Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Spesifikasi Komponen Server Untuk Aplikasi Jaringan Komputer

December 13, 2017
Komponen Server Untuk Aplikasi Jaringan Komputer
Spesifikasi  komponen  server  sedikit  berbeda  dengan  komputer  desktop,  yang  perlu  kita perhatikan saat membangun komputer server adalah kecepatan transfer data dan proses. Kecepatan  transfer  data  dipengaruhi  oleh  lebar  jalur  data  motherboard,  kapasitas  memor y, cache  perangkat  keras  dan  bandwidth  perangkat  jaringan  LAN  Card.     Kecepatan  proses dipengaruhi oleh jenis prosessor dan frekuensi CPU.

Gambar dibawah ini menunjukkan  bagian  terpenting  komponen  komponen   server.  Kita  memilih komponen server dengan pertimbangan  kecepatan transfer data, kecepatan proses data danbandwidth maksimum transfer data yang melalui jaringan LAN (Local Area Networking).

Spesifikasi Komponen Server Untuk Aplikasi Jaringan Komputer

Server pada dasarnya memiliki karakteristik yang agak berbeda dari PC Desktop, Walaupun pada dasarnya menggunakan teknologi yang sama.

• Processor Intel Xeon seri 3000, 5000 dan 7000
Saat ini processor Xeon lebih baik untuk digunakan untuk server. Processor Xeon menggunakan socket LGA 755 dan mendukung konfigurasi Dual Processor (DP) dan multi Processor (MP). Seri Xeon 7000 merupakan processor lama yang masih meenggunakan socket lama (socket-604). Bagi Anda yang membutuhkan komputasi yang berat, dapat memilih intel itanimum2 yang mulai dijual retail.

• Motherboard Intel
Motherboard Intel memiliki dua tipe, yaitu Dual Socket (untuk dua processor) dan single Socket (satu processor). Motherboard server rata-rata menggunakan kode “S” di  depannya. Contoh S5000xxx (untuk Xeon 5000 dual), S3000xx (untuk Xeon 3000 single). Utnuk motherboard non-Xeon biasanya tidak menggunakan kode 5000 atau 3000 di atas, namun seri S975XBX2 (untuk processor Core 2 Duo) dan X38ML (untuk Core 2 Quad)

• RAM Memory
RAM menggunakan DDR1/DDR2/DDR3 ECC Registered atau FBDIMM. Visipro sudah memiliki varian produk ini. Kapasitas yang dianjurkan untuk server adalah minimal 1 GB (dengan 2x 512MB in Dual Channel). Kapasitas rata-rata sebuah server board adalah 4 GB – 16 GB.

• Harddisk SATA, SCSI, atau SAS
Seagate baru saja merilis HDD SATA khusus untuk server yaitu Barracuda ES yang dapat beroperasi 24-jam x 7 hari tanpa henti. Alternatif lain adalah menggunakan SCSI Seagate cheetah 10K dan 15K (68-pin dan 80-pin). 

Jika ingin menggunakan HDD berukuran 2.5” (Notebook) dengan teknologi SCSI, dapat menggunakan Seagate Savvio. Antarmuka HDD yang belakangan berkembang adalah SAS (serial Attached SCSI) yaotu SCSI berbasis teknologi serial. SAS kompatibel dengan SATA (tapi SATA tidak kompatibel dengan SAS). Seagate sudah merilis versi ini, yaitu Cheetah SAS.

• RAID Controller
Hampir semua MB server mengadopsi konfigurasi RAID pada sistemnya, seperti RAID 0, 1, 5, dan 10. Konfigurasi RAID ini umumnya berjalan di HDD SATA dan SAS. Tapi mungkin untuk linux masih lebih gampang menggunakan software RAID.

• Dual Ethernet Port
Perbedaan yang paling nyata antara MB server dan Desktop adalah pada jumlah port LAN yang disediakan. Server selalu menggunakan dual port, di mana port 1 digunakan untuk koneksi router, dan port 2 digunakan untuk koneksi ke Hub/Switch. Pada PC Desktop yang dijadikan server, biasanya digunakan LAN card PCI tambahan. Bagi anda yang cukup pengalaman dapat mengaktifkan load balancing agar beban server dapat maksimal dan seimbang di antara dua LAN card tersebut.

• Power Suply
Server menggunakan power suply khusus dengan daya yang cukup besar. Ini dikarenakan kebutuhan perangkat sever memang lebih besar dari pada PC Desktop. Selain itu, konektor power ke motherboard juga biasanya menggunakan jumlah pin socket yang berbeda, yaitu 24-pin dan 8-pin tambahan (desktop menggunakan 24-pin dan 4-pin tambahan). Kapasitas power suply server berkisar antara 500-800 watt. Selain itu, server tipe tertentu (high end) biasanya menggunakan fitur REDUNDANT, yaitu dua buah power suply yang mati, maka satunya dapat mem-backup sehingga server tidak perlu dimatkan (power-off).

• Chasis
Server mengenal dua tipe chasis, yaitu PEDESTAL dan RACKMOUNT. Pedestal serupa denganchasing tower pada PC Desktop, yaitu dengan posisi berdiri. Rackmount merupakan chasing dengan tipe tidur (biasanya berbentuk pipih dan tipis). Rackmount dipasang pada rack server khusus sehingga dapat diintal lebih dari satu stack (tumpukan). Pengembangan dari rackmount adalah BLADE Server, yaitu server densitas tinggi yang dibentuk dari beberapa server yang disusun secara vertikal bertumpuk (seperti roti tawar yang dipotong). Blade server umumnya dibutuhkan oleh perusahaan dengan kapasitas besar dengan fungsi server yang berbedda-beda.

Tips dalam Memilih Aplikasi untuk Server
Dalam memilih aplikasi untuk server, maka terlebih dahulu harus diketahui jenis-jenis aplikasi yang dibutuhkan oleh calon pengguna jaringan.  Aplikasi Server adalah aplikasi komputer yang berfungsi melayani permintaan akses dari komputer klien. Beberapa aplikasi untuk server dapat dikategorikan dalam beberapa keperluan, yaitu:

1. Sebagai penyedia/penunjang  layanan aplikasi jaringan komputer, seperti DNS Server, Web Server, Mail Server, Database Server  dan aplikasi server  lainnya  yang menunjang  layanan apikasi jaringan.

2. Sebagai    pengelola    lalu   lintas   jaringan    (traffic),    seperti   routing,   monitoring    traffic jaringan/network management sistem (NMS). 

Tips Memilih Sistem Operasi untuk Server Jaringan Komputer

December 12, 2017
Sistem operasi adalah aplikasi yang berfungsi menghidupkan semua perangkat keras komputer dan  sebagai  penerjemah  perintah  pengguna  ke bahasa  mesin.  Sistem  operasi secara  umum dalam  penggunaannya  mencakup  fungsi layanan  Stand Alone  dan network  (jaringan).  

Sistem operasi  jaringan,  baik yang  komersial  maupun  open  source mempunyai  keunggulan  masing - masing  dalam  pelayanan  fungsi jaringan maupun aplikasinya.  Banyak sistem  operasi jaringan yang tersedia menuntut kejelian dari implementor untuk memilih sistem operasi yang sesuai dengan konfigurasi server aplikasi yang akan diterapkan.

