Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Keutamaan Shahih Al Bukhari Terhadap Shahih Muslim

November 29, 2017
Sudah di maklumi bahwa shahih Al-Bukhari dan shahih Muslim merupakan dua kitab yang paling shahih sesudah Al-Qur’an. Melalui kitab itu panji-panji sunnah menjadi lebih berkibar, lebih intens perspektifnya, lebih melebar perkembangannya pada masa-masa sesudahnya, karena pengaruh kedua kitab shahih itu terhadap orang-orang yang datang sesudahnya. Eksitensi kedua kitab itu telah membuktikan adanya gerakan menghimpun dan meriwayatkan hadits pada masa Al-Bukhari dan Muslim, sehingga derajat kedua kitab itu tidak bisa ditandingi oleh karya imam-imam hadits yang dating sesudahnya.
Keutamaan Shahih Al Bukhari Terhadap Shahih Muslim

Mengenai perbandingan antara shahih Al-Bikhari dan shahih Muslim, Imam An-Nawawi di dalam pendahuluan kitab Syarah Shahih Muslim, mengatakan, “Para ulama telah bersesuaian pendapat bahwa kitab-kitab yang paling shahih sesudah Al-Qur’an ialah dua kita shahih, pertama Shahih Al-Bukhari dan kedua Shahih Muslim, dan kedua kitab itu telah di terima oleh seluruh umat Islam.

Kita Shahih Al-Bukhari adalah paling shahih, banyak mengandung faedah dan pengetahuan di antara kedua kitab tersebut. Adalah shahih riwayat yang menyebutkan, bahwa Imam Muslim mengambil faedah dari shahih Al-Bukhari. Imam Muslim sendiri telah mengakui, Al-Bukhari sebagai orang yang tidak ada bandingannya dalam bidang ilmu hadits. Pendapat An-Nawawi itu juga dikuatkan oleh pernyataan Imam Muslim sendiri terhadap Al-Bukhari, “Tidak ada orang yang marah kepadamu (Al-Bukhari) kecuali orang yang dengki, dan aku bersaksi bahwa di dunia ini tidak ada orang yang sepertimu.

Imam Al-Dzahabi berkata, “Bahwasanya shahih Al-Bukhari adalah satu-satunya kitab Islam yang paling utama setelah Al-Qur’an. Karenanya, sekiranya ada seseorang berpergian jauhsampai beribu-ribu pos hanya semata-mata untuk mendengarkan Shahih Al-Bukhari, niscaya kepergiannya itutidak sia-sia.”

Ibnu Hajar berkata, “Para ulama sepakat mengakui Al-Bukhari lebih mulia dari Muslim, karena Muslim adalah lulusannya, dia senantiasa mengambil faedah dari Al-Bukhari dan mengikuti jejak-jejeknya. Al-Daaruquthni berkata, “Bahwa apa yang dilakukan Muslim mengambil dari Shahih Al-Bukhari. Dan karena itu, Muslim memduduki posisi meriwayatkan dari Al-Bukhari dengan menambahkan beberapa tambahan.

Akan tetapi terlepas dari itu semua, kita sebagai orang yang sedang mempelajari Ilmu Hadits harus meyakini bahwa Shahih Al-Bukahri dan Shahih Muslim adalah sumber hokum kedua setelah Al-Qur’an.

Sebagaimana pernyataan seorang ulama dalam syairnya yang berbunyi : “Orang-orang berbeda pendapat terhadap Al-Bukhari dan Muslim, siapa di antara  keduanya yang paling utama, maka aku berpendapat, jika Al-Bukhari lebih utama, itu dari segi keshahihan haditsnya, dan jika Muslim lebih utama, itu dari segi system penyusunannya.”

Sikap Ulama Terhadap Ayat Mutasyabih dan Muhkam Beserta Hikmahnya

October 16, 2017
Sikap Ulama Terhadap Ayat Mutasyabih dan Muhkam Beserta Hikmahnya

Menurut Al-Zarqani, ayat-ayat Mutasyabih dapat dibagi 3 ( tiga ) macam :
1. Ayat-ayat yang seluruh manusia tidak dapat mengetahui maksudnya, seperti pengetahuan tentang zat Allah dan hari kiamat, hal-hal gaib, hakikat dan sifat-sifat zat Allah. Sebagian mana firman Allah dalam surat Al-An’am ayat 59 :

Artinya : “dan pada sisi Allah kunci-kunci semua yang gaib, tak ada yang
mengetahui kecuali Dia sendiri.

2. Ayat-ayat yang setiap orang bias mengetahui maksudnya melalui penelitian dan pengkajian, seperti ayat-ayat : Hutasyabihat yang kesamarannya timbul akibat ringkas, panjang, urutannya, dan seumpamanya.
Contoh surat An-Nisa’ ayat 3 :

Artinya : “dan jika kamu takut tidak adakn dapat berlaku adil terhadap ( hak-hak ) perempuan yang yatim, maka kawinilah wanita-wanita”.

3. Ayat-ayat mutasyabihat yang maksudnya dapat diketahui oleh para Ulama tertentu dan bukan semua Ulama. Maksud yang demikian adalah makna-makna yang tinggi yang memenuhi hati seseorang yang jernih jiwanya dan mujahid. Sebagai mana diisyaratkan oleh Nabi dengan do’anya bagi Ibnu Abbas :

Artinya :“ Ya Tuhanku, jadikanlah seseorang yang paham dalam agama,dan ajarkanlah kepada takwil”.

Mengenal ayat-ayat yang berhubungan dengan sifat-sifat Allah, pendapat Ulama terbagi kepada dua mazhab :
1. Mazhab salaf.
Yaitu mazhab yang mempunyai dan mengimani sifat-sifat Allah yang Mutasyabih, dan menyerahkan hakikatnya kepada Allah.

2. Mazhab Khakaf.
Yaitu Ulama yang menakwilkan lafal yang maknanya lahirnya musthahil kepada makna yang baik bagi zat Allah, contohnya mazhab ini mengartikan mata dengan pengawasan Allah, tangan diartikan kekuasaan Allah, dan lain-lain.

Pada hakikatnya tidak ada pertentangan antara pendapat Ulama tersebut, permasalahannya hanya berkisar pada perbedaan dalam menakwilkannya. Secara teoritis pendapat Ulama dapat di kompromikan, dan secara praktis penerapan mazhab khalaf lebih dapat memenuhi tuntutan kebutuhan intelektual yang semakin hari semakin berkembang dan kritis. Dengan melihat kondisi obyektif intelektual masyarakat modern yang semakin berpikirkritis dewasa, maka mazhab khalaf atau mazhab takwil ini yang lebih tepat diterapkan dalam menafsirkan ayat-ayat mutasyabihat dengan mengikuti ketentuan takwil yang dikenal dengan ilmu tafsir.

Hikmah adanya ayat-ayat mutasyabihat dan al- muhkam
1. Ayat-ayat Mutasyabihat ini mengharuskan upayayang lebih banyak untuk mengungkap maksudnya sehingga menambah pahala bagi orang yang mengkajinya.
2. Jika ayat-ayat Al-Qur’an mengandung ayat Mutasyabihat maka untuk memehami diperlukan cara penafsiran dan tarjih antara satu dengan yang lainnya, hal ini memerlukan berbagai ilmu, seperti Bahasa, Gramatika, Ma’ni, Ilmu Bayan, Ushul Fiqih, dan sebagainya.
3. Ayat-ayat Mutasyabihat merupakan rahmat bagi manusia yang lemah yang tidak mengetahui segala sesuatu.
4. Ayat ini juga merupakam cobaan bagi manusia apakah mereka percaya atau tidak tentang hal yang gaib.
5. Ayat ini menjadi dalil atas kebodohan dan kelemahan manusia.

6. Ayat ini dalam Al-Qur’an menguatkan kemukjjizatannya.

Kesetaraan Gender di Dunia Politik Indonesia

September 18, 2017
 Kesetaraan Gender di Dunia Politik Indonesia

Politik pada hakekatnya adalah upaya untuk merebut peran kekuasaan, termasuk akses dan kontrol dalam pengambilan keputusan. Hingga saat ini, kondisi perpolitikan yang ada di Indonesia masih sangatlah didominasi oleh laki-laki, baik di tingkat yang paling sederhana yaitu keluarga, tingkat masyarakat hingga tingkat politik formal.

Gender menjadi isu yang banyak dibicarakan seirama dengan perkembangan akses perpolitikan bagi perempuan. Melalui akses perpolitikan, maka kesadaran untuk membincang relasi gender di dalam kehidupan masyarakat menjadi semakin mengedepan.

