.            Kefir air disimpan dalam lemari pendingin jika tak ingin diminum  segera.  Di  bagian  bawah  wadah  akan  terbentuk  endapan  ragi  kefir berwarna keputihan. Perlu dicatat pembuatan kefir air dari air kelapa atau air gula merah akan mengandung alkohol hingga 2–4,8% (setara bir ringan).


Pada   awal   abad   20,   Metchnikoff   mengungkapkan   bahwa   konsumsi yoghurt yang teratur     dapat      memperpanjang           usia.     Pernyataan      tersebut mengakibatkan   peningkatan   produksi   yoghurt  secara  komersial   di  beberapa negara. Menurut Iwasaki (1994), yoghurt dapat dikategorikan sebagai salah satu makanan  multifungsional  (multifunctional  food), yaitu makanan yang berfungsi untuk mengatasi berbagai penyakit sehingga dapat mendongkrak  kesehatan dan kebugaran tubuh.