Dalam memilih sistem operasi jaringan untuk mendukung layanan yang akan disediakan, perlu dipertimbangkan beberapa hal, diantaranya :

1. Cara instalasi sistem operasi jaringan, berbasis text atau berbasis grafis.

2. Dukungan sistem operasi terhadap aplikasi yang akan dibangun. Misalnya, dukungan penuh Linux untuk membangun aplikasi server web dengan menggunakan Apache dan sql.

3. Dukungan  sistem  operasi  untuk  instalasi  aplikasi  dengan  jenis  file  tertentu,  misalnya dukungan Linux untuk instalasi Apache.tgz atau bahkan pada sistem operasi tersebut sudah tersedia modul dari aplikasi yang dimaksud sehingga tingga mengaktifkannya saja.

Untuk memilih sistem operasi dapat dipertimbangkan hal berikut:

Tips Memilih Sistem Operasi untuk Server Jaringan Komputer


1. Keunggulan Microsoft Windows Server
- Administrative Tools, dalam windows server 2003, administrative tools untuk melakukan adminitrasi   Terminal   Services   teah   diperbaiki   sehingga   relatif   lebih   mudah   daam menggunakannya.
- Percetakan, dalam printer Windows Server 2003-printer lokal dapat diintegrasikan secara otomatis melalui terminal server.

2. Keunggulan Linux Server
a. Kestabilan  sistem  yang  sangat  baik  jika  dibandingkan  dengan  sistem  operasi,  seperti Windows ’95, ’98, NT, waktu server hidup tanpa diboot (uptime) lebih lama.

b. Dalam kecepatan dan perangkat keras yang dibutuhkan pun Windows NT kalah dengan Linux.

c. Dari segi harga, Linux merupakan yang termurah, Anda hanya mengeluarkan biaya Rp. 50.000,- (tergantung harga CD di pasaran) dan itupun hanya ongkos mencopy CD karena sifatnya   “open   source”.   Dibandingkan   dengan   Windows   NT   dibutuhkan   sekitar $12,95/user ditambah lagi dengan biaya instalasi jika ingin mail server, web server, dan proxy server.

d. Tersedia  source  codenya  secara  bebas  sehingga  dapat  dibuka dan dipelajari  serta mendebugnya.

e. Aplikasi yang tersedia banyak dan dapat diperoleh secara gratis dan legal.

f. Dukungan perusahaan komersial, seperti Oracle, Netscape, IBM, Corel, Sun, Infomix dan Adaptec.

Cara Menetapkan Spesifikasi Server Jaringan Komputer

December 11, 2017
Menetapkan spesifikasi Server
Secara umum suatu mesin yang akan dijadikan server untuk apikasi jaringan maupun lalulintas jaringan, harus mempunyai spesifikasi teknis yang maksimal bahkan ideal untuk dapat melayani permintaan dari klien dengan tingkat kestabilan yang tinggi. Selain memiliki spesifikasi standard untuk perangkat  input dan output,  suatu mesin server  harus memiliki  spesifikasi  dari mesin pengolah datanya, terutama kapasitas kerja dari prosesor dan memori luar (RAM), yang bergantung dari sistem operasi dan aplikasi server yang akan membebaninya.

Cara Menetapkan Spesifikasi Server Jaringan Komputer

Prosesornya disarankan dari generasi terbaru yang mempunyai kapasitas cache maksimal. Selain itu,  perlu  diperhatikan  pula kapasitas  memori  eksternal  (RAM)  yang  menunjang  kinerja  dari prosesor, kapasitasnya minimal harus dapat melayani seluruh proses yang akan dilakukan oleh prosesor, agar sistem tidak mengalami kondisi  hang.

Jika dilihat dari fisiknya, server terbagi dua jenis, yaitu:

1. Dedicated  Server,  yaitu  mesin  yang  secara  khusus  dirancang  vendor,  baik  secara  fisik maupun fungsi untuk keperluan aplikasi tertentu. Mesin ini mempunyai spesifikasi yang maksimal sehingga dapat memberikan layanan terbaik bagi klien yang memanfaatkan layanannya.
2. PC  Server,  yaitu  komputer  PC  yang  difungsikan  sebagai  penyedia  aplikasi  jaringan komputer maupun pengatur lalu lintas jaringan komputer. Untuk fungsi ini, spesifikasi PC harus diperhatikan, sebab jika spesifikasinya kurang mendukung layanan yang disediakan maupun request dari klien, akan menghambat kinerja layanan server tersebut. Spesifikasi minimal dari mesin server biasanya satu tingkat di atas klien.

Pada penerapannya, server dapat difungsikan untuk penyedia layanan dan pengatur lalu lintas jaringan secara terpisah ataupun bersatu dalam satu mesin.

Pada saat menyusun konfigurasi suatu layanan pada jaringan komputer, dalam satu server dapat diberikan satu atau beberapa aplikasi. Penggunaan satu aplikasi pada satu mesin server dapat memfokuskan fungsi layanan server tersebut sehingga  dapat  memberi  kinerja  yang  cukup  tinggi.  Akan tetapi,  penggunaan  banyak  layanan  pada satu mesin  server juga  banyak  manfaatnya,  diantaranya  adalah  efisiensi perangkat dan integrasi layanan. 

Pada organisasi jaringan komputer berskala luas, sebaiknya mesin yang digunakan untuk layanan jaringan komputer menggunakan  Dedicated Server dengan pengkhususan fungsi dari penyediaan layanan masing-masing. 

Sementara untuk organisasi jaringan komputer terbatas, seperti  Local Area Network,  bisa saja mesin yang  digunakan  sebagai Server  menggunakan  PC Server, dan layanan aplikasinya pun dapat dibuat beberapa aplikasi pada satu mesin. Contohnya jaringan komputer sebuah Internet Café. Pada sistem ini, fungsi Billing Server dan fungsi layanan server lainnya  dapat disatukan  dalam satu mesin.  Hal ini dikarenakan  traffic Warung Internet tidak terlalu sibuk.

Sejarah Singkat Perkembangan Processor Sampai Sekarang

November 23, 2017
Sejarah Singkat Processor - PC didesain berdasar generasi-generasi CPU yang berbeda. Intel bukan satu-satunya perusahaan yang membuat CPU, meskipun yang menjadi pelopor diantara yang lain. Pada tiap generasi yang mendominasi adalah chip-chip Intel, tetapi pada generasi kelima terdapat beberapa pilihan selain chip Intel. 

Sejarah Singkat Perkembangan Processor Sampai Sekarang

Processor merupakan bagian sangat penting dari sebuah komputer, yang berfungsi sebagai otak dari komputer. Tanpa processor komputer hanyalah sebuah mesin dungu yang tak bisa apa-apa. Processor yang kita pakai saat ini sudah sangat cepat sekali. Tentu saja untuk mencapai kecepatan sampai saat ini processor tersebut mengalami perkembangan. Nah berikut perkembangan processor mulai dari generasi 4004 microprocessor yang di pakai pada mesin penghitung Busicom sampai dengan intel Quad-core Xeon.

Perkembangan processor diawali oleh processor intel pada saat itu hanya satu-satunya microprocessor yang ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen yang lain, sehingga user sudah bisa mendapatkan processor yang beragam.

- 1971 : 4004 Microprocessor
Tahun 1971 muncul microprocessor pertama Intel, microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

- 1972 : 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.

- 1974 : 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan

- 1978 : 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai processor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

- 1982 : 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untukprocessor sebelumnya.

- 1985 : Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah processor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004

- 1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

- 1993 : Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

- 1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Processor dirancang sebagai aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

- 1997 : Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

- 1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

- 1999 : Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processoryang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan fromfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

- 1999 : Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.

