Pengertian Fotoperiodesitas

Jelaskan definisi fotoperiodisitas ?.

Fotoperiodesitas adalah peristiwa pergantian periode terang dan gelap (lama penyinaran) yang dapat disaksikan setiap hari dalam jangka waktu tertentu. Setiap hari selama 24 jam, kita dapat menyaksikan adanya pergantian antara periode gelap di waktu malam dan periode terang pada siang hari. Di daerah yang beriklim tropis terutama di Indonesia yang terletak pada garis katulistiwa, panjang siang hari dan malam hari dapat dikatakan hampir sama, yaitu rata-rata 12 jam sehari.

Pengertian Fotoperiodesitas

Tetapi tidak demikian halnya pada tempat-tempat lain yang terletak jauh dari equator. Panjang hari bila dihitung mulai pada saat matahari terbit hingga terbenam tidak akan tetap sepanjang tahun. Hal ini disebabkan karena letak tempat matahari itu setiap hari berubah sedikit demi sedikit.

Dalam ilmu tumbuh-tumbuhan siang hari yang lamanya kurang dari 12 jam disebut hari pendek, sedang siang hari yang lamanya lebih dari 12 jam disebut hari panjang. Baca Juga: Pengertian Mikrosporogenesis, Megasporogenesis, dan Mikrogametogenesis

Berdasarkan respon tumbuhan terhadap lamanya penyinaran (fotoperiodisitas) dalam proses pembungaan, maka tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
a. Tumbuhan hari pendek.
Tumbuhan yang berbungga secara normal setelah menerima penyinaran lebih pendek dari pada titik kritis yang minimum (12 – 14) jam. Contoh ubi jalar, kedelai.
b. Tumbuhan hari panjang.
Tumbuhan yang berbunga secara normal setelah menerima penyinaran lebih lama dari titik kritis yang minimum. Contoh kentang,bayam, dan gandum.
c. Tumbuhan hari netral
Tumbuhan yang berkembang dan berbunga tidak tergantung pada lamanya penyinaran yang diperoleh, contoh tomat,kapas, dan nanas.

Referensi :
Anonim. 2010. Manipulasi Pencahayaan Untuk Merangsang Pembungaan. Penerbit TheJeber.WordPress.Com.
Anonim. 2010. Klasifikasi & Perbanyakan Tanaman. Penerbit AgriManiax.Blogspot.Com.

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda akan langsung ditampilkan, namun Anda perlu memperhatikan tata tertib berkomentar:
1. Komentar harus relevan dengan konten yang dibaca
2. Tidak mengandung unsur SARA dan Provokasi.
3. Tidak menyisipkan link pada isi komentar, link aktif maupun tidak.

Komentar yang tidak memenuhi ketiga syarat tersebut pasti akan kami HAPUS, terima kasih