Kesetaraan gender sebagaimana yang diketahui adalah produk impor dari negeri barat tentang adanya tuntutan  untuk keseimbangan peran di dalam relasi gender tersebut. Pembicaraan gender di Indonesia banyak dilakukan di tahun 1980-an. Melalui program dari Non Governmental Organization (NGO) lokal yang bekerja sama dengan NGO internasional, maka banyak penyadaran tentang relasi gender yang dilakukan di Indonesia. Banyak perbincangan dan pelatihan dengan tujuan untuk menyadarkan tentang relasi gender. Jadi, yang dilakukan adalah melakukan pelatihan tentang urgensi gender mainstreaming  pada masyarakat negara sedang berkembang.

Di dunia internasional, banyak NGO yang bergerak di dunia ketiga, misalnya NGO dari Belanda, Jerman, Inggris, dan juga Australia. Banyak program yang diusung misalnya tentang kesetaraan pendidikan, sosial, dan politik yang  disinergikan dengan NGO lokal  Indonesia yang juga bergerak di bidang ini. Oleh karenanya, gerakan gender kemudian menjadi arus utama di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia. Di dunia politik, memang dominasi lelaki masih nampak. Misalnya jika kita secara kuantitatif berhitung, berapa banyak perempuan yang memasuki kawasan pimpinan di perpolitikan Indonesia. Pertanyaan-pertanyaan ini yang memang masih menjadi ganjalan di dalam kerangka untuk kesetaraan gender.

Namun demikian, di akhir-akhir ini, akses perempuan di dalam politik memang sudah mulai tampak dengan semakin banyaknya keterlibatan perempuan di dalam politik praktis. Sekarang semakin banyak perempuan di dunia legislatif, birokrasi, dan juga jabatan-jabatan politik lain. Ada beberapa bupati perempuan yang terdapat di Indonesia, demikian pula gubernur. Bahkan ada bupati perempuan yang bisa menjabat dua kali periode, demikian pula gubernur. Tidak terhitung yang berlama-lama di parpol dan kemudian berlanjut di lembaga legislatif. 

Semakin terbuka akses keterbukaan politik, maka tentu akan semakin banyak perempuan yang akan bisa berkompetisi dengan kaum lelaki di dalam pentas publik. Oleh karena itulah pemberian kuota kepada perempuan di dalam representasi politik tentulah tidak penting. Meskipun begitu, saat ini hak-hak politik bagi perempuan sudah banyak diakui, namun adanya hak-hak tersebut tidak menjamin adanya sistem politik yang demokratis di mana asas partisipasi, representasi, dan akuntabilitas diberi makna sesungguhnya.

Adanya keterwakilan perempuan di dalamnya, dan berbagai kebijakan yang muncul memiliki sensitivitas gender tidak serta merta terwujud meskipun hak politik perempuan sudah diakui. Perempuan sebagai warga negara seharusnya dapat berpartisipasi secara mandiri dalam proses demokrasi ini. Selama ini di Indonesia, kita mendapati bahwa sebagian besar perempuan bahkan belum dapat membuat pilihan politiknya secara mandiri.

Pilihan politik perempuan banyak dipengaruhi atau bahkan ditentukan oleh suami, atasan, teman, atau keluarga. Bukti empiris sudah menunjukkan bahwa kesetaraan gender sudah bukan masalah di negeri ini. Hanya saja yang memang perlu diperjuangkan adalah bagaimana agar perempuan semakin berdaya di dalam pengembangan SDM terutama melalui pendidikan, sehingga ke depan peluang untuk memasuki dunia politik akan semakin nyata.  

Permasalahan Kesetaraan Gender di Indonesia

September 17, 2017
Permasalahan Kesetaraan Gender di Indonesia

Pada dasarnya semua orang sepakat bahwa perempuan dan laki-laki berbeda.  Namun, gender bukanlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan sebagai pemberian Tuhan. Gender lebih ditekankan pada perbedaan peranan dan fungsi yang ada dan dibuat oleh masyarakat. Dalam realitas kehidupan telah terjadi perbedaan peran sosial laki-laki dan perempuan yang melahirkan perbedaan status sosial di masyarakat, dimana laki-laki lebih diunggulkan dari perempuan melalui konstruksi sosial.

Perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan ditentukan oleh sejumlah faktor yang ikut membentuk, yang kemudian disosialisasikan, diperkuat, bahkan dibentuk melalui sosial atau kultural, dilanggengkan oleh interpretasi agama dan mitos-mitos.

Perbedaan jenis kelamin sering dipergunakan masyarakat untuk membentuk pembagian peran (kerja) laki-laki dan perempuan atas dasar perbedaan tersebut. Akibatnya terjadilah pembagian peran gender yaitu peran domestik dan peran publik. Peran domestik cenderung tidak menghasilkan uang, kekuasaan, dan pengaruh. Peran ini lebih banyak diserahkan kepada kaum perempuan, sedangkan peran publik yang menghasilkan uang, kekuasaan dan pengaruh diserahkan kepada kaum laki-laki. Akibat pembagian kerja yang tidak seimbang melahirkan ketimpangan peran laki-laki dan perempuan yang berakibat ketidakadilan gender yang merugikan perempuan.

Di Indonesia, ketimpangan gender terlihat dari segala aspek antara lain dalam lingkungan keluarga, kependudukan, pendidikan, ekonomi, pekerjaan, dan dalam pemerintahan. Perbedaan peran antara laki-laki dan perempuan yang tidak seimbang ini juga sangat dipengaruhi oleh budaya dan kultural masyarakat Indonesia yang terdiri dari banyak etnis dan suku. Setiap masyarakat suku di Indonesia mempunyai ciri khas tersendiri dalam memaknai peran gender di Indonesia. Di Indonesia, isu kesetaraan gender akhir-akhir ini menjadi isu yang tidak ada habisnya dan masih  terus diperjuangkan baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.

Permasalahan tentang kesetaraan gender ini mencakup substantif pemahaman tentang kebijakan perspektif gender itu sendiri. Peningkatan kesadaran dan pemahaman itu, harus dibarengi dengan adanya keterwakilan perempuan-perempuan dalam lembaga-lembaga negara, terutama lembaga pembuat kebijakan. Mengingat perempuan masih saja mengalami ketimpangan di bidang pendidikan, sosial, politik, dan ekonomi hanya karena perkembangan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang gender itu sendiri masih sangat lambat.

Meskipun perempuan ditempatkan pada peran domestik di lingkungan keluarga, namun posisi perempuan Indonesia di lingkungan keluarga selalu dinomor-duakan. Karena berperan sebagai pencari nafkah, posisi kepala rumah tangga pada umumnya akan diserahkan kepada laki-laki/suami, kecuali jika perempuan tersebut adalah seorang janda atau tidak ada laki-laki dalam suatu keluarga.

Selama ini, pemahaman masyarakat Indonesia merekonstruksi bahwa secara kodrat, perempuan lemah dan laki-laki kuat, sehingga untuk menjadi pemimpin dalam sebuah keluarga tetap diserahkan kepada laki-laki. Hal ini menunjukkan dominasi laki-laki pada peran domestik. Keadaan tersebut menyebabkan posisi perempuan sarat dengan pekerjaan yang beragam, dalam waktu yang tidak terbatas, seperti memasak, mengurus rumah, mengurus anak, dan sebagainya. Pekerjaan domestik tersebut dilakukan bersama-sama dengan fungsi reproduksi.

Penempatan perempuan pada tugas domestik sepenuhnya mengakibatkan potensi perempuan untuk melakukan hal produktif menjadi berkurang. Memang, sejak awal berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pemerintah secara resmi telah menganut dan menetapkan kesepakatan atas persamaan antara perempuan dan laki-laki sebagaimana termuat dalam UUD 45 Pasal 27. Namun demikian, dalam perkembangannya, beberapa UU yang selama ini berlaku di Indonesia, disadari mempunyai arti yang masih diskriminatif terhadap perempuan. Seperti dalam UU mengenai sistem pengupahan tenaga kerja perempuan, tunjangan keluarga dan tunjangan kesehatan-perempuan dianggap lajang sehingga suami dan anak-anak tidak mendapatkan tunjangan sebagaimana yang diterima pekerja laki-laki.

Ketentuan ini termuat dalam Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja No. 7 Tahun 1990 tentang Upah, PP No. 37 Tahun 1967 tentang Sistem Pengupahan di lingkungan perusahaan negara, Peraturan Menteri Pertambangan No.2/P/M/1971, Peraturan Menteri Pertanian No.K440/01/2/1984 dan No.01/GKKU/3/1978 dan SE Menaker No.4/1988 tentang tunjangan kesehatan, serta pasal 8 UU No.7/1983, pasal 4 Peraturan Menteri Keuangan No. 947/KMK/04/1983 dan Pasal 8 UU No. 10/1994 tentang prosedur memperoleh NPWP. Selain itu, berdasarkan data Komnas perempuan tahun 2012, telah teridentifikasi ada sekitar 282 peraturan daerah yang diduga bias gender.