- 1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulanprocessor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus keprocessor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

- 2000 : Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubahfromfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

- 2001 : Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

- 2001 : Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

- 2002 : Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.

- 2003 : Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

- 2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

- 2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

- 2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

- 2005 : Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

- 2006 : Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core), 1.06GHz Front-side bus dan thermal design power (TDP).

- 2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).

- 2008 : Intel i7
Processor ini mempunyai code name Nehalem. Pada awalnya penggantian nama baru i7 membuat pelanggan setia intel cukup sulit mengingatnya. Beberapa keunggulan dari processor intel terbaru ini adalah:
1. Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi.
2. FSB (Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface.
3. Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor.
4. Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. 

- Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor), memory controller, dan cache berada dalam satu die. Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B (Socket LGA 1366). Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi  ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core. Processor i7 mempunyai 4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor.

Cara Kerja Processor dan Komponennya

November 22, 2017
Cara Kerja Processor
Prosesor (CPU disebut, untuk Central Processing Unit) adalah sebuah sirkuit elektronik yang beroperasi pada kecepatan suatu berkat clock internal untuk sebuah kristal kuarsa yang, ketika mengalami sebuah kismis listrik, kirim pulsa, yang disebut “puncak”.Clock speed (juga disebut siklus), sesuai dengan jumlah pulsa per detik, ditulis dalam Hertz (Hz). Dengan demikian, komputer 200 MHz memiliki jam yang mengirimkan pulsa 200.000.000 per detik. Jam frekuensi umumnya merupakan kelipatan dari frekuensi sistem (FSB, Front-Side Bus), yang berarti kelipatan dari motherboard frekuensi.
Cara Kerja Processor dan Komponennya

Dengan setiap puncak jam, prosesor melakukan tindakan yang sesuai untuk sebuah instruksi atau bagian daripadanya. mengukur yang disebut CPI (Siklus Per Instruksi)memberikan representasi dari rata-rata jumlah siklus clock yang diperlukan untuk microprocessor untuk mengeksekusi instruksi. Sebuah microprocessorâ € ™ daya sehingga dapat dicirikan dengan jumlah instruksi per detik yang ia mampu memproses CPI. MIPS(juta instruksi per detik) adalah satuan yang digunakan dan sesuai untuk prosesor dibagi dengan frekuensi.

Komponen Processor
1. CU (Control Unit)
CU merupakan unit pengendali. Fungsi utama unit penegendali ( CU) adalah mengambil, mengkode, dan melaksanakan instruksi sebuah program yang tersimpan dalam memori. Unit pengendali mengatur urutan operasi seluruh system. Unit ini juga menghasilkan dan mengatur sinyal pengendali yang diperlukan untuk menyerampakkan operasi, juga aliran dan instruksi program.

2. ALU (Arithmetic Logic Unit)
Unit ini berfungsi untuk melaksanakan operasi aritmatik serta operasi – operasi logika. ALU sering di sebut mesin bahasakarena bagian ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu unit arithmetika dan unit logika boolean yang masing-masing memiliki spesifikasi tugas tersendiri. Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.

Tugas lain dari ALU adalah melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan (¹ ), kurang dari (<), kurang atau sama dengan (£ ), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (³ ).

3.  Memory Unit (Unit Penyimpan)
Unit–unit ini mengandung program – program yang bersangkutan dan data yang sedang di olah. Memori ini bersifat sementara, biasanya di gunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.

Karakteristik Penting Processor
Berikut adalah faktor-faktor penting prosesor yang dapat menggambarkan karakteristik dari prosesor tersebut :
a. Clock Speed
Clock Speed adalah seberapa cepat Processor bekerja (memproses data) dalam waktu satu detik. Satuan Clock Speed saat ini adalah GigaHertz (GHz). Misalnya : Pentium 4 3.2 GHz artinya inti processor mampu memproses secepat 3.2 x 109 kali dalam waktu satu detik. Atau setara dengan kecepatan 3.2 miliar per-detik.

b. Front Side Bus.
Front Side Bus merupakan satuan kecepatan ketika data ditransfer ke Memory Utama (RAM) atau sistem komputer. Dengan kata lain, jika clock speed merupakan pengolahan internal processor maka FSB merupakan kecepatan ketika data dibawa keluar / masuk ke processor.

c. Cache Memory
Cache Memory merupakan memori khusus yg diintegrasikan pada inti processor. Memori ini berkecepatan tinggi (high speed memory) agar processor mendapatkan pasokan data dengan cepat. Kebanyakan processor memiliki L1 Cache dan L2 Cache, meski ada juga yang memiliki L3 Cache.

Perbedaan Processor Antar Generasi
Perbedaan tersebut antara lain adalah :
- Perbedaan Clock Speed.
- Perbedaan Besar Canche Size.
- Banyaknya Core dalam suatu processor.
- Processor Baru ( Generasi Ke 8 ) lebih sedikit mengkonsumsi Daya Listrik.
- Perbedaan pada banyaknya Bus system dan Bus Address.

Pegertian, Fungsi dan Jenis Processor

November 21, 2017
Pengertian Processor
Processor sering disebut sebagai otak dan pusat pengendali computer yang didukung oleh kompunen lainnya. Processor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer yang berfungsi untuk melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. 
Pegertian, Fungsi dan Jenis Processor

Processor terletak pada socket yang telah disediakan oleh Motherboard, dan dapat diganti dengan processor yang lain asalkan sesuai dengan socket yang ada pada motherboard. Salah satu yang sangat besar pengaruhnya terhadap kecepatan komputer tergantung dari jenis dan kapasitas processor. Prosesor adalah chip yang sering disebut “Microprosessor” yang sekarang ukurannya sudah mencapai Gigahertz (GHz). 

Ukuran tersebut adalah hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Merk prosesor yang banyak beredar dipasaran adalah AMD (Advanced Micro Devices), Apple, Cyrix VIA , IBM (International Business Machine), IDT, dan Intel. Bagian terpenting dari prosesor terbagi 3 yaitu Aritcmatics Logical Unit (ALU), Control Unit (CU), dan Memory Unit (MU)

Fungsi dan Jenis–Jenis Processor
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. 

Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. 

Data kemudian berjalan ke unit aritmatika dan logika (ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. 

ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai.

Fungsi, Bagian, Jenis dan Pengertian Mikroprosesor Menurut Para Ahli

November 14, 2017
Pengertian Mikroprosesor Menurut Para Ahli
Mikroprosesor adalah gabungan 2 kata yaitu mikro dan prosesor. Jadi, mikroprosesor adalah sebuah alat yang berukuran kecil yang digunakan untuk memproses data secara digital. Selain berukuran kecil, mikroprosesor memiliki kemampuan komputasi yang lebih rendah dibandingkan dengan komputer yang digunakan (Saputra, dkk. 2014).

Mikroprosesor adalah suatu komponen yang berbentuk chip IC (Integrated Circuit) yang terdiri dari beberapa rangkaian yaitu ALU (Arithmatic Logic Unit), CU ( Control Unit), dan Register. Mikroprosesor juga disebut juga sebagai CPU (Central Processing Unit) dan merupakan komponen yang sangat penting di dalam sistem komputer. Mikroprosesor berfungsi sebagai pusat untuk memproses data di dalam sistem komputer.
Fungsi, Bagian, Jenis dan Pengertian Mikroprosesor Menurut Para Ahli

Jenis dan Bagian Mikroprosesor
Bagian terpenting dari prosesor terbagi menjadi 3 yaitu:
1. Aritcmatics Logical Unit (ALU)
Aritcmatics Logical Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan "kerja" yang nyata.

