Inilah 10 Kelemahan Keamanan PGP Untuk Email

Inilah 10 Kelemahan Keamanan PGP Untuk Email

Perkembangan teknlogi telah menciptakan suatu sistem pengiriman data sebagai alat untuk pertukaran informasi. Teknologi ini telah mempopulerkan  berkirim surat dengan sarana electronic mail atau disingkat e-mail. Bahkan kini berkirim surat melalui e-mail sudah mulai menggantikan surat melalui pos. Dengan banyaknya kebutuhan dan keefisienan waktu yang diperlukan untuk memperoleh informasi maka e-mail merupakan salah satu cara yang dapat membantu sehingga dapat mempermudah dan mempercepat penyampaian informasi.

Dengan semakin luasnya penggunaan e-mail dari urusan pribadi, rumah tangga sampai ke rahasia perusaan dan bahkan rahasia negara, maka orang – orang kini mempertanyakan sejauh mana e-mail dapat dipercaya untuk membawa informasi – informasi yang sensitif bagi kita. E-mail sangat mudah disadap, semudah orang membaca kartu pos. Dengan tool tertentu dan sedikit pengetahuan internet, penyadap akan mendapatkan berbagai e-mail sesuai dengan kepentingannya. E-mail dapat dibaca, digandakan atau dimanipulasi dengan mudah tanpa pengirim atau penerima mengetahui bahwa e-mail tersebut sudah dimanipulasi.

Menyadari kerawanan itu, beberapa ilmuwan telah melakukan cara untuk melindungi surat – surat elektronik (e-mail) dengan menggunakan Kriptografi dan protokol yang kuat. Bila seseorang ingin berkirim e-mail secara pribadi atau mengirim dokumen rahasia dimana tidak ingin ada orang lain yang membaca selain si alamat, melalui sistem PGP atau pretty good privacy ini, akan dapat membantu untuk melindungi e-mail tersebut. PGP sangat personal, PGP memberikan kemampuan menyandi e-mail pribadi setara dengan kekuatan kriptografis yang dimiliki militer atau pemerintah.

Dengan PGP, kita mendapatkan lebih dari sekedar privasi. Kita dapat memastikan bahwa e-mail ini memang berasal dari si pengirimnya dan bukan e-mail palsu dari pembuat surat kaleng yang mengatasnamakan orang lain. Sebaliknya, kita juga dapat memastikan bahwa e-mail ini memang berasal dari si pengirimnya tanpa dapat disangkal oleh sipengirim tersebut. Kita juga dapat memastikan bahwa e-mail yang kita terima atau kirim itu masih utuh tidak kurang satu karakter pun dan masih banyak keuntungan lainnya.

Apabila sistem kita sudah memasuki dunia internet, maka keamanan data pun menjadi hal yang penting. Berbagai cara pengaman telah dilakukan salah satunya seperti penggunaan aplikasi PGP. Akan tetapi tidak ada sistem keamanan data yang tidak dapat ditembus. PGP merupakan salah satu alternatif cara untuk melindungi data. Pada sistem keamanan data, biaya perlindungan data terhadap nilai dari data menjadi pertimbangan utama.

Berikut adalah beberapa kelemahan dan resiko keamanan yang dihadapi oleh PGP :
1. Kata Kunci dan Private Key yang mudah ditebak
2. Perusakan Public Key
3. File yang tidak dihapus dengan sempurna
4. Virus dan Trojan
5. Swap file dan virtual memori
6. Pelanggaran keamanan secara fisik
7. Serangan
8. Kerusakan atau kesalahan tanggal
9. Analisa lalu lintas jalan
10. Kriptonalisis

PGP dikembangkan oleh Phillip Zimmerman yang melakukan usaha-usaha berikut.
1. Memilih algoritma kriptografi terbaik yang ada sebagai komponen dasar pembentuk PGP

2. Mengintegrasikan algoritma-algoritma ini ke dalam aplikasi serba guna yang independen terhadap sistem operasi dan prosesor yang dijalankan dengan sekumpulan kecil instruksi yang mudah digunakan.

3. Membuat paket dan dokumentasinya, mencakup kode sumber, dapat diakses secara gratis melalui internet, bulletin board, dan jaringan komersial semacam compuserve.


4. Melakukan perjanjian dengan perusahaan untuk memberikan kompatibilitas yang penuh, versi komersial PGP yang berharga murah.