Sejumlah peraturan perundangan tersebut tidak mampu mengakomodir kesetaraan gender yang telah dijamin oleh UUD. Padahal, kesetaraan gender dimaknai sebagai kesamaan kondisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia dalam berperan dan berpartisipasi dan menerima manfaat pembangunan di segala bidang kehidupan.

Kondisi Anak Jalanan di Indonesia

September 02, 2017
Kondisi Anak Jalanan di Indonesia

Fenomena merebaknya anak jalanan di Indonesia merupakan persoalan sosial yang kompleks. Hidup menjadi anak jalanan memang bukan merupakan pilihan yang menyenangkan, karena mereka berada dalam kondisi yang tidak bermasa depan jelas, dan keberadaan mereka tidak jarang menjadi “masalah” bagi banyak pihak, keluarga, masyarakat dan negara. Namun, perhatian terhadap nasib anak jalanan tampaknya belum begitu besar dan solutif. Padahal mereka adalah saudara kita. Mereka adalah amanah Allah yang harus dilindungi, dijamin hak-haknya, sehingga tumbuh-kembang menjadi manusia dewasa yang bermanfaat, beradab dan bermasa depan cerah.

Pada tahun 2008 jumlah anak jalanan sekitar 8.000 orang, pada tahun 2009 jumlah mereka mencapai lebih dari 12.000 jiwa. Dan pada tahun 2010, ketika pertama kali dilakukan pendataan secara nasional, ditemukan ada sekitar 240.000 anak jalanan di 12 kota besar di Indonesia. Angka yang fantastik jika sekarang pada tahun 2011 ini angka tersebut mengalami kenaikan lagi. Padahal, Pemprov DKI menjadikan penekanan jumlah anak jalanan sebagai salah satu agenda kerja prioritas tahun lalu. Oleh karena itu, sebagai sesama manusia sudah selayaknyalah kita membuat suatu kontribusi yang dapat membantu anak-anak kurang beruntung tersebut dengan cara apapun yang dapat kita usahakan sebagai suatu penghormatan terhadap sesama manusia ciptaan-Nya.

Sekitar 5-7% dari mereka, mengaku lari dari rumah karena kekerasan dalam rumah tangga. Setiap tahun, jumlah anak jalanan terus meningkat. Direktorat Jenderal Pelayanan Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial pada 2009 mencatat ada 5,4 juta anak terlantar di seluruh Indonesia.
Itu baru soal kekerasan terhadap anak. Eksploitasi ekonomi atas anak juga masih menjadi masalah besar di Indonesia. Pada tahun 2000, Badan Pusat Statistik menemukan ada 2,1 juta anak di Indonesia yang bekerja pada situasi buruk. Sekitar 50% dari total pekerja anak itu, bekerja sampai 35 jam seminggu.

Minimnya niat politik pemerintah dan peran serta masyarakat dalam perlindungan anak juga tercermin dari peningkatan angka kekerasan anak. Sepanjang 2010, Komnas Perlindungan Anak menerima 2.335 pengaduan mengenai kasus kekerasan terhadap anak. Angka ini meningkat dari jumlah pengaduan di 2009, yakni 1.998 kasus. Dari total pengaduan yang masuk ke Komnas Perlindungan Anak, sebanyak 62,7% adalah  kekerasan seksual dalam bentuk sodomi, perkosaaan, pencabulan, serta incest. Selebihnya adalah kekerasan fisik dan psikis.

Peningkatan angka kekerasan ini menyingkap wajah lain dari mereka yang seharusnya menjadi penanggung jawab kemaslahatan anak. Data Komnas Anak menunjukkan bahwa kekerasan terhadap anak acap kali terjadi di lingkungan terdekat, seperi di rumah tangga, sekolah, Lembaga Pendidikan, dan lingkungan anak. Pelakunya pun tidak jauh-jauh dari sekeliling mereka seperti orangtua, paman, guru, teman-teman,  bapak/ibu angkat, maupun ayah/ibu tiri.


Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas hidup dan masa depan anak-anak sangat memperihatinkan, padahal mereka adalah aset, investasi SDM dan sekaligus tumpuan masa depan bangsa. Jika kondisi dan kualitas hidup anak kita memprihatinkan, berarti masa depan bangsa dan negara juga kurang menggembirakan. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan, sebagian dari anak bangsa kita mengalami lost generation (generasi yang hilang).

Permasalahan Aktual Bangsa Indonesia Saat Ini

August 08, 2017
Permasalahan Aktual Bangsa Indonesia Saat Ini

Indonesia menikmati kemerdekaan sejak 17 Agustus 1945, menyelenggarakan pembangunan di bawah pemerintahan yang demokratis yang dirancang spesifik Indonesia. Pemerintahan Soekarno mengumandangkannya sebagai demokrasi terpimpin, dalam kurun waktu 1959 – 1965. Penggantinya adalah Presiden Soeharto, dari tahun 1966 – 1998, memilih demokrasi Pancasila  untuk menjadi landasan pembangunan bangsa .

Era demokrasi terpimpin waktu itu dipandang tepat karena yang namanya bangsa Indonesia baru terbentuk dan untuk menumbuhkannya dibutuhkan kepemimpinan yang kuat, memiliki kapasitas memimpin bangsa yang pluralistik, sehingga demokrasinya bercorak demokrasi terpimpin. Nafas demokrasi saat itu benar-benar berada pada sang pemimpin, yang dituntut mampu meletakkan dasar nasionalisme untuk mempersatukan berbagai etnisitas, golongan yang sangat beragam. Pada era demokrasi Pancasila, selama 32 tahun pembangunan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan, namun demokrasi Pancasila implementasinya jauh dari kehidupan demokrasi yang sesungguhnya, karena pemerintahan yang otoriter dan militeristik, sehingga kehidupan demokrasi yang sesungguhnya terpasung.

Kehidupan demokrasi terpimpin dan demokrasi Pancasila berlansung lebih dari lima dekade, rakyat Indonesia sudah terbiasa dengan dominasi pemimpin dan kurangnya kesempatan bagi rakyat untuk melakukan pilihan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Demokrasi terpimpin, nampaknya bisa dipahami, karena negara baru terbentuk, bangsa Indonesia baru terwujud, kehidupan politik dan pemerintahan belum stabil, sehingga membutuhkan pemimpin yang kuat tak tergoyahkan. Periode berikutnya, Demokrasi Pancasila, dikenal sebagai rezim Orde Baru, mengukuhkan Pancasila sebagai ideologi dan falsafah negara yang lahir dan digali dari nilai-nilai luhur bangsa. Pemerintah pada masa ini terkesan mencapai hasil karena didukung oleh aparatur pemerintah yang loyal. Loyalis-loyalis dari tingkat pusat sampai ke daerah menjalankan perintah dari pusat secara setia dan loyal, namun demokrasinya terkesan semu karena pendekatan dengan cara-cara militer dan sentralistik sangat kental.

Perjalanan bangsa setelah dua babak itu, dikenal sebagai era Reformasi, yang merupakan bangkitnya kesadaran dan tumbuhnya keinginan melakukan perubahan di segala bidang kehidupan bernegara, terus bergulir sampai sekarang yang mencoraki bidang politik, ekonomi, hukum, sosial, hak azazi manusia, pertahanan dan keamanan. Tiga isu yang mendapat perhatian khusus dalam era reformasi ini adalah pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang populer dengan sebutan KKN. Usaha perombakan kehidupan negara besar-besaran ini memasuki kondisi kehidupan yang kritis. Situasi ini disebut kritis karena dampak pemerintahan rezim sebelumnya, karena   sesungguhnya kurang berhasil terutama dalam pembangunan ekonomi dan pendidikan, yang ditandai dengan masih banyaknya kemiskinan, pengangguran, dan bahkan masih terdapat warga negara yang buta aksara. Pada masa ini, semua komponen bangsa ingin mengadakan perubahan dalam bentuk reformasi di segala bidang, namun sesungguhnya bangsa ini belum siap betul secara mental psikologis untuk berdemokrasi. Inilah yang menimbulkan chaos dalam kehidupan berbangsa, pemerintahan, perpolitikan di negeri ini. Penegakan hukum carut marut, kemiskinan dan pengangguran, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terwujud. Penyampaian aspirasi tidak melalui saluran yang benar, namun disampaikan melalui cara yang tidak elegan sehingga menimbulkan konflik, dan gerakan-gerakan yang anarkhis. Di sinilah modal sosial bangsa terkuras seperti berada di titik nadir, benar-benar kembali ke titik nol.