2. Control Unit (CU)
Control Unit (CU), merupakan suatu alat pengontrolan yang berada dalam komputer yang memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan tempat penyimpanan didalam primary storage. Control unit juga bertugas memberitahukan kepada arithmatic logic unit mengenai operasi yang harus dilakukan, tempat data diperoleh, dan letak hasil ditempatkan Perangkat-perangkat alat proses bersertaperlengkapan.

3.Memory Unit (MU)
Memory Unit (MU), merupakan bagian dari processor yang menyimpan alamat-alamat register data yang diolah oleh ALU dan CU.

Mikroprosesor secara umum terdiri dari: ALU (Arithmetic Logic Unit), Control and Timing Unit, dan Array Register (Register Larik). ALU berfungsi sebagai bagian yang melakukan operasi aritmatik dan logika dalam memproses data. Bagian ini yang melakukan operasi bagian dalam mikroprosesor. Sedangkan Register Larik berfungsi untuk menyimpan data sementara hasil proses oleh mikroprosesor. Fungsinya hampir sama dengan piranti memori mikroprosesor dengan perbedaan bahwa: Memori berada diluar mikroprosesor sedangkan register berada didalam mikroprosesor, Memori diidentifikasi dengan alamat sedangkan register diidentifikasi oleh nama register oleh mikroprosesor. Bagian Timing & Control berfungsi sebagai pembangkit daur-waktu untuk antarmuka dengan peripheral pada bus alamat, data dan kontrol. Selain itu mengendalikan bus-bus tambahan lainnya seperti interupsi, DMA dan lain sebagainya, tergantung arsitektur mikroprosesor itu sendiri. Arsitektur mikroprosesor pada saat ini banyak ragamnya, mulai yang paling sederhana hingga yang komplek. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan tentang arsitektur mikroprosesor 8085.

Fungsi Mikroprosesor
Fungsi utama Mikroprosesor adalah sebagai unit yang mengendalikan seluruh kerja sistem mikroprosesor. Beberapa fungsi lain dari mikroprosesor, antara lain :
1. Mengambil instruksi dan data dari memori.
2. Memindah data dari dan ke memori.
3. Mengirim sinyal kendali dan melayani sinyal interupsi.
4. Menyediakan pewaktuan untuk siklus kerja sistem mikroprosesor.
5. Mengerjakan fungsi – fungsi operasi logika dan aritmetika dan masih banyak lagi

Arsitektur Mikroprosesor 8085 [Lengkap]

November 13, 2017
Apa itu Mikroprosessor 8085?
Mikroprosesor 8085 menyertakan semua fitur chip 8224 sebagai pembangkit clock dan chip 8228 sebagai pengontrol sistem sehingga meningkatkan level penyatuan sistem. Mikroprosesor 8085 jika disatukan dengan chip RAM 8156 dan ROM/PROM 8355/8755 akan menjadikannya sebuah sistem yang lengkap. Mikroprosesor 8085 menggunakan bus data multipleks dan membutuhkan dukungan chip 825X-5. Alamat terbagi dua menjadi bus alamat 8-bit dan bus data 8-bit. Pengunci alamat dalam chip memori 8155/8355/8755 menjadikannya dapat langsung berhubungan dngan mikroprosesor 8085. Keluarga mikroprosesor 8085 juga dikenal sebagai MCS-85. 

Mikroprosesor Intel 8085 merupakan mikroprosessor mikroprosessor kelanjutan dari mikroprosesor sebelumnya yang sangat sukses di pasaran, yaitu mikroprosesor Intel 8080A . Diberikan nama 8085 karena mikroprosesor ini merupakan mikroprosesor pertama Intel yang hanya memerlukan tegangan 5 volt . Mikroprosesor 8085 100% sesuai secara software dengan mikroprosesor 8080A dengan peningkatan kinerja sistem. Mikroprosesor 8085 awal dibuat berdasarkan teknologi NMOS dan kemudian versi “H” yang berdasarkan pada teknologi HMOS.

Arsitektur Mikroprosessor 8085
Mikroprosessor 8085 mempunyai 10 buah register yang dapat diisi oleh programmer secara langsung, dimana 6 buah register ini dapat disusun membentuk 6 buah register 8 bit atau 3 buah register 16-bit. 4 Register yang lain adalah merupakan register khusus yang disusun secara terpisah.

Diagram blok dari Arsitektur dalam dari Mikroprosessor 8085
Arsitektur Mikroprosesor 8085 [Lengkap]


1. Saluran Data, Alamat dan Kendali
Saluran Data terdiri dari 8-bit dimana saluran ini dibedakan atas saluran internal yaitu saluran yang terdapat didalam CPU dan saluran eksternal yang dihubungkan ke serpih-serpih pendukung lainnya seperti memori, peralatan I/O, dan sebagainya. Saluran ini berfungsi untuk mentrasfer data baik yang dikeluarkan maupun yang masuk ke Mikroprosesor (bi-direktional).

Saluran-saluran kendali eksternal yang terdiri dari RD, WR, ALE, SO, SI, IO/M , HLDA, Reset In, Reset Out. Saluran-saluran ini masing-masing satu jalur, yang berfungsi untuk mengendalikan peralatan memori, input-output dan juga merupakan saluran untuk mengendalikan kerja Mikroprosesor.

Saluran alamat terdiri dari 16-bit yang dibagi atas dua bagian yaitu AD0-AD7 yang merupakan saluran alamat byte rendah dan sekaligus saluran data, serta A8-A15 yang merupakan saluran alamat byte tinggi. Alamat rendah dimultipleksagar dapat berfungsi sebagai saluran alamat dan juga saluran data dimana keadaan ini dikendalikan oleh ALE. Saluran alamat terdiri dari 16-bit sehingga jangkauan alamat memori adalah sebesar 216 atau 65.536 lokasi alamat. Saluran data terdiri dari 8-bit, yang bearti CPU menerima, mengirim dan mengolah data sebanyak 8-bit secara serentak.

2. Pengendali dan Pewaktu (Timing and Control Unit)
Unit ini terdiri dari sebuah osilator dan sebuah pengendali pengurut. Osilator menghasilkan sinyal detak (clock) yang berfungsi untuk men-sinkronkan kerja CPU dengan register atau memori. Unit ini juga menghasilkan clokc untuk perangkat pendukung yaitu Clokc Out.

Pengendali–pengurut juga menghasilkan sinyal kendali yang diperlukan untuk pengendali internal maupun eksternal. Operasi pengedali-pengurut ini diatur oleh program-mikro yang terdapat dalam sebuah ROM/EPROM. ROM ini berisikan semua program-mikro yang diperlukan dalam eksekusi instruksi. Selama instruksi-mikro dibaca dari ROM kendali, sinyal-sinyal kendali disalurkan kepada bus-bus data internal dan eksternal. Efek yang ditimbulkannya adalah memindahkan data antar register, melaksanakan operasi aritmatik-logik, memasukkan atau mengeluarkan data dan sebagainya tergantung instruksi yang diberikan.

