Inilah Filosofi Pohon Beringin

Inilah Filosofi Pohon Beringin

Pohon beringin punya filosofi yang kokoh kuat dan mengayomi. Beringin tidak tumbuh ke atas namun tumbuhnya melebar, mengembang dan terkadang kembali ke bawah menjuntai . Itu juga berarti orang harus mengenal asal usulnya,.. darimana dia berasal. Pun pohon beringin selalu menjernihkan mata air yang ada di sekitarnya.Tanaman beringin memiliki kemampuan sebagai tanaman konservasi mata air dan penguat lereng alami. Hal tersebut dapat dilihat dari struktur perakarannya yang dalam dan akar lateral yang mencengkeram tanah dengan baik. Selain itu, jenis-jenis beringin memang diketahui sebagai habitat beberapa burung, reptilian, serangga dan mamalia yang mengkonsumsi buahnya. Jadi, dengan menanam beringin, secara tidak langsung juga akan mengkonservasi fauna yang menjadikan beringin sebagai tempat hidupnya.

Artikel terkait:

Beringin merupakan tanaman yang memiliki kemampuan hidup dan beradaptasi dengan bagus pada berbagai kondisi lingkungan. Selain itu keberadaan tanaman beringin pada kawasan hutan bisa dijadikan sebagai indikator proses terjadinya suksesi hutan. Beringin juga merupakan tanaman yang memiliki umur sangat tua, tanaman tersebut dapat hidup dalam waktu hingga ratusan tahun.

Pohon beringin sangat identik dengan segala sesuatu yang berbau mistis. Banyak orang menganggap pohon besar ini suci dan tempat kekuatan magis berkumpul. Tak jarang pula orang yang berpikir kalau lokasi di sekitar pohon beringin adalah tempat yang angker.

Namun, dibalik semua rahasia yang tersimpan, pohon ini ternyata memiliki manfaat besar dalam menyembuhkan sejumlah penyakit.

Beringin yang bernama latin Ficus benyamina L, memiliki ketinggian sekitar 20 - 25 m. Batangnya tegak, bulat, dengan permukaan kasar. Pada bagian batang ini keluar akar gantung (akar udara). Pohon yang disebut waringin pada masyarakat Jawa dan Sumatera ini, memiliki bentuk daun tunggal, bertangkai pendek, dengan letak bersilang berhadapan. Bunganya tunggal, keluar dari ketiak daun, sementara buahnya buni bewarna hijau saat masih muda dan merah setelah tua.

Kandungan :
Akar udara yang terletak pada bagian batang pohon beringin mengandung asam amino, fenol, gula, dan asam orange. Memiliki rasa yang sedikit pahit, namun sejuk.

Khasiat :
Akar dan daun adalah bagian dari tanaman yang berkhasiat untuk mengatasi penyakit. Akar udara dapat dimanfaatkan untuk mengatasi pilek, demam tinggi, radang amandel (tonsilitis), nyeri pada rematik sendi, dan luka terpukul (memar). Sementara daunnya berkhasiat menyembuhkan influenza, radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut (akut enteritis), disentri, dan kejang panas pada anak.

Untuk mengatasi kejang panas pada anak, Anda bisa menyiapkan sekitar 100 g daun beringin segar. Cuci bersih lalu rebus bersama 5 liter air selama 25 rnenit. Gunakan air rebusan ini selagi hangat untuk memandikan anak yang sakit.

Untuk mengobati bronchitis , caranya : Rebus 75 g daun beringin segar dan 18 g kulit jeruk mandarin dengan 3 gelas air, sampai tersisa sekitar 1 gelas saja. Setelah dingin saring dan minum 3 kali sehari pagi , siang dan malam. Lakukan selama 10 hari.


Sedang untuk mengatasi radang usus atu disentri caranya : Cuci bersih 500 g daun beringin segar dan rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa sekitar 1 gelas saja. Setelah dingin saring dan minum 2 kali sehari pagi dan sore masing - masing 1/2 gelas.

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda akan langsung ditampilkan, namun Anda perlu memperhatikan tata tertib berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten yang dibaca
2. Tidak mengandung unsur SARA dan Provokasi.
3. Tidak menyisipkan link pada isi komentar, link aktif maupun tidak.

Komentar yang tidak memenuhi ketiga syarat tersebut pasti akan kami HAPUS, terima kasih