Mengutip pernyataan Abdulah (2000), yang mengemukakan bahwa, bangsa Indonesia semakin kikir simpati, empati kepada sesama bangsa Indonesia, makin rendah mutu rasionalitas dan tipisnya rasa kemanusiaan. Rasionalitas kita sudah berantakan dan kemanusiaan kita seakan-akan sudah hilang dari pusat kesadaran. Mutu rasionalitas bangsa kita ini telah terjerembab jatuh mengikuti spiral kebodohan yang terjun menukik ke bawah. Orang Indonesia mulai kehilangan akal sehat, rasa kemanusiaan dan kesediaan hati memberikan rasa simpati dan empatinya kepada orang lain. Di sinilah sebenarnya merupakan hakikat bahwa modal sosial hilang dari akar kehidupan masyarakat dan bangsa. 


Indonesia tidak bisa steril dari dinamika global, dalam konteks ini. Maynard (1999), menganalisis fenomena politik global yang mengungkapkan bahwa  pasca  perang dingin, karakter konflik di berbagai belahan dunia mengalami pergeseran dari konflik idiologis ke konflik identitas yang antara lain juga berlatarbelakang etnik dan agama. Di tanah air dalam beberapa kasus kerusuhan dikait-kaitkan dengan isu etnik dan agama, persoalan ini menjadi bahaya laten. Contoh aktual yang sangat membekas adalah di Kalimantan Tengah antara Dayak dan Madura, di Ambon, antara komunitas Islam dan komunitas Kristen demikian juga Poso sampai sekarang belum stabil. Konflik antar kelompok masyarakat, kasus-kasus peledakan bom oleh teroris yang menyebar rasa takut, kelompok dalam masyarakat, yang menamakan organisasi tertentu melakukan tindakan  anarkhis, yang menganggap aparat berwenang tidak mampu menanganinya, itulah yang dijadikan dalih. Pemilihan kepala daerah, misalnya, diwarnai dengan kerusuhan yang menghancurkan harta benda bahkan menimbulkan korban jiwa. Situasi ini seperti dikemukakan oleh Latif (2006), jalan menuju demokrasi telah ditempuh, dengan ongkos mahal, terlalu sia-sia jika muncul gerombolan, yakni demokrasi tanpa pemimpin, kepentingan warga negara mudah muncul menjadi anarkhis.

Kisah Suka Duka Super Junior Meraih Kesuksesan

January 11, 2017
Ada tetes air mata dibalik senyuman itu…

Kisah Suka Duka Super Junior Meraih Kesuksesan

6th November 2005, mereka didebutkan sebagai project uji coba. SM berencanakan  akan mengganti 13 orang ini bila pasar tidak puas dengan penampilan mereka, seperti halnya Morning Musume. Menambahkan personel baru untuk menggantikan personel lama. Meski tahu cepat atau lambat mereka akan “terdepak” satu demi satu mereka tetap tersenyum. Barulah satu tahun kemudian, SM mengubah rencana mereka setelah melihat bagaimana popularitas mereka meningkat di dunia K-pop. akhirnya hingga sampai saat kita mengenal grup tersebut sebagai yang terbesar dan terbanyak, sejumlah 13 orang, dan single U membuat mereka semakin dicintai banyak orang. Pradebut 2005, Mereka tidak pernah sekali pun lolos dari kritikan pedas. Kim Heechul,
 
Merupakan salah seorang yang paling sering menerima kritikan soal kemampuan bernyanyinya dari para anti fans. Meskipun kerap terganggu Kim Heechul kerap berpura-pura selalu baik-baik saja. Selama kinerja di variety show, dia selalu bersikap sekan-akan tidak ada yang terjadi, meski disisi lain semua orang terus mengungkit dan menyindirnya “Kau masih tidak sadar sadar akan kekuranganmu…”.

Tak lama kemudian, Ayah Lee Donghae
Berpulang selamanya. Donghae kehilangan panutannya, seseorang yang selama ini memberinya dukungan dan kekuatan terbesar dalam karirnya. Album kedua dan ketiga, semua ucapan terimakasih dialamtkan kepada sang Ayah yang dipercaya melindunginya dari atas sana.Selama di pemakaman Donghae berusaha memasang muka ceria saat reporter hendak mengambiil gambar. Mengapa?. Kerena rasa takutnya apabila member yang lain dipersalahkan.

Dan beberapa hari setelahnya, kecelakaan menimpa Kim Heechul seusai berkunjung ke pemakaman. Cedera  kakinya mengakibatkan dirinya tak lagi bisa menari dan ia hanya bisa menahan kesedihan selama beberapa waktu. Dan tak disangka respon menyakitkan kembali dialamatkan kepadanya “Mengapa Kim Heechul dari grup tak berkonsep seperti suju masih hidup? Paksa saja ia terus menari”…(bener-bener gak punya perasaan nie orang…)
Selongsongan besi dimasukkan untuk menopang kakinya. Ia menahan rasa sakit dan kembali muncul diatas panggung. Perusahaan mengijinkan Heechul untuk absen melakukan dance, kerena kondisi kakinya tidak memungkinkan melakukan gerakan rumit. Tapi ia tetap berusaha mengumbar senyum. Dan kembali komentar pedas datang kepadanya, “Kalau Cuma dance anak sekolah seperti itu, aku juga bisa melakukannya?..”.

April 2007, lagi-lagi kecelakaan menimpa mereka (Meneger, Leeteuk ,Eunhyuk, Shindong, dan Kyuhyun). Mobil yang mereka tumpangi terguling, Luka yang dialami Leeteuk,Eunhyuk,Shindong tidaklah seberapa dibandingkan keadaan Kyuhyun  dimana paru-parunya tidak berfungsi lagi, patah dibeberapa tulang iga hingga tidak memungkinkannya untuk bisa bernyanyi lagi. Kembali ucapan yang sama terlontar persis seperti hyungnya dulu,” Mengapa dia masih hidup?Mengapa tidak mati saja?. Untunglah Kyuhyun berhasil sadar melalui masa kritisnya dan melanjutkan rawat inap dirumah sakit.

SJ kembali merilis 2nd album dimusim dingin 2007. Meski menjadi hit, lagu don’t don’t tidak sepenuhnya mendapat pengakuan. Komentar miring kembali terdengar “ Aku hanya bisa mendengar suara mesin di lagu itu, SJ adalah penyanyi yang  bernyanyi tanpa kemampuan dan kekurangannya disana sini..”.

Di promosi album, Kyuhyun berusaha menari dengan gerakan kuat agar cocok dengan rhytm lagu meskipun tubuhnya masih belum sepenuhnya pulih. Namun dia tidak menunjukkan kesakitan dan tetap tersenyum bahagia di semua program yang diikuti.

Kembali masalah datang dengan insiden kebohongan dari sang leader Leeteuk . Orang-orang yang tidak mengerti duduk permasalahannya memaki Leeteuk dan menyalahkan ELFs atas tindakan mereka yang semena-mena.

 ELFs tidak bisa berkata-kata apa-apa dan hanya bisa minta maaf kesekian kalinya kepada Kim Yu-Na. Leeteuk juga ikut menyampaikan permintaan maaf lewat KTR, hanya karena lelucon biasa, ia terpaksa berkorban karena ditekan berbagai pihak.

Orang melihat ia menangis di belakang panggung tapi dihadapan fans ia berusaha tetap tegar, menganggap semuanya baik-baik  saja.

-Kim Ryeowook-
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada super junior yang selalu saya percaya dan kita semua selalu berjalan bersama.

“Leeteuk or Park Jung Su”
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Leeteuk hyung, pemimpin terbaik kami yang selalu mengawasi dan mengurus kami dongsaengs (saudara-saudara)nya setiap waktu.

“Kim Heechul”
Terima kasih pencipta suasana heenim yang mengasihi SJ lebih dari kita semua, aku akan selalu merasakan cinta dari hyung (hyung sebutan kakak untuk adik laki-laki), jadi terima kasih Heechul hyung.

“Hangkyung”
Hangkyung hyung, saya ingin bertemu hyung lebih dari lebih dari orang lain, tidak peduli dimana kamu berada, saya ingin kamu menjaga kesehatan dimana pun kamu berada. (Hangkyung sudah mengeluarkan diri atau mengundurkan diri dari SJ dan mungkin sudah kembali kenegara asalnya China) .

“Yesung or Kim  Jung Woon”
Yesung hyung yang telah merawat saya sangat baik sejak saat pra-debut, saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih.