3. Unit Operasi Aritmatik dan Logika (ALU)
Sebagai operasi aritmatik dan logika dilakukan di dalam ALU. Operasi-operasi yang dapat dilakukan ALU adalah:
- Penjumlahan (Add), Penambahan satu (Increment)
- Pengurangan (Subtract), Pengurangan satu (Decrement)
- Logika OR, EX-OR, AND, dan NOT (Complement)
- Perbandingan (Compare)
- Pergeseran ke kiri atau ke kanan satu bit (Shift)
- Berputar ke kiri atau ke kanan (Rotate).

4. Register Mikroprosessor 8085.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Mikroprosessor 8085 mempunyai 10 buah register dimana register-register ini dibagi atas dua kelompok, yaitu : 
- General Purpose Register (Register Serba Guna)
- Special Purpose Register (Register Khusus).

a. Register Serba Guna ( General Purpose Register )
Dikatakan serba guna kerena pemakaian register ini bersifat umum. Susunan dari register-register ini seperti sebuah RAM kecil (8-bit atau 16-bit) di dalam CPU. Register ini dapat digunakan sebagai tempat penyalinan data sementara atau sebagai tempat penyimpanan hasil operasi mikroprosesor. Register serba guna ini terdiri dari 6 buah register 8-bit yang disebut dengan register B, C, D, E, H, dan L. Untuk pengoperasian 16-bit register ini dapat berpasangan menjadi pasangan register BC, DE, HL.

b. Register Khusus (Special Purpose Register)
Dikatakan khusus karena fungsinya secara khusus. Register khusus ini terdiri atas 4 bagian yaitu :
Akumulator, Register Bendera, Program Counter (PC), Stack Pointer (SP).
- Akumulator (Accumulator)
Akumulator disebut juga dengan Register A yang merupakan register yang amat penting, kerena register ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil setiap operasi aritmatik-logik dan juga sebagai tempat masukan untuk ALU.  Data bus internal yang dihubungkan ke ACC ini merupakan dua arah (bidirectional) yang bearti akumulator ini berpasangan dengan register Bendera (Flag).

- Register Bendera (Flag Register, F)
Register Bendera berfungsi sebagai indikator atau menyatakan keadaan dari hasil operasi ALU. Register ini terdiri dari 8-bit tetapi hanya 5-bit yang dipakai yaitu: Zero (Z), Sign (S), Parity (P), Carry (Cy) dan Auxilary Carry (AC).
- Program Counter (PC)
Pengeksekusian suatu program adalah pelaksanaan instruksi demi instruksi, dimana instruksi ini telah terlebih dahulu disimpan di dalam memori. Jadi untuk melaksanakan instruksi tersebut dibutuhkan suatu alamat yang menunjukkan lokasi penyimpanan instruksi tersebut di dalam memori. Alamat lokasi memori yang akan dituju ini diambil dari program counter. Program Counter ini merupakan register 16-bit, dengan demikian jangkauan alamatnya adalah 216 = 64 kByte.

- Stack Pointer
Stack merupakan bagian dari memori yang dialokasikan untuk menyimpan data dan alamat, misalnya saat instruksi PUSH atau CALL. Alamat awal dari stack ini ditandai oleh Stack Pointer. Stack dapat diakses dengan menggunakan program. Penumpukan data pada Stack ini mempunyai sifat LIFO (Last In – First Out). Pemindahan data dari register CPU ke Stack dapat dilaksanakan dengan instruksi PUSH dan yang sebaliknya adalah POP. Stack Pointer (SP) merupakan register 16-bit dengan demikian jangkauan alamat adalah sebesar 216 = 64 kByte.

5. Pengendalian Interupsi (Interrupt Control)
Mikroprosessor 8085 mempunyai 5 (lima) masukan untuk permintaan interupsi hardware yaitu : TRAP, RST, 7.5, RST 6.5, RST 5.5 dan INTR, dimana setiap interupsi ini mempunyai peringkat prioritas. Jika ada sinyal interupsi maka CPU akan mengeluarkan sinyal INTAL yang merupakan pemberitahuan bahwa interupsi tersebut dikenali dan kemudian CPU akan mengerjakan program dimana alamatnya sesuai dengan alamat vektor interupsi tersebut. Semua pengendali interupsi hardware dilaksanakan oleh unit kendali interupsi ini.
Interupsi TRAP merupakan interupsi Non-maskabel yaitu interupsi yang tidak dapat dihalangi sedangkan interupsi RST 7.5, RST 6.5, RST 5.5 merupakan interupsi maskabel yaitu interupsi yang dapat dihalangi.

6. Konfigurasi Penyemat Mikroprosessor 8085
Mikroprosessor 8085 dibuat dalam bentuk kemasan DIP (Dual-Inline Package) dengan 40 penyemat (Pin). Beberapa istilah yang berhubungan dengan konfigurasi penyemat ini adalah :
- Aktip Rendah, Aktip Tinggi:
Suatu penyemet disebut aktip rendah (Low) jika untuk mengaktipkan penyemat ini diperlukan logika 0, dan sebaliknya jika yang diperlukan adalah logika 1 maka penyemat ini disebut aktip tinggi (High). Aktip rendah ditandai dengan garis stirp atas.
- Input (masukan): suatu penyemat disebut sebagai input bila penyemat ini hanya berfungsi untuk menyalurkan data kedalam CPU.
- Output (keluaran) : Disebut sebagai output bila penyemat berfungsi hanya untuk mengeluarkan data keluar dari CPU.
- Input / Output (masukan / keluaran) : Dimana input / output bila penyemat tersebut berfungsi menyalurkan data ke dan dari dalam CPU.
- Tri-state (3-keadaan).
Ketiga keadaan ini adalah logik 0,1,dan keadan mengembang (floating) atau impedasi tinggi.

7. Diagram Waktu Kerja.
Dalam melaksanakan instruksinya setiap Mikroprosesor memerlukan suatu sinyal clock, damana besarnya frekuensi ini akan mempengaruhi kecepatan pelaksanaan dari suatu instruksi. Mikroprosesor 8085 A mempunyai range periode clock dari 320 ns hingga 2000 ns, dengan demikian CPU 8085 hanya memerlukan waktu sebesar 1,28 HS untuk melaksanakan instruksi ADD B(ADD B memerlukan 4T) jika periode T 320 ns.

Pelaksanaan suatu instruksi diatur oleh periode clock yang disebut dengan STATE (keadaan T) yang merupakan tahapan pelaksanaan instruksi. Urutan dari tahapan ini disebut dengan siklus mesin (M) yang masing-masing terdiri dari 3 keadaan t kecuali siklus 1 (M1) yang terdiri dari 4T hingga 6T (tahapan). Satu instruksi membutuhkan 1 hingga 5 siklus mesin, dimana kelima siklus ini disebut dengan nama M1, M2, M3, M4 dan M%

Cara Download, Instalisasi dan Menggunakan Aplikasi PGP Pada Komputer

October 08, 2017
Cara Download, Instalisasi dan Menggunakan Aplikasi PGP Pada Komputer

Cara download aplikasi pgp
Aplikasi atau Program PGP (Pretty Good Privacy) “International version” merupakan shareware dan dapat di download dari beberapa ftp server sebagai berikut :
- ftp://ftp.ifi.uio.no/pub/pgp/(primary)
- ftp://ftp.ox.ac.uk/pub/crypto/pgp/
- ftp://ftp.dsi.unimi.it/pub/security/crypt/PGP/
- ftp://ftp.informatik.uni-hamburg.de/pub/virus/crypt/pgp/

Program PGP tersedia dalam berbagai platform seperti MS-Dos, Macintosh, Unix, VMS, OS/2, Atari, dlsb. Untuk platform MS-Dos sendiri, terdapat dua jenis yaitu pgp263i.zip (16 bit) dan pgp263ix.zip (32 bit). Untuk versi 32 bit, terdapat perbedaan pada kecepatan proses enkripsi dan pembuatan key dibandingkan dengan versi 16 bit.

