Fertilisasi Ganda

Jika terjadi pembuahan inti generatif 1 membuahi ovum membentuk zigot, sedang inti generatif 2 membuahi inti kandung lembaga sekunder menghasilkan endosperm (3n) sebagai cadangan makanan untuk zigot.

Fertilisasi Ganda

Megasporogenesis adalah pembentukan gamet betina tumbuhan.Organisasi kantong embrio yang dewasa terdiri atas 7 sel, yaitu sel sentral yang besar dengandua inti kutub, di bagian mikropil 2 sel sinergid dan satu sel telur serta di bagian khalaza 3 selantipoda. Perkembangan kantong embrio dimulai dengan memanjangnya inti megaspore yangberfungsi.

1. Penyerbukan (poinasi)

 Penyerbukan adalah jatuhnya serbuk sari ke kepala putik untuk tumbuhan biji tertutup, ataujatuhnya serbuk sari langsung pada bakal biji untuk tumbuhan biji terbuka. Sedangkanpembuahan adalah terjadinya persatuan atau peleburan inti sel telur dengan inti sel spermadidalam kantung lembaga.

2. Pembuahan

 Pada Angiospermae gametofit betina terletak jauh disebelah dalam ruang ovarium, dan jauhdari stigma. Pada Angiospermae butir polen tertimbun pada stigma. Sel-sel stigmamengeluarkan cairan yang seperti lendir disebut eksulat. Pada umumnya hanya ada satu tabungpolen pada butiran polen yang disebut monosifonous.Setelah tabung polen tumbuh, tabung polen tersebut akan melalui papilla stigma danmenembus jaringan stillus. Stillus dibagi menjadi 3 tipe yaitu :1. Terbuka2. Setengah tertutp3. TertutupSetelah tabung polen sampai pada bagian atas ovarium kemudian masuk kedalamgametofit betina. Berdasarkan cara masuknya tabung polen kedalam ovulum ada 3 macampembuahan yaitu :a). Porogami : Tabung polen masuk melalui mikropilb). Khalasogami : Bulu masuk melalui Khalazac). Mesogami : Bulu masuk melalui funikulus

3. Embriogenesis

Telur yang sudah dibuahi disebut zigot, ini merupakan sel tunggal yang bersifat diploid.Pembelahan zigot yang pertama [ada kebanyakan Angiospermae adalah dengan dindingmelintang, sehingga menghasilkan proembrio 2 sel. Dari proembrio sel ini :a). Sel bagian atas disebut sel terminal (sel apikal), merupakan sel yang jauh dari mikrofil.b). Sel bagian bwah disebut sel bawah, merupakan sel yang letaknya dekat dengan mikropil. 

Pembelahan zigot dengan dinding tegak lurus atau miring adalah jarang. Perkembangan awalproembrio pada monokotil dan dikotil adalah sams sampai stadium aktant (8 sel).Mikrosporogenesis adalah simultan, menghasilkan tetrad tetrahedral dan mikrogametogenesismenghasilkan serbuk sari binukieat, "diporate" 1.

Megasporagenesis adalah proses pembentukan spora besar atau spora betina atausel telur atau ovul.Proses ini diawali oleh muncul sel primordia ovul pada  jaringan meristematik dindingovari (bakal buah). Pada primordial avul itu terdapat sel khusus yang dinamai selarkesporial, yang kemudian akan berkembang membentuk sel megaspora.2.

 Megagametogenesis adalah proses perkembangan sel megaspora fungsionalmembentuk gamet betina, yang dikenal dengan nama kantung embrio.Sel megaspora fungsional menjalani pembelahan mitosis tanpa diikuti pembelahanplasma (karyokinase) tiga kali berturut ± turut, sehingga menghasilkan sel besar dengan 8 inti haploid yang dinamakan sel kantung embrio muda.3.

 Mikrosporogenesis adalah suatu proses pembentukan mikrospora atau pollen,yang terjadi pada kotak sari (anter).Mikrosporosit menjalani dua kali meiosis berturut-turut menghasilkan tetradmikrospora yang dinamai juga pollen atau serbuk sari muda. Keempatnya adalahfungsional. Jumlah kromosom pada setiap pollen adalah haploid (n).4.

Mikrogametogenesis adalah proses pembentukan gamet jantan yang terjadi dalampollen muda. Inti generatif pollen menjalani mitosis tanpa sitokinesis (karyokinese) menghasilkan 2anak inti sperma. Inti tabung tidak menjalani pembelahan.Proses mikrogametogenesis: di dalam pollen muda inti generatif (n) menjalani mitosismenghasilkan 2 inti sperma(n), tetapi inti tabung tidak mengalami mitosis, sehinggapollen dewasa (masak) mengandung 2 inti sperma dan 1 inti tabung.5.

Pembuahan (fertilisasi) adalah bergabungnya inti sperma dengan sel telur (ovul)Dalam pembuahan dikenal adanya pembuahan ganda, dimana terdiri dari: (1) Inti sperma 1 (n) bergabung dengan sel telur (n) membentuk zigot (2n).(2) Inti sperma 2 (n) bergabung dengan 2 inti kutub (masing-masing n) membentuk inti endosperm (3n).6.

Apomiksi adalah suatu keadaan dimana embrio dapat terbentuk tanpa melaluipeleburan sperma dan ovum.7.

Perkembangan endosperm : Pada sebagian dikotil, endosperm terbentuk tetapi selama perkembangan embriohampir seluruhnya dikonsumsi oleh embrio dan dipindahkan ke dalam daun lembaga(kotiledon). Pada monokotil, endosperm berkembang terus sampai benih masak dan menjadicadangan makanan bagi perkecambahan benih.

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda akan langsung ditampilkan, namun Anda perlu memperhatikan tata tertib berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten yang dibaca
2. Tidak mengandung unsur SARA dan Provokasi.
3. Tidak menyisipkan link pada isi komentar, link aktif maupun tidak.

Komentar yang tidak memenuhi ketiga syarat tersebut pasti akan kami HAPUS, terima kasih