“Kang In or Kim  Hyung Woon”
Kang In hyung, yang perkasa yang sedang melindungi Negara kita,,,kya kya. Kami akan selalu menunggumu, kami mencintaimu hyung, cepat kembali.(ceritanya nie Kang In sedang menjalani wamil “wajib militer” sekitar 2 tahun lamanya).

“Shindong Hee”
Shindong hyung yang memiliki hati sebesar tubuhnya…kya kya kya. Saya berharap bisnis hyung berjalan dengan baik dan lancer.

“Lee Sungmin”
Kadang ketika saya lelah, Sungmin hyung selalu disamping saya untuk mendengarkan saya, saya sangat bersyukur dan berterima kasih hyung. Musikalmu harus deabak?? Berjuang.

“Eunhyuk or Lee Hyuk Jae”
Untuk memiliki tubuh terbaik seperti Hyukjae hyung adalah impian saya,, kya---. Sebagian untuk wajah,,kya kya. Kau harus makan dengan baik, aku mencintaimu hyung.

“Lee Dong Hae”
Donghae hyung seseorang yang saya perlakukan seperti teman baik, saya sangat banyak belajar darinya. Jangan pernah mengubah hatimu, kita harus tetap bersama-sama hyung. Kami semua mencintaimu.

“Choi Siwon”
Wajah mu tampan seperti pangeran kya kya, Aku sangat bersyukur hyung kau selalu ada diantara kami.

“Cho Kyuhyun”
Suara mu benar-benar indah magnae Kyuhyun, Hwathing… Terima kasih .

“Kim Ki Bum”
Magnae Kibum, walaupun kita sudah tidak bersama-sama lagi, aku selalu mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga kamu semakin sukses.


Dan yang terakhir adalah untuk ELFs, Terimakasih ELFs kalian selalu bersama-sama kami baik dalam suka maupun duka, tanpa kalian kami bukanlah siapa-siapa. “SARANGHAE ELFs”

Motivasi: Ikan Kecil Dan Air

December 18, 2016
Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang bincang di tepi sungai. Kata ayah kepada anaknya, “Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”

Motivasi: Ikan Kecil Dan Air

Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hai, tahukah kamu dimana air?. Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati.”

Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sesepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sesepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, “Dimanakah air?”.

Jawab ikan sesepuh, ‘Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati.”

Renungan:
Apa arti cerita tersebut bagi kita. Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak menyadarinya.


Tambahan Motivasi:
Tidak Ada Yang Sia-Sia

Optimisme adalah memandang hidup ini sebagai persembahan terbaik. Tidak ada sesuatu yang terjadi begitu saja dan mengalir sia-sia. Pasti ada tujuan. Pasti ada maksud. Mungkin saja anda mengalami pengalaman buruk yang tak mengenakkan, maka keburukan itu hanya karena anda melihat dari salah satu sisi mata uang saja. Bila anda berani menengok ke sisi yang lain, anda akan menemukan pemandangan yang jauh berbeda.
Anda tidak harus menjadi orang tersenyum terus atau menampakkan wajah yang ceria. Optimisme terletak di dalam hati, bukan hanya terpampang di muka. Jadilah optimis, karena hidup ini terlalu rumit untuk dipandang dengan mengerutkan alis.

Setiap tetes air yang keluar dari mata air, air tahu mereka mengalir menuju ke laut. Meski harus melalui anak sungai, selokan, kali keruh, danau dan muara, mereka yakin penjalanan mereka bukan tanpa tujuan. Bahkan, ketika menunggu di samudra, setiap tetes air tahu, suatu saat panas dan angin akan membawa mereka ke pucuk-pucuk gunung. Menjadi awan dan menurunkan hujan. Sebagian menyuburkan rerumputan, sebagian tertampung dalam sumur-sumur. Sebagian kembali ke laut. Adakah sesuatu yang sia-sia dan setiap tetes air yang anda temui di selokan rumah anda?.

Artikel  ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Begini Cara Musuh Islam Menghancurkan Kita

December 16, 2016
Beginilah musuh islam menghancurkan kita, yuk simak ceritanya..

Begini Cara Musuh Islam Menghancurkan Kita

Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari’at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, “Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah “Kapur!”, jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah “Penghapus!” Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.

Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah “Penghapus!”, jika saya angkat penghapus, maka katakanlah “Kapur!”. Dan permainan diulang kembali.

Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.

“Anak-anak, begitulah ummat Islam. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan sebaliknya. Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut, tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika.” “Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, AL-QUR'AN mulai ditinggalkan dan FACEBOOK menjadi PEGANGAN &ANDALAN setiap waktu, korupsi menjadi kebanggaan dan lain lain. Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?” tanya Guru kepada murid-muridnya. “Paham Bu Guru”

“Baik permainan kedua,” Ibu Guru melanjutkan. “Bu Guru ada Qur’an, Bu Guru akan meletakkannya di tengah karpet. Quran itu “dijaga” sekelilingnya oleh ummat yang dimisalkan karpet. Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.

Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur’an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet?” Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, tetapi tak ada yang berhasil.

Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur’an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.

“Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar. Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina pundasi yang kuat. Begitulah ummat Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu. Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu, kursi dipindahkan dahulu, lemari dikeluarkan dahulu satu persatu, baru rumah dihancurkan…”

“Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian. Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari’at Islam sedikit demi sedikit. Dan itulah yang mereka inginkan.”

“Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru?” tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi. Begitulah ummat Islam. Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tetapi kalau diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar, lalu mereka bangkit serentak. Selesailah pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdo’a dahulu sebelum pulang…”

Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya. *** Ini semua adalah fenomena Ghazwu lFikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam. Allah berfirman dalam surat At Taubah yang artinya:

“Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu.”(QS. At Taubah :32).

Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya generasi muda Muslim. Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui mas media, grafika dan elektronika, tulisan-tulisandan talk show, hingga tak terasa.

Begitulah sikap musuh-musuh Islam. Lalu, bagaimana sikap kita…?

Semoga kita bisa terhindar dari tipu daya dunia yang menyebabkan kita malah jauh dari Pemilik Dunia (Allah ). Ya Allah lindungi kami, dan bimbing kami agar kami selalu berada di jalan-Mu... Aamiin ya Rabbal'alaamiin

Jika Anda menshare ini kepada 1 orang, In syaa Allah Anda telah menyelamatkan 1 orang generasi penerus islam

Motivasi: Selalu Ada Sisi Baik

December 16, 2016
Jadilah pihak yang selalu optimis dan berusaha untuk melihat kesempatan di setiap kegagalan. Jangan bersikap pesimis yang hanya melihat kegagalan di setiap kesempatan.

Motivasi Selalu Ada Sisi Baik

Orang optimis melihat donat, sedangkan orang pesimis melihat lubangnya saja. Anda dapat mengembangkan keberhasilan dari setiap kegagalan. Keputusasaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan menuju keberhasilan. Tidak ada elemen lain yang begitu berharga bagi anda jika saja anda mau mempelajari dan mengusahakannya bekerja untuk anda.

Pandanglah setiap masalah sebagai kesempatan. Hanya bila cuaca cukup gelaplah anda bisa melihat bintang.


Tambahan Motivasi:
Menyingkirkan Duri

Kita berbuat baik tentunya bukan untuk mengharapkan sesuatu. Karena kita sadar itulah peran yang harus kita mainkan. Adalah kewajiban kita untuk menyingkirkan duri di jalan yang sedang kita lalui, bukan saja agar tak melukai diri kita, namun untuk menjaga para pejalan lain.

Jadi, meski tak seorang pun mengucapkan terima kasih atas perbuatan baik anda, itu tak perlu mengecilkan arti kerja anda. Mungkin saja orang lain tak memahami kebaikan itu, karena mereka menganggap memang seharusnya anda lakukan itu. Maka, apalah artinya sebuah ucapan terima kasih. Biarkan saja kebaikan mengalir dari tangan anda. Dan, biarkan benak anda terbebas dan perasaan berjasa. Temukan arti pesan sang bijak, berikan derma dari tangan kanan seakan-akan tangan kirimu tak mengetahuinya.

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Motivasi: Cinta Dan Waktu

December 15, 2016
Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.

Motivasi Cinta Dan Waktu

Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu. ”Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta. “Aduh! Maaf, Cinta!” kata Kekayaan, “Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini.”
Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan! Tolong aku!”, teriak Cinta.

Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. “Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!”, teriak Cinta. ‘Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini.” sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. “Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu,” kata Cinta. “Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja.. .“ kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, “Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!” Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. “Oh, orang tua tadi?. Dia adalah Waktu.” kata orang itu.

