Macam - Macam Epistasis

Epistasis adalah gen yang menutupi atau menyembunyikan gen pasangannya.

Macam - Macam Epistasis

Macam-macam Epistasis :
1.  Epistasis Dominan.
2.  Epistasis Resesif.
3.  Epistasis Dominan-Resesif.
4.  Epistasis Dominan-Ganda.
5.  Epistasis Resesif Ganda.
6.  Gen ganda dengan efek kumulatif.
Penjelasan:

1. Epistasis Dominan A > B,b (A menutupi B, b)

Contoh soal:
A = gen untuk umbi merah
B = gen untuk umbi kuning
A > B
aabb = tidak menghasilkan warna (putih)

P : AAbb (merah) X aaBB (kuning)
F1             AaBb (merah)
F2 ......??
             AaBb (merah) X AaBb (merah)
(dgn memanfaatkan segitiga Pascal, diperoleh:....??)
9 A_B_ = umbi merah
3 A_bb = umbi merah
3 aaB_ =umbi kuning
1 aabb = umbi putih
Rasio : umbi merah:umbi kuning:umbi putih = 12:3:1

2. Epistasis Resesif aa > B,b (aa menutupi B, b)

Contoh soal:
A = gen kelabu
a = gen hitam
C = gen yg menyebabkan keluarnya warna
c = gen yg menyebabkan warna tidak keluar

P : CCaa (hitam) X ccAA (putih)
F1 :              CcAa ()

3. Epistapitas Dominan dan Resesif A> (=epistasis) B dan b / a> (=epistasis) B dan b
Contoh : Warna bulu ayam kampong
P : IICC (putih) X iiccc (putih)
F1 : IiCc (putih)
F2 : 9 I-C- (putih)
3 I-cc (putih)
3 iiC- (berwarna)
13 (putih) : 3 (berwarna)
C = Gen dominan pembentukan warna
C = Gen yang tidak menghasilkan warna
I = Gen dominan yang menghambat warna
i = Alel resesif yang tidak menghambat warna

4. Epistasis Resesif Ganda a> (=epistatik) B dan b / b> (=epistatik) A dan a
Epistasis resesif ganda adalah 2 gen resesif epistatik terhadap alel dominan
Contoh : Cacat bisu tuli sejak lahir
P : DDee (bisu tuli) X ddEE (bisu tuli)
F1 : Ddee (normal)
F2 : 9 D-E             9 (normal)
3 D-ee
3 ddE-           7 (bisu tuli)
1 ddee
D = Gen dominan yang diperlukan untuk sifat abnormal
E= Gen dominan yang menghasilkan sifat normal

5. Semiepistasis A+B
Semiepistasis adalah bila 2 gen yang bukan alelnya bekerjasama saling menambah atau bersifat komulatif untuk membentuk suatu karekter.
Contoh : Warna kulit biji gandum
P :  AABB (ungu tua) X aabb (putih)
F1 : AaBb (ungu tua)
F2 : 9 A-B-            9 (ungu tua)
3 A-bb
3 aaB-                    6 (ungu)
1 aabb                    1 (putih)

6. Isoepistasis (Epistasis dominan ganda) A =B
Isoepistasis terjadi bila 2 gen berperan sama dan mengatur sifat yang sama yaitu salah satu dapat menggantikan yang lain.
Contoh : Bentuk buah tanaman Bursa sp.
P : AABB (segitiga) X aabb (oval)
F1 : AaBb (segitiga)
F2 : 9 A-B-
3 A-bb                  15 (segitiga)
3 aaB-

1 aabb                  1 (oval)

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda akan langsung ditampilkan, namun Anda perlu memperhatikan tata tertib berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten yang dibaca
2. Tidak mengandung unsur SARA dan Provokasi.
3. Tidak menyisipkan link pada isi komentar, link aktif maupun tidak.

Komentar yang tidak memenuhi ketiga syarat tersebut pasti akan kami HAPUS, terima kasih