Pengertian Bakteri

Bakteri adalah organisme terkecil yang terdiri atas satu seluler(seluler (unicellular). membentuk koloni, namun setiap sel tetap mmerupakan individu yang berdiri sendiri. Bakteri pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli pengetahuan berkebangsaan jerman bernama C.G.Ehrenberg pada tahun 1828 dengan memperkenalkan nama beberapa tipe bakteri. Nama bakteri berasal dari kata yunani, Baktnpiav yang berarti “potongan kecil”. Hampir semua bakteri berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata biasa. Namun pada tahun 1985, sejenis bakteri raksasa, berukuran 50x40┬Ám, dapat diisolasi dari saluran pencernaan ikan “Tropical surgeonfishes”. Bakteri yang dapat dilihat dengan mata biasa tersebut dinamakan Epilopiscium fishelsoni. Selain itu, bakteri juga merupakan anggota kerajaan monera yang telah memiliki sel lengkap dan berukuran sangat kecil. Ciri utama bakteri adalah telah memiliki inti yang tidak terbungkus oleh membrane inti. ekplorasi kehidupan mikroorganisme di daerah-daerah dengan kondisi yang ekstrim menemukan adanya kelompok bakteri yang berbeda dengan bakteri sebelumnnya. Bakteri dikelompokkan menjadi Archaebacteria dan Eubacteria.
Pengertian Bakteri

Selain itu, bakteri juga merupakan anggota moneraa. klasifikasi monera kerajaan monera yang bersifat prokariotik, yaitu inti sel tidak diselaputi membrane. Kebanyakan manusia bersel tunggal. ,meskipun begitu, monera merupakan organisme sempurna. Monera sudah dapat melakukan metabolisme makanan, membuang zat sisa, tumbuhdan bereproduksi . semua ciri tersebut merupakan ciri makhluk hidup. Kingdom monera terdiri atas dua subkingdom, yaitu Archaebacteria dan  Umumnya kingdom Monera terdiri atasEubacteria. Eubacteria (bakteri).

Archaebacteria merupakan sekelompok bakteri yangpertama muncul dibumi. Archaebacteria disebut jugabakteri purba (archae = purba). Bakteri dari kelompok inimemiliki ciri yaitu membrane selnya mengandung lipid,dinding sel tidak mengandungpeptodoglikans, ribosommengandung beberapa jenis RNA polymerase dan hidupdalam kondisi lingkungan yang cukup ekstrim. Contohnyapada kondisi panas (termofil) dan asam (asidofil).Berdasarkan lingkungannya tersebut Archaebacteria dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu Metanogen,Halofil ekstrim, dan termofil ekstrim.  Baca Juga : Peranan Bakteri Yang Menguntungkan Dalam Bidang Bidang Pertanian

Banyak yang menduga bahwa mikroorganisme membawa dampak yang merugikan bagi kehidupan hewan, tumbuhan, dan manusia, misalnya pada bidang mikrobiologi kedokteran dan fitopatologi banyak ditemukan mikroorganisme yang pathogen yang menyebabkan penyakit dengan sifat-sifat kehidupannya yang khas. Meskipun demikian, masih banyak manfaat yang dapat diambil dari mikroorganisme-mikroorganisme tersebut. Penggunaan mikroorganisme dapat diterapkan dalam berbagai bidang kehidupan, saperti bidang pertanian, kesehatan, dan lingkungan.

Dalam bidang pertanian, mikroorganisme dapat digunakan untuk peningkatan kesuburan tanah melalui fiksasi N2, siklus nutrien, dan peternakan hewan. Nitrogen bebas merupakan komponen terbesar udara. Unsur ini hanya dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan dalam bentuk nitrat dan pengambilan khususnya melalui akar. Pembentukan nitrat dari nitrogen ini dapat terjadi karena adanya mikroorganisme. Penyusunan nitrat dilakukan secara bertahap oleh beberapa genus bakteri secara sinergetik.

Dalam Dwidjoseputro (2005) dijelaskan bahwa ada beberapa genera bakteri yang hidup dalam tanah (misalnya Azetobacter, Clostridium, dan Rhodospirillum) mampu untuk mengikat molekul-molekul nitrogen guna dijadikan senyawa-senyawa pembentuk tubuh mereka, misalnya protein. Jika sel-sel itu mati, maka timbullah zat-zat hasil urai seperti CO2 dan NH3 (gas amoniak). Sebagian dari amoniak terlepas ke udara dan sebagian lain dapat dipergunakan oleh beberapa genus bakteri (misalnya Nitrosomonas dan Nitrosococcus) untuk membentuk nitrit. Nitrit dapat dipergunakan oleh genus bakteri yang lain untuk memperoleh energi daripadanya. Oksidasi amoniak menjadi nitrit dan oksidasi nitrit menjadi nitrat berlangsung di dalam lingkungan yang aerob. Peristiwa seluruhnya disebut nitrifikasi. Pengoksidasian nitrit menjadi nitrat dilakukan oleh Nitrobacter.

Selain itu, mikroorganisme ini juga dapat digunakan sebagai agen pembusuk alami, yang akan mendekomposisi sampah-sampah organik menjadi materi inorganik sehingga dapat mengurangi kuantitas sampah, menyuburkan tanah dan dapat menjadi sumber nutrisi bagi tumbuhan (Anonim a, 2006). Seorang peneliti dari Amerika Serikat yaitu Waksman telah menemukan mikroorganisme tanah yang menghasilkan streptomisin, yaitu bakteri Streptomyces (Dwidjoseputro, 2005). Baca Juga: Pengertian Mikrosporogenesis, Megasporogenesis, dan Mikrogametogenesis

Artikel dikutip dari bahan pelajaran kuliah saya, semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda mengetahui apa itu Pengertian Bakteri.

Comments

Popular posts from this blog

Ketahui 4 Poin Penting Perbedaan Antara BRI Simpedes dan BRI Britama Agar Anda Tidak Salah Pilih

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Radiasi Matahari

Deskripsi dan Klasifikasi Pohon Beringin