PGP juga tersedia sebagai freeware maupun sebagai paket komersil dalam berbagai versi yang dapat dioperasikan dalam berbagai sistem operasi  (DOS, Windows, UNIX, Mac). Program PGP dapat didownload gratis dari situs www.pgp.org atau www.pgpi.org.

Cara menggunakan aplikasi PGP pada komputer
1. Instalisasi PGP
Dalam melakukan instalisasi PGP pada komputer kita adalah mengambil progrmnya terebih dahulu melalui situs – situs yang menyediakan software PGP seperti diatas dan melalui FTP ke salah satu FTP Server di atas.

Adapun langkah – langkah yang dilakukan jika melalui FTP server adalah :
1. Penulis mengambil program PGP dengan platform MS-Dos yang bernama pgp263i.zip dan kemudian mengekstraknya dengan menggunakan program Unzip atau Winzip. Pada saat proses ekstraksi berlangsung, tentukan letak direktori yang akan ditempati oleh program PGP tersebut. Dalam contoh kali ini, penulis menggunakan direktori C:\pgp sebagai tempat penyimpanan program PGP. Setelah diekstrak, pada direktori c:\pgp akan muncul 5 buah file yaitu : readme.1st ; readme.usa ; setup.doc; pgp263ii.zip; pgp263ii.asc. File pgp263ii.zip diekstrak dengan menggunakan program Unzip atau Winzip dengan direktori yang sama  yaitu C:\pgp.  Nah, setelah ekstraksi di atas, program PGP siap dikonfigurasi.

2. Langkah selanjutnya adalah kita mengkonfigurasi program PGP tersebut melalui file config.txt.

3. Setelah file config.txt selesai diedit dan disimpan, maka selanjutnya kita mengkonfigurasikan parameter TZ dan path untuk program PGP. TZ ini kependekan dari Time Zone dan untuk WIB digunakan nilai GMT-7. Jika parameter TZ tidak diset maka PGP tidak akan beroperasi. Ada dua cara untuk mengkonfigurasi parameter tersebut.

I. Cara pertama, kita langsug ketikan perintah “set TZ=GMT-7” dan “set path=c:\pgp;%path%” pada prompt DOS.
C:\>SET TZ=GMT-7                               [Enter]
C:\>SET PATH=C:\PGP;%PATH%       [Enter]

II. Cara kedua, kita tambahkan kedua perintah di atas pada file AUTOEXEC.BAT sehingga setiap kali booting, komputer akan otomatis mengkonfigurasi parameter di atas.

Jika langkah-langkah di atas telah selesai dilakukan, maka instalasi program PGP telah selesai dan siap digunakan.

2. Penggunan PGP
PGP memiliki banyak argumen yang mendefinisikan setiap fungsi yang berbeda-beda. Untuk melihat keseluruhan argumen yang tersedia, gunakan perintah “pgp -h”. Langkah awal yang harus dilakukan adalah PGP perlu dikonfigurasikan terlebih dahulu. Langkah – langkah untuk melakukan konfigurasi dalam PGP , sebagai berikut :
1. Buatlah pasangan kunci, kunci publik dan kunci pribadi
2. Buatlah kunci publik
3. Tambahkan kunci publik penerima.

3. Membuat Pasangan Kunci
Perintah untuk menciptakan key baru adalah “PGP –kg”. Dalam membuat pasangan kunci , langkah – langkahnya sebgai berikut:
1. Definisikan tipe dari masing-masing kunci.
2. Definisikan algoritma dari masing-masing kunci
3. Tentukan ukuran kunci
4. Tentukan identitas publik untuk kunci pemakai
5. Tentukan validasi periode dari penandaan kunci
6. Tentukan Passphrase.

4. Membuka Kunci Publik
Kunci publik seharusnya ditukar diantara pengirim dan penerima sebelum mulai berkomunikasi. Kunci publik dapat dibuka di file teks dan didistribusikan ke penerima. Kunci publik tersebut dapat dibuka dengan perintah “pgp –kvc”.

Dengan demikian kita telah memiliki sebuah key dengan MPILIB key 1024 bit. Selanjutnya kita bisa mengekstrak public key kita sehingga bisa kita bagikan kepada orang-orang yang kita percaya. Perintah ekstraksi public key adalah “pgp -kxa userid keyfile”.
Nah, file yang berisi public key adalah ‘pubkey.asc’ dan siap dikirimkan melalui e-mail

5. Menambahkan Kunci Publik Penerima
Cara menambahkan publik key yang kita terima ke dalam koleksi publik yang kita miliki adalah dengan menggunakan perintah “pgp –ka keyfile”. Setelah melakukan konfirmasi kebenaran kunci publik, kita dapat menandai kunci tersebut. Ketika melakukan enkripsi terhadap file dengan menggunakan ID penerima, kita akan melihat peringatan tentang kebenaran kunci publik. Penandaan akan menghilangkan pesan peringatan selama proses enkripsi pesan. Sebuah kunci dapat ditandai dengan menggunakan perintah “pgp-ks userid”. Sedangkan Untuk melihat koleksi public key milik kita, gunakan kembali perintah “pgp -kvc”.

Cara Download, Instalisasi dan Menggunakan Aplikasi PGP Pada Komputer

6.  Cara mengenkripsi mail yang hendak dikirimkan
Salah satu cara adalah menjalankan prosedur diatas Kita buat isi mail kita ke dalam sebuah file teks. Kita enkripsi dengan menggunakan PGP. Kita perintahkan program e-mail untuk membaca dan mengirimkan file yang telah dienkripsi. Sesampainya di tujuan, penerima menyimpan isi mail yang masih terenkripsi ke dalam bentuk file. Penerima menjalankan program PGP untuk mendekripsi file tersebut. Hasil akhirnya adalah isi mail awal.


Setelah itu Mail ini masih dalam bentuk enkripsi. Kita terima dengan menggunakan program mail (Eudora, Pegasus, dll) kemudian kita simpan ke file “mail.asc”. Kita dekripsi mail tersebut dengan perintah “pgp keyfile”. Proses deskripsi telah selesai yang kemudian akan munculnya file “mail” kita yang dapat dimengerti.

Jenis - Jenis Piranti Pada Komputer

October 01, 2017
Jenis - Jenis  Piranti Pada Komputer

Pengelompokkan piranti input
PIRANTI INPUT  merupakan perangkat keras yang di gunakan oleh user atau pengguna untuk mengoprasikan komputer dan sebagai pintu masuk dari data yang akan di olah oleh piranti pemrosesan.