‘Tapi, mengapa ia menyelamatkanku?. Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku” tanya Cinta heran. “Sebab,” kata orang itu, “hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu ...“


Jujur Aku Terpesona Denganmu

Jujur saat ku pertama melihatmu, aku tertarik, terpesona, tertegun.
Kulihat pandangan pertama betapa indah dirimu dan cantik rupamu.
Semua perasaan dihati ini terjadi karena begitu indahnya kau dimataku.
Engkau mengingatkanku pada seseorang. Yang pernah Lama bertengger direlung hati ini.
Namun kini telah pergi jauh entah kemana.
Singkatnya, engkau memberikan nuansa dan semangat baru seiring langkahku menjajaki dunia kampus yang katanya sungguh indah.
Tapi entahlah tiba-tiba muncul dihatiku apakah pantas aku mendampingimu.
Kau bagaikan bidadari jelita dengan lirik mata yang penuh arti. Sedangkan aku hanya pria biasa yang hanya mampu tuk mengagumimu saja.

Motivasi: Gagal, Siapa Takut?

December 14, 2016
Apakah anda takut gagal ?. Sedemikian takutnya sampai anda tidak berusaha untuk mencoba?. Coba anda pikirkan kembali, hal tersebut benar-benar tidak masuk akal. Dengan tidak mencoba barang sekalipun, sebenarnya anda sudah gagal. Jadi rasa takut gagal adalah penyebab kegagalan yang pasti.

Motivasi: Gagal, Siapa Takut?

Apakah anda merasa takut?. Coba perhatikan rasa takut anda. Perhatikan pesan yang berusaha disampaikannya. Rasa takut membuat anda lebih waspada. Rasa takut memberi energi ekstra. Rasa takut membuat anda mampu mengatasi tantangan tersulit. Tidak ada yang mampu mendorong sumber daya dalam diri anda lebih dari rasa takut.

Rasa takut sebenarnya ada untuk mendorong anda maju, bukan untuk menahan anda. Biarkan rasa takut mengajarkan anda. Biarkan rasa takut mempersiapkan anda. Tetapi jangan membuat rasa takut menghentikan anda. Saat rasa takut menahan anda, coba perhatikan baik-baik apa yang menyebabkan rasa takut dan anda akan menemukan alasan untuk bergerak maju.

Kegagalan paling abadi adalah kegagalan untuk tidak mulai bertindak. Bila anda sudah mencoba dan ternyata gagal, anda memperoleh sesuatu yang bisa dipelajari dan mungkin dicoba kembali. Anda tidak akan pernah gagal bila anda terus berusaha.


Tambahan Motivasi:
Kesempatan Yang Tersembunyi

Bila anda tak pernah melakukan kesalahan, ada baiknya anda melihat lagi langkah anda. Jangan-jangan anda tak melangkah setapak pun. Kesalahan memang tak mengenakkan, namun seorang optimis lebih banyak belajar dari kesalahan daripada dari keberhasilan. Kesalahan menuntun anda untuk mempelajari kembali sesuatu yang terjadi. Bukan cuma itu, kesalahan memimpin anda untuk mengambil tindakan yang lebih baik.
Kesalahan adalah kawan baik yang mengatakan secara samar apa yang harus anda kerjakan. Lihatlah kesalahan apa adanya. Jauhkan prasangka, kesedihan dan ratapan bila kesalahan menimpa anda. Karena, dibalik kesalahan tersimpan kesempatan yang tersembunyi.

Colombus melakukan “kesalahan” yang besar dalam perjalanannya mencari jalur ke India, yaitu menemukan benua Amerika. Namun bertahun-tahun kemudian, jutaan orang mengikuti “kesalahan” tersebut untuk menuai kemakmuran hidup mereka. Masihkah anda menganggapnya sebagai kesalahan?.

Tahukah Anda?
Bila seseorang menghitung setiap saat satu detik untuk satu hitungan, 24 jam sehari tanpa henti, maka diperlukan waktu 31.688 tahun untuk dapat mencapai bilangan 1 Trilyun.
Bila satu trilyun dalam pecahan lembar satu dollar ditumpuk satu diatas yang lainnya, maka tumpukan ini tingginya akan mencapai tinggi dua kali tinggi Mount Everest. Sementara itu deretan lembar satu Dollar senilai satu trilyun Dollar akan dapat melingkari bumi hingga 3.882 kali.
Dapat anda hitung sendiri berapa banyak diperlukan lembaran Dollar untuk menghitung GNP Amerika Serikat yang 6 Trilyun Dollar, atau GNP Jepang yang 4,5 Trilyun Dollar bila menggunakan uang pecahan satu dollar.

Kata Bijak
Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan; tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian. (Francis Bacon).

Artikel  ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Di Atas Langit Ada Langit, Itulah Yang Kurasakan

December 14, 2016
Entah mengapa diriku ini selalu haus dengan ilmu dan tantangan, semenjak saya mengenal dunia internet saya begitu banyak mengenal orang hebat dan diriku ini selalu berusaha untuk menyamainya, tapi setelah ku sudah bisa menyamainya ternyata ada yang lebih hebat lagi darinya, mungkin inilah namanya Di Atas Langit Ada Langit.
Di Atas Langit Ada Langit, Itulah Yang Kurasakan

Semenjak saat itu aku merasa masih rendah dan terus perlu belajar dan belajar.

Melihat postingan orang lain yang berkualitas aku sangat suka sekaligus aku iri juga ingin seperti meraka sebut saja tulisan para-para blogger hebat, seperti Eko Prasetyan. Tulisan ia sangat mudah di baca dan di pahami sudah layaknya tulisan para wartawan profesional.

Inilah salah satu artikel tulisannya yang membuatku takjub yaitu tentang Congratulation! To Ivhon Goblog, coba anda baca, betapa hebatnya tulisan dia.

Tidak hanya Eko Prasetyan saja blogger hebat, banyak sekali blogger hebat lainnya di luar sana seperti blogger blogspot yang banyak dari mereka menulis berdasarkan ide dan kata-kata mereka sendiri, sehingga menghasilkan tulisan yang Wooww :grin:, tidak seperti blogger kita yang kebanyakan mayoritas bloggernya copy paste (copy paste), hehe mungkin termasuk juga saya. :kiss:

Seringkali kita merasa telah melakukan segalanya dengan benar, menuntaskan semuanya dengan sempurna, tanpa cacat, tanpa cela.

Seringkali pula kita merasa bahwa kita adalah orang paling penting seantero jagat raya, yang dibutuhkan dimana pun kita berada atau kita merasa bahwa kita adalah orang hebat yang pantas dielu-elukan di atas singgasana kehormatan, dengan segudang kemampuan, dan berjuta hasil kerja yang pantas dibanggakan.

Benarkah demikian adanya.?

Sungguh, di atas langit masih ada langit, betapa pun berharganya diri ini, selalu ada yang lebih hebat, betapa pun berprestasinya diri ini, selalu ada yang lebih gemilang, betapa pun hebatnya diri ini, selalu ada yang jauh lebih cemerlang...

Adakah senyum ini tulus terpancar dari kalbu yang jernih? adakah doa ini tulus terucap dari keimanan yang suci? adakah dukungan ini terlontar dari bibir yang lurus dan bersih?

Sungguh, di atas langit masih ada langit, selalu ada cela diri pembatas kalbu agar tak terlalu melangit, selalu ada noda nurani tuk ingatkan diri agar tetap membumi, selalu ada cacat pikir tunjukkan kelemahan insan sejati...

Oke, pada postingan kali ini saya rasa cukupkan sampai disini saja, mungkin kalau kebanyakan nanti komentarnya cuma Nyimak Wae :evil:, sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Motivasi: Belajar Seumur Hidup

December 14, 2016
Bila anda menganggap bahwa anda sudah tak perlu lagi belajar selepas meraih ijazah sekolah, maka anda salah, bahkan salah besar, jika diberi nilai maka kesalahan anda tersebut di nilai dengan angka maka yang anda dapatkan adalah nol besar. :D

Dunia sedang berjalan semakin cepat. Manusia bekerja semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Anda memerlukan berbagai ketrampilan yang baru. Bukan hanya sebagai alat untuk meraih kemajuan. Namun untuk berada di suatu tempat, anda dituntut untuk tahu bagaimana menjaga posisi. Karena itu, jangan berhenti belajar.

Pelajarilah hal-hal baru dengan penuh antusias. Belajar berarti membuka diri anda pada dunia Yang Maha Luas ini. Belajar mengingatkan, sesungguhnya anda tak mungkin tahu semua jawaban. Belajar mengajarkan pelajaran terpenting dalam hidup, yaitu kerendahan hati untuk bertanya.