Jenis-jenis Piranti input computer :
o Mouse
merupakan alat bantu untuk memberikan perintah dalam memproses data atau mengedit data. atau di sebut juga suatu alat yang berguna untuk menggerakan kursor yang akan memberi perintah untuk di prosesdi piranti pemrosesan.
o Keyboard
merupakan alat untuk memasukkan data maupun perintah ke piranti pemrosesan untuk di proses, biasanya terdiri atas rangkaian huruf, angka, dan tombol fungsi lainnya
o Scanner 
merupakan alat Bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafic dan mengubahnya ke dalam bentuk digital.
o Joy Stick dan Games Paddle
Alat ini biasa digunakan untuk games komputer. biasanya berbentuk tongkat, sedangkan games paddle biasanya berbentuk kotak atau persegi terbuat dari plastik dilengkapi dengan tombol-tombol yang akan mengatur gerak suatu objek dalam komputer.
o kamera digital 
merupakan alat untuk membuat suatu data digital  yang bersifat audiovisual sperti fungsinya sebagai alat untuk merkam data berupa gambar atau foto dan merekam data berupa video.
o Light pen
adalah pointer elektronik yang digunakan untuk modifikasi dan men-design gambar dengan screen (monitor). Light pen memiliki sensor yang dapat mengirimkan sinyal cahaya ke komputer yang kemudian direkam, dimana layar monitor bekerja dengan merekam enam sinyal elektronik setiap baris per detik.

Pengelompokkan piranti process
Perangkat ini merupakan perangkat yang berhubungan dengan fungsi pemrosesan dalam komputer itu sendiri.

 CPU / Processor : merupakan singkatan dari central processing unit atau yang juga dikenal dengan istilah processor adalah bagian terpenting yang menjalankan sistem komputer. Bisa di ibaratkan sebagai otak pada komputer.
 Memori / RAM (random access Memory) :  Memori merupakan perangkat yang menyimpan proses kinerja komputer untuk sementara. Sehingga membuat pengaksesan data yang sama lebih cepat. Maka dari itu RAM besar berpegaruh pada kecepatan komputer.
 Motherboard :  Merupakan perangkat yang menghubungkan perangkat keras komputer antara satu dan yang lain.
 VGA Card (Video Graphic Array) : Biasa juga disebut kartu grafis yang berfugsi untuk memberikan tampilan berkualitas pada layar komputer. Biasanya setiap mainbord sudah memiliki VGA bawaan, namun untuk kualitas beresolusi tinggi yang jernih VGA Card sangat diperlukan.
 Power Supply:  berfungsi untuk menghantarkan aruslistrik sebagai pengontrol besarnya voltasi yang masuk ke komputer.
 Casing Unit: Merupakan tempat dimana semua perangkat disatukan.

Pengelompokkan piranti output device
Output device merupakan perangkat komputer yang memberikan output/keluaran, baik berupatampilan visual, suara, maupun tampilan cetak, dan lain sebagainya. Adapun yang termasuk output device adalah:

o Monitor/ Lcd Monitor : berfungsi untuk menampilkan proses komputer dalam bentuk visual/ gambar
o Speaker : befungsi untuk mengeluarkan suara dari komputer
o Printer : untuk mencetak pada media kertas, dan sebagainya

Pengelompokkan storage/penyimpanan
Peragkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan untuk menyimpan data-data komputer.

• Hardisk : Perangkat penyimpanan utama pada komputer, biasanya tampil di komputer dengan sebutad Drive :C, Drive D, dan seterusnya. Tergantung pembagian partisinya.
• Floppy Disk : Biasa dikenal dengan sebutan disket, merupakan penyimpanan luar pertama, sangat populer semasa sitem DOS, lotus123, sistem komputer jaman dulu. Sekarang sudah jarang dijumpai dan mulai tergantikan oleh CD/DVD dan Flashdisk.
• CD/DVD : Penyimpanan ekternal berbentuk piringan yang bisa menyimpan data.

• Flashdisk : Perangkat penyimpanan eksternal yang saatini paling banyak digunakan karena bisa menyimpan dan menghapus data.

Jenis Jenis Partisi Windows Dan Linux

September 28, 2017
Jenis Jenis Partisi Windows Dan Linux

Jenis jenis partisi windows
• FAT (File Allocation Table)
Merupakan tipe partisi yang sudah cukup tua, digunakan sebagai standar pada saat sistem operasi masih menggunakan DOS. Saat ini masih digunakan pada disket floppy untuk mengatur partisinya.

• FAT16
Perkembangan dari bentuk partisi FAT, dimana satu block data sekarang bisa menyimpan 16bit data. Tipe partisi ini digunakan pada Windows95 & Windows95C.

• FAT32
Merupakan pengembangan dari FAT16, dimana sekarang satu block data bisa menyimpan 32bit data. Tipe partisi ini pertama kali digunakan pada Windows98.

• NTFS (New Technology File System)
Sebuah tipe partisi baru yang pertama kali digunakan pada Windows2000 dimana tingkat keamanan dari penyimpanan file dioptimalkan. Versi Windows yang lebih rendah dari Windows2000 tidak dapat membaca tipe partisi ini.

Jenis-jenis partisi di Linux
Untuk Instalasi Linux, minimal dibutuhkan 2 partisi yaitu partisi root dan dan partisi swap, ada pun partisi yang lain nya anda bisa melihat berserta penjelasan dari partisi nya masing-masing :
1. Partisi root
Partisi root (dilambangkan dengan / – bedakan dengan /root), Partisi root ( / ) digunakan untuk menginstall sistem Linux, hampir sama dengan sistem windows yang biasanya ditaruh di drive C.

2. Partisi /swap
Partisi SWAP digunakan sebagai tambahan memori ketika RAM tidak mencukupi ketika sistem menjalankan suatu program. Besarnya Partisi SWAP biasanya 2x ukuran RAM. Jadi jika ram yang kita gunakan adalah 1gb maka besarnya Partisi SWAP adalah 2gb.

3.Partisi /home
Partisi /home diperlukan untuk menghindari kehilangan data saat sistem anda crash dan perlu di-reistalasi. Kondisi seperti diatas diasumsikan hardisknya hanya digunakan untuk satu OS (linux). Anda bisa mempergunakan file sistem Linux ataupun file sistem Windows untuk partisi ini. Partisi /home selain digunakan untuk tempat penyimpanan data User juga digunakan oleh beberapa program untuk meletakkan file konfigurasinya. Sesuaikanlah ukuran partisi /home dengan kapasitas harddisk.
Secara rinci, anda bisa saja membuat lebih dari dua partisi untuk GNU/Linux. Misalnya, partisi khusus untuk direktori /boot, /home, /usr, /bin, /var, /etc atau partisi tambahan lainnya. Tapi, bagi pemula, cukup membagi-nya menjadi 3 partisi saja. Partisi swap (1x RAM komputer, sesuaikan kapasitas memory ), partisi root (/) untuk bernaungnya direktori lain, dan partisi /home untuk menyimpan data-data.

4. Partisi /boot
Partisi boot digunakan untuk menyimpan file boot loader dan semua images dari kernel. Besar partisi untuk boot biasanya mempunyai nilai minimum 100MB.

5. Partisi /usr
Partisi /usr digunakan untuk menyimpan semua file binari dari linux yang diinstal, maka dari itu harus diberi ukuran yang cukup besar.

6. Partisi /chroot
Partisi ini digunakan untuk menyimpan komponen dari chroot,biasanya dibuat pada linux yang akan digunakan sebagai DNS server.

7. Partisi /cache
Partisi cache digunakan untuk menyimpan cache dari proxy server, misalnya squid. Jika linux tidak digunakan sebagai proxy server, bisa diabaikan.

8. Partisi /var
Partisi /var digunakan untuk menyimpan log file system, yaitu menyimpan semua perubahan yang terjadi pada sistem saat sistem berjalan normal.

9.Partisi /tmp
Partisi ini digunakan untuk menyimpan file temporary.

EXT3 adalah file system yang digunakan pada sebagian besar OS Linux. Pada file system maka setiap file akan memiliki suatu database mini, yaitu disebut dengan inode. Dimana di dalamnya berisi berbagai informasi seperti jenis file, hak akses, pemilik file, group pemilik file, besar file dan waktu perubahan.
/bin :berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh user biasa seperti   perintah ls (menampilkan isi dari suatu direktori, cd (untuk berpindah direktori).
/sbin : berisi program yang berisi perintah-perintah yang digunakan oleh super user seperti ifconfig (menampilkan informasi tentang kartu jaringan / network device yang terpasang pada mesin).
/etc           : secara umum merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan program yang terinstall di dalam sistem.
/mnt : berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.
/etc           : secara umum merupakan direktori tempat file konfigurasi berbagai macam service dan    program yang terinstall di dalam sistem.
/mnt : berisi informasi device yang terpasang (mount) di dalam komputer.

Sedangkan GNU/Linux mempunyai beberapa file system:
1. Ext 2 (2rd Extented)
EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem, file data disimpan sebagai data blok. Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem, besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs. Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok. Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode. Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file. Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik. Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode. Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

2. Ext 3 (3rd Extended)
EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:
a.Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.

3. Ext 4 (4rd Extended)

Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4 (dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.

Sejarah Perkembangan RAM Pada Komputer

September 27, 2017
Sejarah Perkembangan RAM Pada Komputer

1. Pada tahun 1987, RAM jenis FPM (Fast Page Mode) diperkenalkan. FPM merupakan bentuk RAM yang paling kerap digunakan dalam system komputer pada masa itu. FPM juga turut dikenali sebagai DRAM (Dynamic Random Access Memory) sahaja. FPM menggunakan modul memori SIMM (Single Inline Memory Module) 30 pin dan SIMM 72 pin.

2. Pada tahun 1995, perkembangan teknologi maklumat telah menghasilkan modul memori yang seterusnya iaitu EDO (Extended Data Out). EDO mirip dengan FPM, cuma ia diubahsuai sedikit untuk membolehkan akses memori berturutan berlaku dengan labih pantas. Ini bermakna ‘pengawal memori’ boleh menjimatkan masa dengan mengurangkan beberapa langkah dalam proses pengalamatan (addressing).

3. Pada tahun 1997 SDRAM diperkenalkan, dengan clock speed (kecepatan putaran) 66 MHz, SDRAM ini mampu menghantarkan data dengan kecepatan maksimal 533 MB/det. Lalu seiring dengan clock speed yang bertambah kencang, kecepatan pengantaran datapun menjadi semakin cepat. Untuk SDRAM dengan clock speed 133 MHz

4. Pada tahun 1999 RDRAM diperkenalkan, RDRAM lebih banyak ditujukan untuk atau user lain  yang memang sangat membutukan memory berkecepatan tinggi.Kualitas yang dimiliki oleh RDRAM mengakibatkan harganya sangat tinggi. Dan untuk mencarinya pun tidak semudah SDRAM atau DDR. RDRAM menggunakan modul yang disebut RIMM. Berbeda dengan modul yang dimiliki SRAM atau DDR yang menggunakan transfer data secara paralel pada data bus 64-bit. RDRAM menggunakan transfer data secara serial pada data bus 16-bit.RDRAM yang paling umum digunakan adalah RDRAM yang memiliki kecepatan 1,6 GB/det. RDRAM ini lebih dikenal dengan sebutan RIMM1600.Sedangkan RDRAM yang menggunakan data bus 16-bit saat ini sudah dapat mencapai kecepatan 2,4 GB/det (RIMM2400).Sedangkan untuk jenisnya, RDRAM ada dua macam yang pertama adalah yang bekerja pada data bus 16-bit dan yang kedua adalah RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit. Jika RDRAM yang bekerja pada data bus 16-bit memiliki jumlah pin sebanyak 184 pin dan diperuntukkan untuk sistem single-channel, maka RDRAM yang bekerja pada data bus 32-bit memiliki jumlah pin sebanyak 242 pin, dan diperuntukkan bagi sistem dual-channel. Serta satu lagi yang menjadi ciri khas dari RDRAM adalah adanya fasilitas yang dapat menjaga agar memory tidak panas.Sebenarnya dari performa mungkin tidak jauh berbeda, namun untuk beberapa sistem menggunakan RDRAM akan sangat mendukung terlebih lagi server.

5. Pada tahun 2000, DDR-SDRAM diperkenalkan. RAM ini merupakan inovasi daripada SDRAM di mana ia menjanjikan DDR yang kali pertama muncul, memang memiliki clock speed yang sama dengan SDRAM yaitu 100 MHz, tetapi meskipun sama kecepatan pengantaran datanya jauh lebih besar DDR. Hal ini disebabkan dalam satu putarannya DDR melakukan sekaligus dua pekerjaan (pengoperasionalan). Berbeda pada SDRAM yang hanya melakukan satu pengoperasionalan. Hasilnya: pada DDR dengan clock speed 100 MHz, data yang dihasilkan dapat mencapai 2,1 GB/det. Nilai inilah yang menjadi alasan mengapa DDR ini disebut DDR dengan tipe PC2100.
Sampai saat ini, nilai maksimal yang diakui oleh The JEDEC Solid State Technology Association, sebuah asosiasi yang bertanggung jawab tentang standar memory ini adalah nilai yang dimiliki oleh DDR400 PC3200, yaitu 3,2 GB/det. Padahal saat ini ada beberapa produsen RAM yang menawarkan RAM dengan kecepatan yang jauh lebih besar lagi. Seperti Corsair, Kingston, Mushkin, dan beberapa produsen lainnya sudah ada yang berani menawarkan DDR dengan tipe PC3700 dan PC4000 yang masing-masing sanggup menghantarkan data dengan kecepatan 3,7 GB/det dan 4 GB/det. Sayangnya, DDR ini masih sulit dicari di pasaran,khususnya di Indonesia.

6. Pada tahun 2004 di perkenalkanlah DDR2 SDRAM, Energi: DDR2 membutuhkan energi setengah lebih kecil dari energi yang dibutuhkan DDR biasa beroperasi, sehingga dapatmengurangipanaspadakomputer

7. Dual Core adalah penggunaan dua buah inti (core) prosesor dalam sebuah kemasan prosesor konvensional. Dual core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor tersebut.
Logikanya, menggunakan prosesor multi-core akan mempercepat perhitungan algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC. Diibaratkan, berpikir sebuah pekerjaan dengan menggunakan dua otak, tentunya pekerjaan itu akan lebih cepat selesai. Produsen prosesor terkemuka di dunia (Intel dan AMD), mengembangkan teknologi dual core ini karena tuntutan aplikasi-aplikasi yang semakin tinggi atas prosesor yang memiliki tingkat komputasi yang tinggi.

8. CORE 2 DUO Pada tahun 2006 di luncurkanlah Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga.
Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6×00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

9. QuadcoreAltair FX perlu F1207+ (29 Nov Inquirer)

AMD QuadCore akan diberi nama Altair FX, mengunakan paket F1207+ dan board  baru. Fitur CPU mengunakan dual 4×8 dengan HT3.0. Procesor juga memiliki L3 2MB,  DDR2 sampai 1066Mhz. Fitur HT3.0 memiliki peak 20.8GB/s sebagai generasi ke 2 dari I/O di PCIe Gen2.