Memang benar, sarang burung Manyar tak mengalami perubahan sejak berabad-abad lalu. Mungkin, hingga berabad-abad ke depan. Juga benar, ikan Salmon mungkin takkan mengubah perjalanannya ke sungai air tawar untuk meletakkan telur-telur mereka. Namun, kehidupan manusia selalu berubah.

Bukan hanya dari tahun ke tahun, atau dan bulan ke bulan. Tetapi, dari hari ke hari. Manusia akan menemukan cara-cara terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha Besar untuk dimengerti dalam seumur yang fana ini. Anda tidak harus mengetahui semua jawaban. Namun, anda harus berusaha tahu apa yang terbaik bagi hidup anda. Untuk itu anda harus belajar seumur hidup anda.

Tambahan Motivasi:
Anda Tidaklah Sendiri

Kesepian anda bukan karena tiadanya orang di sekitar anda, namun karena tiadanya seseorang di hati anda. Anda dapat kehilangan saat-saat yang berharga. Yaitu ketika anda suatu saat merasa enggan untuk memberikan bantuan pada orang yang membutuhkan. Saat mengulurkan pertolongan, tanpa sadar anda menjalin hati anda dari hati orang lain dengan dawai emas yang tak tampak. Dawai itu bernama persaudaraan. Semakin banyak anda menjalin dawai semakin jauh hati anda dari kesepian. Karena dawai-dawai tu akan mendentingkan nada nada yang memenuhi dan menghibur jiwa.

Bangkitlah dan tebarkan uluran tangan anda. Segaris senyum dan tatapan mata yang bersahabat cukup untuk membangunkan bahwa anda sama sekali tidak sendiri.

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Indoboclub Diduga Telah Scam

December 14, 2016
Apa kabar kawan-kawan blogger, pada baik saja bukan?.

Kabar buruk menimpa bagi seluruh member IBC yang mana web sedang error dan diduga uang investasi telah dibawa kabur oleh adminnya. Para memeber IBC beramai-ramai melaporkan penipuan ini kepada pihak berwenang.

Bisnis IndoBoClub adalah bisnis online yang berjalan dengan mengadakan Investasi untuk memutarkan uang nya di tranding forex. Dari bukti awal terlihat penipuannya dari sistem yang namanya AC (Auto Compound) dengan sistem AC ini IndoBoClub berusaha menyaring banyak investor-investor di Indonesia. Profit yang diterapkan dalam AC ini 600%-700% dari total Investasi dibayar 100 hari kemudian (dihitung hari kerja). Apa itu masuk akal dengan investasi segitu dapat profit besar? Jangan tergiur dulu kalau belum ada bukti dari pihak yang menyediakan investasi.
Indoboclub Diduga Telah Scam

Dari awal ada sistem AC kalau tidak salah pada bulan Juli/Agustus. Dan bulan November seharusnya ada pembayaran Profit. Apa hasilnya dengan Profitnya? Investasinya ternyata dibawa kabur oleh admin. Dan belum ada berita yang pasti dari pihak IndoBoClub tersebut.

Memang sial sih :D, tapi apa boleh buat semua uang yang di investasikan raib entah kemana, lapor polisi apakah uang kembali?. Admin sudah menghilangkan seluruh jejaknya dan saya kira biarkan tuhan yang mengazabnya nanti di dunia maupun di akhirat, di dunia mungkin bisa selamat dari kepungan polisi tapi di akhirat tidak bisa dari tuhan.

Saya sebagai blogger ikut prihatin juga terhadap korban-korbannya IBC yang merasa telah dirugikan baik materil maupun moril termasuk saya sebenarnya juga tertipu. :cry:. Untuk diketahui IBC bukanlah pertama kali saya tertipu berbisnis online, jadi bagi saya itu hal biasa (tidak terlalu terkejut sih tapi hanya saya tidak menyangka IBC akan scam secepat ini), karena dalam berbisnis itu pasti ada rugi dan untung, walaupun saya selalu rugi sih :mrgreen:.

Ya sudahlah, baca artikel saya yang lain tentang Saya Galau Tingkat Dewa yang berhubungan dengan IBC ini untuk membaca lanjutan curhatan saya J.

Untuk selanjutnya mungkin saya akan kembali aktif dalam dunia Blogger.

Untuk itu tetaplah disini... :ranger:

Motivasi: Satu Langkah Ke Depan

December 13, 2016
Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, daripada tidak bergerak sama sekali.
Dalam hidup kita sering merasa buntu hanya karena kita ingin mengambil satu langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Akibatnya, masalah kita jadi terlihat besar sekali, kompleks dan tak terselesaikan. Hasilnya, anda hanya termenung dan tidak bergerak.

Motivasi Satu Langkah Ke Depan

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan anda. Tidakkah lebih memungkinkan bagi anda untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang berusaha menelan semua masalah sekaligus. Satu langkah kecil demi satu langkah kecil, asalkan anda tidak berhenti, adalah cukup, karena anda masih memiliki hari esok dan masih ingin bergerak maju. Dan bukan berhenti.


Tambahan Motivasi:
Mempertaruhkan Hidup

Di depan para muridnya, seorang guru menceritakan pengalaman bertemu dengan seorang veteran prajurit mantan penerbang Perang Dunia Il. Pada suatu hari, prajurit tersebut harus menerbangkan ratusan pekerja rodi dari Cina untuk menggarap proyek jalan lintas hutan di Myanmar.

Jarak tempuh penerbangan tersebut cukup jauh dan lama. Untuk menghilangkan kebosanan sekaligus memanfaatkan waktu luang, para pekerja itu bermain judi dengan kartu. Awalnya mereka bertaruh dengan uang dan harta yang melekat di badannya. Nah, semakin lama lantaran tidak ada lagi yang dipertaruhkan, mereka bertaruh dengan hidupnya. Yang kalah harus terjun ke luar pesawat tanpa menggunakan parasut. Bayangkan!.

“Alangkah mengerikan dan kejamnya mereka!’ teriak seorang murid mendengar cerita tersebut. “Memang, benar” jawab Guru, “Tapi dengan begitu justru permainan menjadi semakin asyik!”.
Kemudian ia melanjutkan bicara, “Engkau baru bisa mensyukuri hidup bila pernah  mempertaruhkannya.”

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Motivasi: Singkirkan Ketakutan

December 13, 2016
Jalan keberhasilan ini adalah milik anda. Pada saat anda menyadari bahwa anda bertanggung jawab penuh atas segala sesuatunya, dan anda tak menemukan alasan apa pun untuk menyalahkan orang lain, di saat itulah anda menemukan jalan anda sendiri. Di saat itulah anda menyadari kebebasan dan hilangnya ketakutan. Hanya anda yang mampu memikul hidup anda, bukan orang lain.

singkirkan ketakutan

Bila anda menganggap hidup adalah suatu tugas, tunaikanlah. Bila anda menganggap hidup adalah beban, pikullah. Bila anda menganggap hidup adalah harta karun yang tak terhingga, berbagilah. Kerjakan yang terbaik dari diri anda. Tujuan hidup akan anda temukan di saat anda menjalani perjalanan anda. Dan yang terpenting, anda tak kan menemukan apa-apa bila diam tak melakukan sesuatupun.

Tahukah Anda.
Dulu, orang Amerika sangat takut terhadap buah tomat, dan menganggapnya beracun serta tidak bisa dimakan, karena tomat masih sekeluarga dengan kecubung.

Namun tentu saja itu tidak berlangsung terus. Keadaan berubah setelah seorang dokter asal Virginia bernama Dr. Siccary di tahun 1733 berani ‘menantang maut’ dengan memakan beberapa buah tomat di depan orang banyak. Masyarakat Amerika kemudian menjadi percaya bahwa tomat tidak beracun dan bahkan memiliki rasa nikmat. Di masa kini Amerika Serikat adalah produsen dan konsumen tomat terbesar di dunia.

Kata Bijak.
Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda takkan bisa meloncati sebuah jurang dengan dua lompatan kecil. (David Lloyd George)


Tambahan Motivasi:
Masalah Adalah Tantangan

Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Masalah adalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan di balik setiap masalah.

Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk kesuksesan anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah masalah sebagai hadiah.

Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika induk elang tersebut melempar anaknya dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku. Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang.

Begitulah halnya dengan anda, bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak kan menjadi seseorang yang sejati.

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Kisah Sebuah Batu Kusam

December 13, 2016
Suatu ketika seorang pengrajin batu berjalan di gunung yang sangat gersang dan melihat seonggok batu dengan warna coklat kusam yang telah diselimuti oleh lumut dan kenampakan luarnya relatif lapuk. Kemudian dengan sekuat tenaga sang pengrajin tersebut mengayunkan godamnya mengenai batu hingga mendapatkan bongkahan batu sebesar kepala, dan mulai terlihat warna asli dari batu tersebut adalah putih.
Dibawanya batu itu ke rumahnya, dipotongnya dengan menggunakan gerinda (alat pemotong batu), hingga percikan api hasil gesekan dengan batu itu sesekali terlihat. Dihaluskannya permukaannya yang kasar dari batu tersebut dan dipoles.

Kisah Sebuah Batu Kusam

Siang dan malam, ia berusaha membuat sebentuk batu penghias cincin, dari warna batu yang putih dan kasar, berangsur-angsur menjadi putih, mengkilap dan licin Pengrajin tersebut tahu betul kesempurnaan bentuk sebuah batu penghias cincin, akhirnya terciptalah sebuah batu yang bernilai.

Renungan:
Sebenarnya alam memberikan berbagai pelajaran buat kita. Kita adalah sebongkah batu, kondisi lapuk, berlumut dan rapuh adalah kondisi kita yang tidak mampu melawan cobaan.

Pukulan godam, gesekan gerinda, percikan api, polesan amplas adalah gambaran dan cobaan yang datang untuk menempa kita.

Terkadang kita menolak cobaan yang datang, tetapi sebenarnya cobaan tersebut adalah sarana yang datang dari Sang Pencipta untuk membentuk kepribadian kita sehingga kita bisa terlihat bersinar.

Sekarang mari kita pikirkan, dimanakah posisi kita?. Apakah kita seonggok batu yang tidak berharga?. Ataukah kita seonggok batu yang sedang mengalami proses menjadi sebuah batu penghias cincin yang memiliki nilai yang mahal?.


Tambahan Motivasi:
Melawan Diri Sendiri

Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. Berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menambat diri di tempat start.

Jerih payah untuk mengalahkan orang lain sama sekali tak berguna. Motivasi tak semestinya lahir dari rasa iri, dengki atau dendam. Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati, yang tak mungkin diraih lewat niat yang ternoda.

Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain, akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahkan recordnya sendiri tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak. Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawannya. Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri.

Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang 1ain. Karenanya, ia tak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dan kekalahan diri sendiri.

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Motivasi: Rasa Sebuah Ketulusan

December 13, 2016
Seorang teman karib menghampiri meja kerja anda, dan memungut sebatang pensil yang patah. Pintanya, “Boleh aku pinjam ini?” Anda yang sibuk hanya menengok sekelebat dan berkata, “Ambil saja.” Setelah itu anda lupa akan kejadian itu selamanya. Padahal bagi teman anda, pensil patah itu amat berharga demi pengerjaan tugasnya.

Motivasi Rasa Sebuah Ketulusan

Tahukah anda bagaimana “rasa” sebuah ketulusan? Setiap dan kita pasti pernah memberikan sesuatu dengan setulus murni. Namun, tidak banyak yang mampu memahaminya. Karena ketulusan bukanlah rasa, apalagi untuk dirasa-rasakan. Ketulusan adalah rasa yang tak terasa, sebagaimana anda menyilakan teman dekat anda mengambil pensil patah anda tiada setitik pun keberatan. Tiada setitik pun permintaan terima kasih. Tiada setitik pun rasa berjasa. Semuanya lenyap dalam ketulusan. Sayangnya tidak mudah bagi kita untuk memandang dunia ini seperti pensil patah itu. Sehingga selalu ada rasa keberatan atau berjasa saat kita saling berbagi. Sayangnya tidak mudah juga untuk bersibuk-sibuk pada keadaan diri sendiri, sehingga pensil patah pun tampak bagai pena emas. Jangan ingat-ingat perbuatan baik anda.

Kebaikan yang anda letakkan dalam ingatan bagaikan debu yang tertiup angin.


Tambahan Motivasi:
Merasakan Keindahan

Bukalah mata anda. Apa yang anda lihat?. Sekumpulan orang yang sibuk berjalan dan bergumam tak menentu?. Lihatlah wajah mereka?. Wajah yang muram, ketus?. Raut muka yang curiga, atau bahkan tak berekspresi?. Namun, tidakkah anda perhatikan, ada seseorang yang tersenyum kepada anda? Lihatlah sekali lagi. Coba, lebih teliti kali ini, tidakkah anda melihat pohon-pohon yang melambai, menyampaikan salam kepada anda ?.

Sekarang, konsentrasikan pendengaran anda. Apa yang anda simak? Keriuhan? Bisik-bisik dan pergunjingan? Orang dengan HP yang berjibaku dengan keberisikan? Orang yang mengumpat dan mencaci? Suara-suara radio yang memekakkan telinga? Tenang. Renungkan sejenak. Tidakkah anda menyimak, ada senandung doa dan burung-burung kecil, yang menyanyikan lagu pagi hari? Atau, sebuah irama dan serangga kecil yang membisikkan lagu tidur di kala malam ?.

Lalu, tarik nafas anda dalam-dalam. Ada aroma yang memualkan? Tenang. Hirup lagi lebih dalam. Berkonsentrasilah saat ini. Tidakkah anda merasakan semerbak keharuman yang menyuburkan bunga-bunga ?.

Coba rasakan indera yang ada di kulit anda. Lembab? Udara yang penat? Tenang. Cobalah sekali lagi. Tidakkan anda pernah rasakan kesejukan yang membuat anda nyaman. Rasakanlah kesejukan udara dingin itu. Rasakan juga kehangatan udara yang hadir di saat terik. Rasakan, kehangatan matahari yang menyinari layaknya selimut malam.

Teman, akan selalu ada keindahan dalam setiap gerak kita. Selalu ada kesejukan dan kehangatan yang tercipta di sekitar kita. Fokuskan semua indera itu pada kebaikan. Dan anda akan merasakan keindahannya.

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.

Motivasi: Kesempatan Terbaik

December 12, 2016
Kesempatan adalah waktu; karena ia hanya datang sekali. Kesempatan adalah peluang; karena anda dapat mengambil atau mengabaikannya. Kesempatan adalah keluasan; karena ia membuka jalan-jalan baru di masa depan. Di hadapan anda berjajar pintu-pintu kesempatan tak terhingga yang terbuka lebar. Anda hanya bisa memilih satu dan tak ada jalan kembali. Karenanya, putuskanlah yang terbaik bagi anda. Nasib tidak memihak pada siapa-siapa; melainkan pada keputusan anda.

Motivasi: Kesempatan Terbaik

Kata pepatah; matahari pagi takkan terbit dua kali untuk membangunkan orang yang tertidur nyenyak. Kesempatan pun takkan mengetuk dua kali agar anda mau membukakan pintu keputusan anda. Bila, toh ia datang lagi, ia menampakkan wajah yang berbeda. Dan, kesempatan terbaik yang anda miliki adalah hidup yang hanya sekali ini. Pergunakanlah bukan hanya sebaik-baiknya; namun yang terbaik-baiknya.


Tambahan Motivasi:
Kesombongan Diri

Budi, seorang anak laki-laki SD kelas 3 baru saja memenangkan sebuah medali sebagai pembaca terbaik di kelasnya. Karena terbuai oleh kesombongan, ia menyombongkan diri dihadapan pembantu di rumahnya, “Bibi, coba lihat medali ini, jika mau Bibi harus dapat membaca sebaik saya” Pembantu itu mengambil buku, memandangnya, dan akhirnya berkata dengan terbata-bata, “Nak Budi, saya tidak bisa membaca.”

Sombong seperti burung merak, anak kecil itu lari ke ruangan keluarga dan berteriak kepada ayahnya, “Yah, Bibi tidak bisa membaca, sedangkan saya meski baru berumur 8 tahun, saya sudah dapat medali untuk kehebatan membaca. Saya ingin tahu bagaimana sih perasaannya, memandang buku tapi tidak bisa membaca”

Tanpa berkata sepatah pun, ayahnya berjalan menuju rak buku, mengambil satu buku, dan memberinya ke Budi dan berkata, “Bibi merasa seperti ini.” Buku itu ditulis dalam bahasa Jerman dan Budi tidak bisa membaca satu kata pun. Kemudian ia sadar bahwa ia tidaklah orang yang paling hebat dalam hal membaca.
Anak laki-laki itu tidak akan pernah melupakan pelajaran itu sekejap pun. Bila perasaan sombong datang, dia dengan tenang akan mengingatkan dirinya, “Ingat, kamu tidak bisa membaca dalam bahasa Jerman”.

Artikel ini dibuat berdasarkan referensi dari email motivasi_net@yahoogroups.com, semoga dapat memotivasi dan menambah wawasan anda.